02 November 2018

Wajib Tahu, Cara Meredakan Nyeri Payudara Saat Menyusui

Wajib Tahu, Cara Meredakan Nyeri Payudara Saat Menyusui

Halodoc, Jakarta – Selama beberapa hari pertama setelah melahirkan, payudara ibu akan menghasilkan kolostrum. Kolostrum adalah susu pertama yang dihasilkan setelah melahirkan. Ketika di momen ini umumnya payudara masih melembut. Pada minggu selanjutnya baru terjadi pembengkakan payudara  yang signifikan.

Masing-masing ibu hamil mengalami situasi pembengkakan yang berbeda-beda. Ada yang mengalami pembengkakan intens, tetapi ada juga yang ringan. Pembengkakan ini biasanya akan diiringi dengan sensasi nyeri payudara.

Sebenarnya rasa nyeri pada payudara akibat pembengkakan bisa diredakan dengan cara menyusui bayi secara rutin. Jika bayi tidak menempel dengan benar pada payudara dan intensitasnya menurun bisa jadi akan membuat payudara menjadi terlalu penuh.

Situasi ini akan mengurangi elastisitas payudara dan puting. Ketika payudara terlalu kencang, beberapa bayi tidak bisa menyusu dengan benar. Bisa jadi bayi malah mengisap terlalu keras, sehingga menyebabkan puting menjadi sakit.

Pembengkakan dan nyeri pada payudara saat menyusui dapat memberikan dampak lanjutan, seperti demam bahkan infeksi. Akibat berkelanjutan lainnya adalah dapat mengganggu produksi ASI. Bisa saja terjadi penggumpalan susu di payudara yang membesar sehingga tubuh melepaskan sinyal kimia yang memberitahu untuk menurunkan produksi ASI.

Tindakan Pencegahan

  1. Menyusui sesegera mungkin

Mulailah menyusui sesegera mungkin setelah kelahiran, untuk memberi bayi waktu belajar menyusui sebelum payudara menjadi terlalu keras dan kencang.

  1. Hindari penggunaan botol dan dot

Kecuali direkomendasikan secara medis, hindari penggunaan awal botol dan dot saat bayi sedang belajar menyusui.

  1. Intensitas menyusui

Begitu ASI mulai keluar, berikan ASI sesegera mungkin dan setidaknya delapan kali dalam 24 jam untuk mencegah payudara menampung terlalu banyak ASI.

  1. Konsultasi pada ahlinya

Ada baiknya sebelum proses menyusui pertama kali dimulai, ibu sudah mendapatkan edukasi yang benar terkait proses menyusui. Diskusikan dengan konsultan laktasi rumah sakit sehingga ibu bisa mendapatkan informasi yang benar dan tepat.

  1. Menggunakan bantuan tangan

Terkadang dalam pemberian ASI, perlu ada sedikit bantuan supaya ASI dapat keluar dengan lancar. Ibu bisa melakukannya dengan cara memegang payudara ataupun sedikit memijatnya ke arah bawah.

Perawatan

Dalam hal perawatan payudara untuk meredakan sensasi nyerinya, ibu bisa mengaplikasikan beberapa tips ini:

  1. Mandi air hangat dan mengompres payudara

Supaya bisa rileks, ibu bisa memulai ritual menyusui dengan cara mandi air hangat terlebih dahulu. Baru kemudian mengompres payudara dengan air hangat. Pastikan penggunaan kompres ini tidak lebih dari lima menit karena terlalu lama juga bisa membuat pembengkakan lebih buruk. Selain itu, ibu bisa menggunakan kompres dingin selama 10 menit setelah menyusui untuk mengurangi pembengkakan.

  1. Pemijatan lembut

Pijat lembut dan kompres payudara saat bayi berhenti di antara jeda menyusui. Ini dapat membantu mengeringkan payudara dan menyisakan lebih sedikit susu.

  1. Perlu tidak mengonsumsi obat tertentu

Tanyakan kepada dokter mengenai kebutuhan obat-obat tertentu untuk rasa sakit dan peradangan.

  1. Penggunaan bra menyusui

Penggunaan bra menyusui yang mendukung dan pas dapat membuat ibu hamil merasa lebih nyaman saat menyusui.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai cara meredakan nyeri payudara saat menyusui, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untuk ibu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Hubungi Dokter, ibu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Baca juga: