• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Wajib Tahu, Ini 3 Perawatan Tubuh Ibu Menyusui
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Wajib Tahu, Ini 3 Perawatan Tubuh Ibu Menyusui

Wajib Tahu, Ini 3 Perawatan Tubuh Ibu Menyusui

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 03 Oktober 2022

“Selama menyusui, ibu tetap perlu merawat tubuhnya. Contohnya dengan menggunakan pelembap atau krim wajah agar terhindar dari masalah kulit.”

Wajib Tahu, Ini 3 Perawatan Tubuh Ibu MenyusuiWajib Tahu, Ini 3 Perawatan Tubuh Ibu Menyusui

Halodoc, Jakarta – Kehamilan dan persalinan nyatanya memberikan efek yang signifikan pada tubuh seorang ibu. Pasalnya, perubahan hormon selama masa kehamilan dan menyusui membuat ibu rentan mendapatkan bintik-bintik hitam atau stretch mark. 

Bukan hanya itu, banyak busui yang merasa bahwa kulitnya cenderung lebih kering dan berjerawat setelah melahirkan. Namun, masalah-masalah ini bisa diminimalisir dengan perawatan tubuh secara rutin. 

Perawatan Tubuh untuk Ibu Menyusui

1. Mandi minimal dua kali sehari

Saat menyusui Si Kecil, pastikan tubuh sudah terbebas dari kotoran dan residu-residu lainnya. Oleh sebab itu, ibu perlu mandi minimal dua kali sehari yaitu di pagi dan di malam hari. Jangan lupa bersihkan area puting dengan hati-hati sebelum menyusui

2. Gunakan vitamin C

Selama kehamilan, hampir sebagian besar wanita mengalami masalah kulit yang disebut melasma. Melasma ditandai dengan warna kulit yang tidak merata. Hal ini disebabkan karena perubahan hormonal dalam tubuh. 

Sebagian besar melasma hilang dengan sendirinya, tetapi ada beberapa kasus yang berlangsung lebih lama. Nah, ibu bisa menggunakan krim yang ada kandungan  vitamin C-nya untuk menangani masalah yang satu ini. Vitamin C mampu mencerahkan kulit, dan meratakan warna kulit jika digunakan secara rutin. 

3. Pakai pelembap

Setelah menjadi seorang ibu, kamu pasti akan mencuci tangan lebih dari biasanya. Sebab, pekerjaan ibu umumnya berkutat dengan mengganti popok, menyusui, memandikan bayi dan lain sebagainya. 

Mencuci tangan memang dianjurkan untuk mencegah penularan kuman. Tetapi, terlalu sering juga bisa menghilangkan minyak alami di kulit, terutama jika ibu menggunakan sabun yang keras. 

Oleh sebab itu, jangan lupa untuk menggunakan pelembap agar kulit senantiasa lembap dan tidak pecah-pecah. Pilih sabun cuci tangan yang lebih lembut dan hindari pembersih tangan berbasis alkohol. 

Kandungan Skin Care yang Dianjurkan untuk Busui

Banyak ibu yang khawatir soal bahan-bahan yang digunakan pada produk perawatan tubuh. Pasalnya, ada beberapa kandungan yang bisa diekskresikan atau disalurkan lewat ASI. Nah, berikut bahan-bahan yang aman digunakan untuk busui:

1. Benzoil peroksida

Benzoil peroksida adalah salah satu bahan yang sering terkandung dalam obay jerawat. Nah, jika ibu mengalami permasalahan jerawat, pilih produk yang ada kandungan benzoil peroksida-nya. 

Tubuh mengandung enzim yang mampu memecah zat peroksida. Artinya, jika ada obat yang diserap, zat tersebut cepat dihancurkan oleh tubuh. Dengan demikian, jerawat bisa cepat teratasi.

2. Asam laktat

Selain benzoil peroksida, asam laktat juga bisa menjadi solusi tepat untuk menangani jerawat. Obat ini bekerja dengan memicu pengelupasan kulit dan mengurangi munculnya jaringan parut. Asam laktat muncul secara alami pada bayi, jadi dokter menganggap zat ini aman digunakan untuk ibu menyusui.

3. Seng Oksida

Tabir surya adalah salah satu produk perawatan yang tidak boleh terlewatkan. Seng oksida adalah kandungan yang ada pada tabir surya. Zat ini aman digunakan selama kehamilan dan menyusui. 

Selain kesehatan fisik, kesehatan mental juga tak kalah penting untuk diperhatikan. Bila kamu mengalami masalah yang berhubungan dengan mental, jangan ragu untuk menemui psikolog. Segera buat janji medis dengan psikolog di aplikasi Halodoc. Jangan tunda sebelum kondisinya semakin memburuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Verywell Family. Diakses pada 2022. Breastfeeding Safe Skincare—What to Use and Avoid When Nursing Your Baby.
Verywell Family. Diakses pada 2022. Self-Care for the Breastfeeding Mother.