• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Wajib Tahu, Ini Efek Vaksin COVID-19 Terhadap Siklus Menstruasi

Wajib Tahu, Ini Efek Vaksin COVID-19 Terhadap Siklus Menstruasi

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Wajib Tahu, Ini Efek Vaksin COVID-19 Terhadap Siklus Menstruasi

“Vaksin COVID-19 memang bisa menyebabkan efek samping yang berbeda tiap orang. Namun, beberapa laporan di Inggris menyebutkan bahwa vaksin ini bisa memengaruhi siklus menstruasi seorang wanita. Ada yang mengeluhkan menstruasi menjadi lebih berat dan terkadang lebih lama. Namun, kasus ini masih cukup jarang terjadi dan diyakini hanya merupakan efek jangka pendek.”

Halodoc, Jakarta – Pandemi COVID-19 yang berlangsung sejak Maret 2020 nyatanya telah membawa banyak sekali perubahan. Meski vaksin COVID-19 kini sudah tersedia, masih dibutuhkan waktu yang tidak sebentar agar sebagian besar penduduk dunia mendapatkannya. 

Namun, vaksin COVID-19 ini bukan tanpa efek samping. Ada pula beberapa laporan yang mengaitkan vaksin COVID-19 dengan perubahan siklus menstruasi wanita. Lantas, seperti apakah efek vaksin COVID-19 terhadap siklus menstruasi wanita? Berikut ulasannya! 

Baca juga: Hati-Hati, Telat Datang Bulan Bisa Menandai 8 Penyakit Ini

Kaitan Vaksin COVID-19 dan Siklus Menstruasi

Efek samping yang umum dilaporkan usai mendapatkan vaksin COVID-19  misalnya adalah demam, kelelahan, sakit kepala, dan nyeri tubuh. Namun, beberapa laporan menemukan bahwa ternyata vaksin juga mampu memengaruhi siklus menstruasi. Ada banyak laporan anekdot tentang perubahan siklus menstruasi orang setelah menerima vaksin COVID-19, namun data spesifik tentang frekuensi fenomena ini masih sangat langka.

Informasi yang diperoleh The Times menunjukkan bahwa di Inggris, Medicines & Healthcare Products Regulatory Agency menerima hampir 4.000 laporan perubahan siklus menstruasi setelah vaksin COVID-19 pada 17 Mei 2021. Dari jumlah tersebut, 2.734 kasus terjadi setelah vaksin Oxford-AstraZeneca, 1.158 terjadi setelah vaksin Pfizer-BioNTech, dan 66 terjadi setelah vaksin Moderna.

Dalam laporan tersebut, banyak yang mengatakan bahwa menstruasi mereka menjadi lebih berat dan terkadang lebih lama. Sayangnya, hingga kini belum diketahui apakah ada faktor yang terkait yang menyebabkan perubahan siklus menstruasi. Namun, para ahli sedang mempertimbangkan beberapa hipotesis.

Mungkin seseorang yang sudah memiliki kelainan yang mungkin memengaruhi perdarahan dan pembekuan atau pernah memiliki masalah dengan perdarahan dan pembekuan di masa lalu, mereka bisa saja mengalami perubahan siklus menstruasi. Maka dari itu, jika kamu memiliki masalah terkait hal ini, alangkah lebih baik untuk mendiskusikannya dahulu dengan dokter sebelum mendapatkan vaksin. 

Faktor stres juga bisa menjadi hal yang dicurigai. Hormon kortisol, yang disebut juga sebagai hormon stres, dapat memengaruhi menstruasi dan menyebabkan perubahan siklus menstruasi. 

Baca juga: Siklus Menstruasi Tidak Normal, Kapan Harus ke Dokter?

Hal yang Perlu Diperhatikan Terkait Menstruasi

Meski tidak semua wanita mengalami efek pada siklus menstruasi mereka, untuk setiap periode yang terlewat atau telat, selalu lakukan tes kehamilan. Selain itu, jika kamu mengalami rasa sakit atau perubahan signifikan atau persisten pada menstruasi, segera hubungi ahli kesehatan. Siklus menstruasi secara biologis memang kompleks, sehingga berbagai hal dapat memengaruhinya, dan dokter dapat mengevaluasinya. 

Sejauh ini memang ada bukti dari vaksin flu dan HPV bahwa mereka dapat memengaruhi siklus menstruasi untuk sementara, tetapi tidak ada efek samping jangka panjang. Ada banyak bukti juga bahwa mereka tidak memengaruhi kesuburan.

Sementara ada juga ahli yang mengatakan bahwa perubahan pada siklus menstruasi usai vaksin COVID-19 seharusnya tidak menjadi perhatian. Seseorang mungkin khawatir bahwa sesuatu yang tidak diinginkan terjadi pada tubuh, padahal jika seseorang mengalami demam usai mengalami vaksinasi adalah hal yang sangat umum. Bahkan ini persis sama dengan ketidakteraturan menstruasi.

Baca juga: Bukan Hamil! Hati-Hati, Ini Penyebab Haid Tidak Teratur

Namun, jika kamu mengalami efek samping yang berat atau cukup mengganggu sehabis vaksin dan ini berlangsung lebih dari satu hari, jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan di rumah sakit. Ini berlaku juga jika kamu mengalami menstruasi berat usai mendapatkan vaksin COVID-19. Kamu bisa buat janji dengan dokter di Halodoc untuk melakukan pemeriksaan. Ingat, jangan pernah abaikan kondisi kesehatanmu, karena semua hal yang ditangani dengan tepat dan cepat akan mencegahmu mengalami komplikasi yang tidak diinginkan.

Referensi:
BBC. Diakses pada 2021. Covid Vaccine: Period Changes Could Be a Short-Term Side Effect.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2021. Will a COVID-19 Vaccine Throw Your Period Off?
Medical News Today. Diakses pada 2021. Can COVID-19 Vaccines Affect Periods?