• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Wajib Tahu, Ini Penyebab Terjadinya Stroke Ringan
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Wajib Tahu, Ini Penyebab Terjadinya Stroke Ringan

Wajib Tahu, Ini Penyebab Terjadinya Stroke Ringan

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 18 April 2022

“Stroke ringan menjadi masalah kesehatan yang tidak boleh diabaikan. Sebab, kondisi ini dapat menjadi stroke yang lebih serius tanpa penanganan yang tepat. Sebenarnya, apa yang menjadi penyebab munculnya stroke ringan?”

Wajib Tahu, Ini Penyebab Terjadinya Stroke Ringan

Halodoc, Jakarta – Stroke ringan atau Transient Ischemic Attack (TIA) merupakan masalah kesehatan yang muncul karena terdapat penyumbatan pada pembuluh darah yang bertugas mengantarkan nutrisi dan oksigen ke otak oleh endapan lemak. Berbeda dengan stroke pada umumnya, TIA muncul secara mendadak dan bersifat sementara. Umumnya, stroke jenis ini bertahan selama beberapa menit hingga beberapa jam, dan sepenuhnya mereda dalam rentang waktu 24 jam, sehingga tidak mengakibatkan kerusakan otak secara permanen. 

Akan tetapi, kamu tetap harus waspada apabila mengalami masalah kesehatan ini. Sebab, stroke ringan bisa menjadi tanda bahwa akan risiko penyakit stroke yang lebih serius di masa mendatang, apalagi jika tidak ditangani dengan tepat. Melansir Mayo Clinic menuliskan, 1 dari 3 orang yang mengalami TIA akan berujung pada stroke, setengah dari jumlah tersebut mengalami stroke berat dalam rentang waktu satu tahun setelah stroke ringan terjadi. 

Berbagai Penyebab Stroke Ringan

Sebenarnya, apa yang menyebabkan terjadinya stroke ringan? Tidak berbeda seperti stroke pada umumnya, stroke ringan terjadi karena penyumbatan pada pembuluh darah. Hanya saja, sumbatan pada TIA masih bisa dikatakan ringan dan tidak memicu kerusakan otak secara permanen 

Sementara itu, penyebab paling utama munculnya stroke ringan adalah plak atau penumpukan lemak (aterosklerosis) yang membawa serta kolesterol pada pembuluh darah arteri. Plak yang menumpuk ini dapat mengakibatkan berkurangnya aliran darah yang menuju arteri dan berpotensi memicu terjadinya gumpalan darah. Selanjutnya, gumpalan darah yang bergerak ke arteri pada otak akan menjadi stroke ringan. 

Perlu diketahui bahwa gumpalan tersebut bergerak dari pembuluh darah yang ada pada jantung atau bagian tubuh lainnya. Inilah mengapa, tak sedikit orang dengan riwayat penyakit jantung juga terserang stroke. 

Ketahui Faktor Risikonya

Ada beberapa kondisi yang meningkatkan risiko seseorang mengalami stroke ringan, di antaranya:

  • Adanya keluarga yang memiliki riwayat stroke ringan atau stroke berat.
  • Telah berusia 55 tahun atau lebih.
  • Pernah terserang stroke ringan sebelumnya.
  • Adanya riwayat penyakit anemia sel sabit.
  • Berjenis kelamin pria. 

Selain itu, stroke ringan juga lebih berisiko terjadi pada orang-orang yang memiliki pola hidup tak sehat, sehingga mengakibatkan munculnya kondisi berikut:

  • Hipertensi.
  • Kolesterol tinggi.
  • Obesitas.
  • Diabetes.
  • Kurang olahraga.
  • Memiliki kebiasaan buruk merokok.
  • Mengonsumsi minuman beralkohol berlebihan.

Apa Saja Gejalanya?

Stroke ringan menunjukkan gejala yang mirip dengan stroke secara umum yang bisa terjadi secara mendadak. Akan tetapi, gejala stroke ringan biasanya hanya berlangsung selama beberapa saat dan bisa mereda dengan sendirinya. Selain itu, gejala yang muncul juga beragam, bergantung pada bagian otak yang terdampak karena aliran darah yang tersumbat.  Namun, gejala yang umum terjadi saat seseorang mengalami stroke ringan, yaitu: 

  • Mengalami kehilangan keseimbangan secara tiba-tiba.
  • Pusing.
  • Mengalami lemah otot, kelumpuhan pada salah satu sisi tubuh, atau mati rasa terutama pada bagian kaki, lengan, dan wajah. 
  • Mengalami kesulitan memahami apa yang dikatakan orang lain dan kebingungan.
  • Mengalami masalah penglihatan, misalnya penglihatan ganda atau bahkan kebutaan pada salah satu atau kedua mata.
  • Sulit bicara, sehingga artikulasi menjadi kurang jelas. Bahkan, beberapa kondisi stroke ringan menunjukkan gejala tidak dapat bicara sama sekali.
  • Kesulitan menelan makanan.

Meski hanya terjadi selama beberapa saat, stroke ringan tetap perlu mendapatkan penanganan. Jadi, kamu harus langsung melakukan pemeriksaan apabila mengalami gejalanya. Nantinya, dokter akan memberikan beberapa obat untuk membantu mengurangi tingkat keparahan gejala sekaligus mengatasi apa yang menjadi penyebab stroke ringan. Sekarang, kamu bisa cek kebutuhan obat lebih mudah melalui Toko Kesehatan di aplikasi Halodoc. Jadi, tidak perlu keluar rumah, cukup download aplikasi Halodoc di ponselmu.

Referensi:
NHS UK. Diakses pada 2022. Transient ischaemic attack (TIA).
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Transient ischemic attack (TIA).
Stroke.org. Diakses pada 2022. What is a TIA.