Wanita Wajib Tahu, Penyebab Utama Kanker Payudara

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Wanita Wajib Tahu, Penyebab Utama Kanker Payudara

Halodoc, Jakarta – Merupakan salah satu penyakit berbahaya pada wanita, kanker payudara merupakan kondisi tumbuhnya sel tidak normal pada payudara. Penyebab utama kanker payudara tidak diketahui pasti hingga saat ini. Sebab, kanker ini dapat terjadi karena berbagai hal, mulai dari genetik, hormon, hingga gaya hidup tidak sehat.

Lebih jelasnya, berikut beberapa hal yang dapat memicu terjadinya kanker payudara:

1. Genetik

Memiliki orangtua atau anggota keluarga yang mengidap kanker payudara dapat meningkatkan risiko kamu untuk terserang penyakit yang sama. Sebab, faktor genetik memiliki peran besar, terutama dalam mutasi atau kelainan gen yang diturunkan dari orangtua.

Baca juga: Bukan Kanker, Ini 5 Benjolan pada Payudara yang Harus Diketahui

2. Hormon

Hormon seks, yaitu estrogen, progesteron, dan testosteron, merupakan hormon yang dimiliki oleh wanita maupun pria. Namun, untuk estrogen dan progesteron, wanita memiliki kadar hormon tersebut lebih lebih tinggi daripada pria. Ketika kadar hormon tersebut lebih tinggi dari normal, risiko kanker payudara akan meningkat. 

Perlu diketahui bahwa hormon dalam tubuh memiliki kaitan erat dengan sel-sel yang ada di sekitar payudara. Itulah sebabnya ketika terjadi ketidakseimbangan hormon, sel-sel di sekitar payudara tersebut dapat berkembang secara abnormal dan memicu terjadinya kanker.

3. Gaya Hidup Kurang Sehat

Kamu tentu sering mendengar imbauan untuk menerapkan gaya hidup sehat, jika ingin terhindar dari berbagai risiko penyakit, bukan? Kanker payudara pun demikian. Risikonya dapat meningkat jika kamu memiliki gaya hidup yang kurang sehat, yang kemudian memengaruhi hormon-hormon di dalam tubuh. 

Baca juga: 6 Cara Mencegah Kanker Payudara

Beberapa gaya hidup kurang sehat yang bisa memicu terjadinya kanker payudara adalah:

  • Merokok. Zat-zat berbahaya yang ada pada rokok dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker, termasuk kanker payudara. 

  • Mager alias malas gerak. Kebiasaan mager dan kurangnya aktivitas fisik dapat membuat berubahnya indeks massa tubuh, sehingga memicu obesitas. Perlu diketahui bahwa peningkatan berat badan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk kanker payudara.

  • Hobi makan tengah malam. Siapa yang hobi ngemil tengah malam? Hati-hati, kebiasaan ini ternyata dapat meningkatkan risiko kanker payudara, lho. Sebab, asupan glukosa dan kalori yang tinggi di malam hari dapat meningkatkan gula darah dan memicu kanker payudara, karena pada malam hari metabolisme tubuh akan melambat.

  • Kurang tidur. Kebiasaan begadang atau memiliki pekerjaan dengan jam kerja shift, dapat membuat jam tidur terganggu dan tak jarang jadi kurang tidur. Nah, kurang tidur yang terjadi terus-menerus ini dapat mengganggu kadar hormon melatonin dalam tubuh, yang memicu terjadinya kanker payudara.

  • Mengonsumsi pil KB. Estrogen yang terkandung dalam pil kontrasepsi memang berguna untuk mencegah kehamilan. Di sisi lain, pil ini dapat menstimulasi sel-sel pada payudara, sehingga dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Namun bukan berarti kamu tidak boleh mengonsumsi pil KB, karena pil ini tetap aman dikonsumsi dalam dosis rendah atau tidak lebih dari 0.02 miligram. Jika butuh saran tentang kontrasepsi, kamu bisa download aplikasi Halodoc dan diskusi dengan dokter kandungan lewat Chat atau Voice/Video Call.

Baca juga: Kenali 6 Ciri Kanker Payudara

4. Pola Makan Tidak Sehat

Apa yang kamu konsumsi setiap harinya dapat berdampak pada apa yang terjadi pada tubuhmu. Ketika kamu memiliki pola makan tidak sehat, akan ada risiko berbagai penyakit yang meningkat, termasuk kanker payudara. Beberapa jenis makanan tidak sehat yang dapat memicu kanker adalah makanan yang mengandung lemak jenuh, tinggi gula, atau makanan yang dibakar.

Referensi:
Centers for Diseases Control and Prevention. Diakses pada 2019. What Is Breast Cancer?
Medical Daily. Diakses pada 2019. Breast Cancer Awareness Month: 6 Little-Known Habits That Can Increase Cancer Risk For Women.