Waspada, 3 Penyebab Munculnya Penyakit Ulkus pada Lambung

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Waspada, 3 Penyebab Munculnya Penyakit Ulkus pada Lambung

Halodoc, Jakarta - Saluran pencernaan manusia dilapisi oleh lapisan mukosa yang bekerja  melindungi lambung dari paparan asam. Namun, jika jumlah asam meningkat atau jumlah lendir mukosa berkurang, maka bisa menimbulkan ulkus. 

Baca Juga: Diagnosis Ulkus dengan Pemeriksaan Ini

Penyakit ulkus terjadi ketika asam pada saluran pencernaan menggerogoti permukaan bagian dalam lambung atau usus kecil. Akibatnya, asam dapat menimbulkan luka terbuka (ulkus) yang menyakitkan dan berisiko menyebabkan perdarahan. Lantas, sebenarnya apa yang menyebabkan peningkatan asam dalam pencernaan? 

Penyebab Penyakit Ulkus

Ada beberapa faktor yang bisa memicu timbulnya ulkus pada lambung maupun usus kecil. Penyebabnya dapat berupa:

1. Bakteri

Bakteri Helicobacter pylori merupakan jenis bakteri yang hidup di lapisan mukosa. Bakteri ini biasanya dibawa dari makanan atau makanan yang dikonsumsi. Akibatnya, bakteri bisa  menyebabkan peradangan pada lapisan dalam lambung dan menghasilkan bisul.

2. Konsumsi Obat Antiinflamasi Secara Rutin

Mengonsumsi aspirin atau obat-obatan penghilang rasa sakit lain secara rutin, lama-kelamaan dapat mengiritasi atau menggerogoti lapisan lambung dan usus kecil. Obat-obatan ini meliputi ibuprofen, naproxen sodium, ketoprofen, dan lain-lain. Biasanya, ini sering dialami oleh lansia yang mengidap osteoartritis.

3. Konsumsi Obat-Obatan Tertentu

Selain obat antiinflamasi, penggunaan obat antikoagulan, selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI), alendronate dan risedronate, meningkatkan peluang menimbulkan ulkus pada lambung dan usus. 

Penyakit ulkus ditandai dengan rasa nyeri pada daerah epigastrium atau ulu hati. Untuk lebih jelasnya, berikut gejala terkait penyakit ulkus. 

Gejala Penyakit Ulkus

Ketika muncul ulkus di lambung maupun usus, gejalanya ditandai dengan rasa sakit di ulu hati yang menjalar ke pusar atau dada. Rasa sakit ini bisa berkisar dari ringan hingga parah. Gejala lain yang menandakan ulkus yakni:

  • Kehilangan nafsu makan;

  • Mual;

  • Feses berwarna hitam pekat seperti petis dan berbau khas;

  • Penurunan berat badan;

  • Gangguan pencernaan;

  • Muntah; dan

  • Sakit dada.

Baca Juga: Stres Bisa Sebabkan Munculnya Penyakit Ulkus

Ketika timbul ulkus pada lambung atau usus, penanganannya tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Berikut ini informasi terkait pengobatan penyakit ulkus.

Pengobatan Penyakit Ulkus

Ulkus perlu diobati karena berisiko menimbulkan pembengkakan yang dapat menghalangi pergerakan makanan dari perut ke usus kecil. Jika ulkus disebabkan oleh H. pylori, dokter mungkin akan meresepkan campuran antibiotik. Jika penggunaan obat-obatan penyebabnya, dokter mungkin menyarankan untuk mengurangi dosis atau menghentikan konsumsinya

Obat-obatan lain yang sering diresepkan yakni antasida untuk melawan asam lambung. Antasida tersedia di Halodoc kalau kamu membutuhkannya. Tidak usah repot pergi keluar, lewat Halodoc kamu tinggal menunggu obat diantar ke tempatmu. Download aplikasinya disini. Adapun obat agen cytoprotektif yang dapat membantu melindungi lapisan lambung atau usus kecil, sehingga ulkus lebih cepat sembuh. 

Pepatah bilang, lebih baik mencegah daripada mengobati. Berikut ini tips pencegahan yang bisa kamu lakukan untuk mencegah timbulnya ulkus. 

Mencegah Penyakit Ulkus

Bakteri H. Pylori adalah salah satu pemicu timbulnya ulkus. Bakteri ini bisa ditularkan dari orang ke orang maupun melalui makanan dan air. Untuk mencegahnya, pastikan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air sebelum dan setelah makan. Jangan lupa untuk memasak makanan dan air  sampai matang. 

Baca Juga: Makanan Sehat untuk Mengatasi Ulkus Duodenum

Tips lainnya, sebaiknya hindari konsumsi makanan yang belum jelas kebersihannya. Kalau kamu diharuskan rutin mengkonsumsi penghilang rasa sakit sebaiknya bicarakan kembali dengan dokter terkait risiko penyakit ulkus. Jangan lupa makan sebelum mengonsumsi obat.