Waspada, 9 Tanda Limfoma yang Sering Diabaikan

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia
Waspada, 9 Tanda Limfoma yang Sering Diabaikan

Halodoc, Jakarta – Limfoma merupakan jenis penyakit kanker yang menyerang sistem limfatik, yang menghubungkan kelenjar limfe atau kelenjar getah bening di seluruh tubuh. Sistem limfatik memiliki peran yang tergolong penting dalam sistem kekebalan tubuh manusia. Kabar buruknya, gangguan pada bagian ini sering terlambat disadari karena gejalanya kerap diabaikan. 

Dalam sistem limfatik, terdapat sel-sel darah putih limfosit yang akan membantu pembentukan antibodi tubuh. Antibodi atau kekebalan yang baik akan membantu memerangi infeksi dan mencegah terjadinya penyakit pada tubuh. Saat sel-sel limfosit B dalam sistem limfatik diserang kanker, sistem kekebalan tubuh akan menurun dan menjadi rentan mengalami infeksi. 

Baca juga: Ketahui Cara Pencegahan Terserang Penyakit Limfoma

Waspada Gejala Kanker Limfoma 

Pada dasarnya, kanker ini dibedakan ke dalam dua jenis, yaitu limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin. Perbedaan antara kedua penyakit ini ada pada jenis sel limfosit yang diserang oleh kanker. Untuk membedakannya, bisa dilakukan pemeriksaan di bawah mikroskop. Kanker limfoma non-Hodgkin lebih sering terjadi dibanding limfoma Hodgkin. 

Kanker limfoma masuk dalam kategori Hodgkin apabila terdeteksi adanya sel abnormal Reed-Sternberg dalam pemeriksaan. Sebaliknya, pada limfoma non-Hodgkin tidak ditemukan keberadaan sel abnormal tersebut. Penyakit ini sering terlambat disadari, karena gejalanya kerap diabaikan. Gejala utama dari penyakit ini adalah munculnya benjolan pada leher dan ketiak. Seringnya, benjolan tidak menyebabkan rasa nyeri. Selain benjolan, ada 9 gejala lain dari limfoma yang sering diabaikan, yaitu: 

  1. Mudah merasa lelah, bahkan saat tidak melakukan apa-apa atau beraktivitas ringan

  2. Naiknya suhu tubuh alias demam dan menggigil.

  3. Berkeringat saat tidur di malam hari.

  4. Mudah dan sering terserang infeksi.

  5. Batuk yang tidak biasa, yaitu tidak kunjung sembuh dan terengah-engah.

  6. Rasa gatal tidak wajar di seluruh tubuh.

  7. Berat badan mengalami penurunan tanpa sebab.

  8. Pembengkakan pada perut dan sering terasa nyeri alias sakit perut.

  9. Nyeri di seputar dada.

Baca juga: Perbedaan dari Limfoma Hodgkin dan Non-Hodgkin yang Perlu Diketahui

Seluruh gejala yang muncul tersebut, nyatanya bersifat umum, sehingga jarang dikenali sebagai tanda penyakit kanker limfoma. Jika mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya. Sebab, tidak semua benjolan pada tubuh merupakan tanda kanker, tetapi hal ini tetap harus diwaspadai. 

Limfoma adalah penyakit yang terjadi karena adanya perubahan alias mutasi pada DNA sel-sel limfosit. Hal itu kemudian menyebabkan pertumbuhan sel menjadi tidak terkendali. Sayangnya, hingga kini masih belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab mutasi terjadi. Ada beberapa faktor yang diduga bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami kanker limfoma, seperti usia. Orang yang berusia 15–30 tahun dan lansia di atas 55 tahun disebut lebih rentan mengalami limfoma Hodgkin. Sementara limfoma non-Hodgkin lebih banyak menyerang lansia di atas 60 tahun. 

Selain itu, penyakit ini juga rentan menyerang orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah, misalnya karena mengidap HIV/AIDS. Faktor keturunan juga disebut berpengaruh, orang yang memiliki keluarga inti dengan kanker limfoma memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit yang sama. Faktor kelebihan berat badan alias obesitas juga bisa meningkatkan risiko penyakit limfoma. 

Baca juga: Komplikasi Penyakit yang Dapat Terjadi karena Limfoma

Cari tahu lebih lanjut seputar penyakit limfoma dan gejalanya dengan bertanya kepada dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan dan di mana saja. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Hodgkin’s vs Non-Hodgkin’s Lymphoma: What’s the Difference?
Web MD. Diakses pada 2019. What is Lymphoma?