Waspada Gejala Kanker Payudara, Lakukan 4 Hal Ini

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia
Waspada Gejala Kanker Payudara, Lakukan 4 Hal Ini

Halodoc, Jakarta – Kanker payudara seringkali sulit untuk dideteksi, sebab pada tahap awal biasanya masih berukuran kecil. Penyakit ini sering ditandai dengan munculnya benjolan pada salah satu atau kedua payudara. Meski begitu, tidak semua benjolan yang muncul di bagian ini pasti bersifat kanker. Maka, pemeriksaan sangat dibutuhkan untuk mengetahui dan memastikan penyebab munculnya benjolan. 

Penyakit ini terjadi karena terbentuknya sel kanker pada jaringan payudara. Sel-sel pada payudara terbentuk dan tumbuh secara tidak normal, bahkan tidak terkendali kemudian membentuk tumor yang terasa, seperti benjolan. Kanker bisa terbentuk di kelenjar yang menghasilkan susu alias lobules atau di saluran yang membawa air susu dari kelenjar ke puting payudara. Ada kemungkinan kanker juga bisa terbentuk di jaringan lemak atau jaringan ikat di dalam payudara.

Baca juga: Deteksi Dini Kanker Payudara dengan Cara Ini

Hal yang Harus Dilakukan saat Menemukan Gejala Kanker Payudara 

Meski umumnya ditemui pada wanita, kanker payudara juga bisa menyerang pria. Mengetahui gejala-gejala awal penyakit ini adalah hal yang sangat penting. Sebab, kanker payudara yang cepat dideteksi memiliki peluang lebih tinggi untuk sembuh total. Kanker payudara yang sudah ditangani sejak stadium awal bisa saja tidak lagi membutuhkan masektomi atau kemoterapi. 

Sayangnya, gejala penyakit ini sering tidak dikenal, bahkan tidak terlihat pada tahap awal. Meski begitu, sangat penting untuk mengetahui apa saja tanda awal kanker payudara. Gejala kanker payudara bisa bervariasi, di antaranya benjolan pada payudara, perubahan bentuk dan ukuran payudara, kulit payudara memerah, keluar darah dari puting, hingga puting tertarik ke dalam. Benjolan tanda kanker payudara juga bisa muncul di bawa ketiak atau sekitar payudara. 

Meski begitu, tidak semua benjolan dan gejala yang muncul di payudara merupakan tanda kanker. Ada beberapa cara yang perlu dilakukan jika merasa memiliki tanda menyerupai penyakit ini, di antaranya: 

1. SADARI 

Pemeriksaan payudara sendiri alias SADARI adalah satu cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi kanker payudara. Dengan rutin melakukan metode ini, kamu akan mengenali payudara sendiri dan bisa dengan mudah mendeteksi kelainan yang muncul. Saat menemukan keanehan pada payudara, kamu bisa segera melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya. SADARI sebaiknya dilakukan rutin setiap bulan. 

Baca juga: Payudara Besar Sebelah Normal atau Masalah?

2. SADANIS 

Selain SADARI, ada juga SADANIS alias pemeriksaan payudara klinis yang bisa dilakukan untuk mendeteksi gejala kanker payudara. Pemeriksaan ini dilakukan oleh petugas medis di fasilitas kesehatan. Cara pemeriksaan ini biasanya akan lebih akurat dan membantu menemukan kelainan-kelainan pada payudara. 

3. Rutin Berolahraga 

Orang yang memiliki faktor risiko atau gejala kanker payudara dianjurkan untuk rutin berolahraga. Sebab, aktivitas fisik bisa membantu menjaga tubuh lebih sehat. Selain itu, hal ini juga penting untuk membantu menjaga berat badan tetap ideal. Menjaga berat badan tetap ideal penting dilakukan untuk menghindari penyakit ini menyerang. 

4. Hindari Alkohol 

Konsumsi minuman beralkohol nyatanya tidak hanya akan mengganggu kinerja organ hati. Kebiasaan mengonsumsi alkohol bisa memicu gangguan kesehatan pada tubuh secara keseluruhan, termasuk memicu kanker payudara. Maka dari itu, sangat penting untuk mengurangi atau menghindari konsumsi alkohol agar lebih sehat. 

Baca juga: Benjolan di Payudara Tak Melulu Berarti Kanker

Cari tahu lebih lanjut seputar kanker payudara dengan bertanya pada dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Kemenkes. Diakses pada 2019. Deteksi Dini Kanker Payudara dengan SADARI dan SADANIS
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Breast Cancer.
Healthline. Diakses pada 2019. Everything You Want to Know About Breast Cancer.