• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Waspada, Gigitan Kutu Bisa Sebabkan Tifus Murine

Waspada, Gigitan Kutu Bisa Sebabkan Tifus Murine

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta – Tifus murine adalah kondisi penyakit yang disebabkan oleh gigitan kutu. Ketika kutu yang terinfeksi bakteri Rickettsia typhi menggigit manusia, maka ini dapat menyebabkan tifus murine.

Gigitan kuku yang terinfeksi dapat merusak kulit dan menyebabkan luka. Selain gigitan kutu, luka yang tanpa sengaja terpapar kotoran kutu dan menghirup kotoran kutu juga dapat menyebabkan tifus murine. Informasi selengkapnya mengenai bahaya gigitan kutu bisa dibaca di sini!

Baca juga: Hal yang Perlu Diketahui Tentang Penyakit Tipes

Gejala Tifus Murine Akibat Gigitan Kutu

Gejala tifus yang ditularkan melalui kutu dimulai sejak dua minggu setelah kontak dengan kutu yang terinfeksi atau kotoran kutu. Sayangnya, orang mungkin tidak tahu bahwa mereka telah digigit kutu atau terkena kotoran kutu. Meski begitu, infeksi dapat diketahui melalui beberapa gejala berikut:

1. Demam dan menggigil.

2. Badan pegal dan nyeri otot.

3. Kehilangan selera makan.

4. Mual.

5. Muntah.

6. Sakit perut.

7. Batuk.

8. Ruam (biasanya terjadi sekitar hari ke-5 sakit).

Sebagian orang bisa sembuh total tanpa pengobatan. Sebagian lagi mengalami komplikasi bahkan kerusakan pada satu atau lebih organ, termasuk hati, ginjal, jantung, paru-paru, dan otak. Penanganan untuk tifus murine adalah dengan pemberian antibiotik doksisiklin yang dapat digunakan pada orang dari segala usia.

Antibiotik paling efektif bila diberikan segera setelah gejala dimulai. Orang yang mendapatkan penanganan dini biasanya pulih dengan cepat. Informasi selengkapnya mengenai penyakit tifus murine dan penanganannya bisa dicari tahu langsung di Halodoc.    

Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya mudah, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Baca jugaL 5 Pengobatan Gejala Tifus yang Perlu Dicoba

Gigitan Kutu Terkadang Bisa Menyebabkan Komplikasi

Walaupun sangat jarang terjadi, gigitan kutu tidak hanya bisa menyebabkan tifus murine, tetapi juga komplikasi serius. Komplikasi tersebut mulai dari reaksi alergi dan infeksi sekunder. Jika seseorang digigit dan mulai menunjukkan gejala-gejala sulit bernapas, mual, pembengkakan pada bibir ataupun area yang digigit, penanganan medis harus segera diberikan. 

Sejauh ini tidak ada vaksin untuk mencegah tifus yang ditularkan melalui kutu. Satu-satunya cara mencegah tifus adalah menghindari kontak dengan kutu. Ini bisa dimulai dari merawat hewan peliharaan. 

Jika hewan peliharaanmu berkutu, gunakan produk pembasmi kutu yang disetujui dokter hewan, simpan makanan dalam wadah tertutup rapat, serta menjaga kebersihan rumah untuk mencegah kutu berkembang biak. Selain itu, tutupi lubang di rumah agar hewan pengerat tidak bisa masuk, serta jangan lupa untuk menutup rapat kompos dan tempat sampah. 

Baca juga: Yang Terjadi Ketika Orang Dewasa Terkena Tifus

Kamu bisa melindungi diri dari gigitan kutu dengan menghindari memberi makan atau membelai hewan liar. Selain itu, selalu kenakan sarung tangan saat menangani hewan yang sakit atau mati.

Baca jugaL 5 Pengobatan Gejala Tifus yang Perlu Dicoba

Cara Mengenali Gigitan Kutu

Tidak sedikit juga orang yang sulit membedakan antara gigitan kutu dan nyamuk. Untuk membedakannya, gigitan kutu bentuknya berupa benjolan merah kecil yang dikelilingi oleh sebagian kecil kulit yang meradang. Sedangkan gigitan nyamuk cenderung lebih besar dan tidak muncul dalam pola tertentu.

Gigitan nyamuk kebanyakan terjadi saat malam hari sedangkan kutu bisa menggigit kapan saja. Gigitan kutu umumnya terjadi pada area terbuka. Jika kamu sedang beraktivitas di ruangan ataupun area yang berpotensi habitat kutu, ada baiknya kamu melakukan tindakan pencegahan dengan cara mengaplikasikan tea tree oil ataupun obat-obatan rumahan yang mencegah kutu mampir ke kulit. 

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2020. Flea-borne (murine) typhus.
Medical News Today. Diakses pada 2020. Everything you need to know about fleabites.