Waspada, Ibu Hamil Rentan Alami Leukositosis

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Waspada, Ibu Hamil Rentan Alami Leukositosis

Halodoc, Jakarta - Jumlah sel darah putih dalam tubuh dapat berbeda-beda, tergantung usia dan kondisi tubuh, termasuk kehamilan. Itulah sebabnya ibu hamil rentan mengalami leukositosis atau kondisi tingginya kadar sel darah putih (leukosit) dalam tubuh. Meningkatnya jumlah leukosit kerap menjadi indikasi adanya infeksi, tetapi pada ibu hamil leukosit dapat meningkat meski tidak ada infeksi.

Leukositosis pada ibu hamil disebabkan oleh berbagai perubahan dalam tubuh. Normalnya, jumlah leukosit dalam tubuh adalah 5000–10000 sel per mikroliter darah. Namun saat hamil, leukosit dapat meningkat hingga mencapai 6000–13000 sel per mikroliter. Kondisi ini bisa dimulai sejak trimester pertama, dan meningkat secara bertahap hingga trimester akhir. 

Baca Juga: Dampak Kelebihan Sel Darah Putih dalam Tubuh

Selain berbagai perubahan yang terjadi pada tubuh, alasan lain dari peningkatan leukosit pada ibu hamil adalah stres fisik yang biasa dialami selama masa kehamilan. Stres ini muncul sebagai respon terhadap perubahan yang terjadi pada tubuh, termasuk beban kerja jantung, sistem pencernaan, metabolisme, hingga kepadatan tulang. 

Terjadinya stres ini kemudian merangsang produksi sel darah putih, untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Itulah sebabnya jumlah leukositosis akan menjadi semakin tinggi saat mendekati dan selama proses persalinan. Namun, ibu hamil tidak perlu khawatir, karena leukositosis ini tidak akan membahayakan janin.

Kendati demikian, jika ibu hamil mengalami berbagai gejala atau gangguan kesehatan selama kehamilan, jangan ragu untuk mendiskusikan kondisi dengan dokter, ya. Sekarang, diskusi dengan dokter bisa dilakukan di aplikasi Halodoc, lewat fitur Chat atau Voice/Video Call

Baca Juga: Tangkal Hoax, Kenali 5 Fakta Penyakit Kanker Darah Leukemia

Waspadai Kondisi Leukositosis pada Ibu Hamil, Jika…

Meski leukositosis pada ibu hamil merupakan hal yang normal, ada beberapa kondisi yang perlu diwaspadai dan memerlukan penanganan dokter. Jika mengalami beberapa kondisi yang akan dijelaskan setelah ini, ibu hamil perlu segera memeriksakan diri ke dokter. 

Untuk melakukan pemeriksaan, kini ibu hamil bisa langsung buat janji dengan dokter kandungan di rumah sakit melalui aplikasi Halodoc, lho. Jadi, pastikan kamu sudah download aplikasinya di ponselmu, ya. Terutama, jika leukositosis menyebabkan atau disebabkan oleh beberapa kondisi seperti:

1. Terjadi Infeksi atau Reaksi Alergi

Seperti telah disebutkan di awal, bahwa kadar leukosit dalam tubuh dapat meningkat jika tubuh mengalami infeksi, baik akibat virus, bakteri, maupun parasit. Hal ini terjadi karena adanya respon pertahanan tubuh terhadap hal-hal yang menyebabkan infeksi tersebut. 

Begitu pula saat ibu hamil mengalami alergi, jumlah leukosit dapat meningkat hingga di atas nilai normal dan menyebabkan leukositosis. Jika hal ini terjadi, segera periksakan diri ke dokter kandungan, agar bisa mendapatkan pengobatan yang tepat. 

Baca Juga: Ketahui Penyebab Seseorang Dapat Terkena Trombositosis

2. Mengalami Komplikasi Kehamilan

Preeklamsia atau komplikasi kehamilan lainnya dapat memicu peningkatan jumlah leukosit saat hamil. Hal ini terjadi karena kondisi itu memicu proses peradangan dalam tubuh. Semakin parah kondisi komplikasi kehamilan yang dialami, semakin tinggi jumlah leukosit dalam tubuh ibu hamil.

3. Merupakan Gejala Tumor atau Kanker

Muncul dan berkembangnya tumor atau kanker dalam tubuh bisa menjadi salah satu pemicu leukositosis pada ibu hamil. Bahkan, jika leukositosis disebabkan oleh hal ini, kadar leukosit bisa meningkat hingga lebih dari 100.000 sel per mikroliter darah. Jika hal ini terjadi, ibu hamil perlu waspada, karena bisa menjadi tanda adanya leukemia atau kanker sumsum tulang belakang.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. High white blood cell count.
Healthline. Diakses pada 2019. What Is Leukocytosis?