• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Waspada, Ini 5 Komplikasi dari Gagal Ginjal Akut

Waspada, Ini 5 Komplikasi dari Gagal Ginjal Akut

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Gagal ginjal terjadi ketika ginjal sudah tidak mampu menyaring limbah-limbah yang terkandung dalam darah. Akibatnya, jumlah limbah yang berbahaya menumpuk dan mengganggu susunan kimiawi darah menjadi tidak seimbang. Berbeda dengan gagal ginjal kronis, gagal ginjal akut berkembang dalam waktu cepat dalam beberapa hari. Kondisi ini paling sering terjadi pada orang yang sudah dirawat di rumah sakit, terutama pada orang sakit kritis yang membutuhkan perawatan intensif.

Baca Juga: Kebiasaan yang Memicu Gagal Ginjal Akut

Gagal ginjal akut bisa berakibat fatal dan memerlukan perawatan intensif. Meskipun risikonya tinggi, gagal ginjal akut masih punya peluang untuk disembuhkan. Berikut ini gejala gagal ginjal akut uang umumnya berbeda dengan gagal ginjal kronis.

Gejala Gagal Ginjal Akut

Sebaiknya, ketahui beberapa tanda dan gejala gagal ginjal akut, yaitu di antaranya:

  • Penurunan frekuensi urine;
  • Retensi cairan yang menyebabkan pembengkakan di kaki, pergelangan kaki, atau kaki;
  • Sesak napas;
  • Kelelahan dan kebingungan;
  • Mual;
  • Detak jantung tidak teratur;
  • Nyeri atau tekanan di dada;
  • Kejang atau koma pada kasus yang parah.

Kadang-kadang gagal ginjal akut tidak menyebabkan tanda-tanda atau gejala dan baru terdeteksi melalui tes laboratorium. Jika kamu mengalami beberapa tanda di atas, periksakan ke dokter untuk memastikan apakah kamu mengalami gagal ginjal akut atau kondisi lainnya. Sebelum mengunjungi rumah sakit, kamu bisa membuat janji dengan dokter terlebih dahulu lewat aplikasi Halodoc.

Baca Juga: Apakah Anak Muda Bisa Terserang Gagal Ginjal Akut?

Potensi Komplikasi dari Gagal Ginjal Akut

Gagal ginjal akut yang tidak segera diobati lama kelaman berpotensi menimbulkan komplikasi. Komplikasi potensial gagal ginjal akut, di antaranya:

  • Penumpukan cairan. Gagal ginjal akut menyebabkan penumpukan cairan di paru-paru  yang dapat menyebabkan sesak napas.
  • Sakit dada. Jika lapisan yang menutupi jantung (perikardium) meradang, pengidap gagal ginjal akut bisa mengalami nyeri dada.
  • Kelemahan otot. Ketika cairan dan elektrolit tubuh tidak seimbang akibat fungsi ginjal menurun, kelemahan otot dapat terjadi.
  • Kerusakan ginjal permanen. Kadang-kadang, gagal ginjal akut bisa menyebabkan kehilangan fungsi ginjal permanen, atau penyakit ginjal tahap akhir. Orang dengan penyakit ginjal tahap akhir membutuhkan dialisis permanen, yaitu penyaringan mekanis yang digunakan untuk menghilangkan racun dan limbah dari tubuh atau transplantasi ginjal untuk bertahan hidup.
  • Kematian. Gagal ginjal akut dapat menyebabkan hilangnya fungsi ginjal dan pada akhirnya bisa menyebabkan kematian.

Apakah Gagal Ginjal Akut Dapat Dicegah?

Gagal ginjal akut sulit diprediksi atau dicegah. Tetapi kamu dapat mengurangi risiko dengan merawat ginjal sejak dini. Tips pencegahan pertama adalah perhatikan label sebelum mengonsumsi obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas, seperti aspirin, asetaminofen, ibuprofen, dan naproxen sodium. Terlalu banyak mengonsumsi obat-obatan ini dapat meningkatkan risiko cedera ginjal. 

Baca Juga: Gagal Ginjal Akut, Bisakah Dicegah?

Jika kamu memiliki penyakit ginjal atau kondisi lain yang meningkatkan risiko gagal ginjal akut, seperti diabetes atau tekanan darah tinggi, usahakan untuk disiplin dengan tujuan pengobatan dan ikuti rekomendasi dokter tentang cara mengelola kondisi kesehatanmu. Jadikan gaya hidup sehat sebagai prioritas. Tetap aktif bergerak, konsumsi makan yang sehat, tidak merokok, dan tidak mengonsumsi alkohol secara berlebihan. 

Referensi :
Healthline. Diakses pada 2019. Acute Kidney Failure.
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. What is acute kidney failure?.