• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Waspada Ini Gejala Khas Hepatitis Akut Misterius
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Waspada Ini Gejala Khas Hepatitis Akut Misterius

Waspada Ini Gejala Khas Hepatitis Akut Misterius

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 17 Mei 2022

“Ada beberapa gejala hepatitis akut paling umum yang terdeteksi di Indonesia, seperti mual, muntah, dan diare. Selain itu, beberapa pasien juga dikabarkan mengalami gejala khas berupa kondisi mata dan kulit yang menguning atau jaundice.”

Waspada Ini Gejala Khas Hepatitis Akut Misterius

Halodoc, Jakarta – Di tengah pandemi COVID-19, dunia kembali dibuat gempar dengan kehadiran penyakit hepatitis akut misterius. Penyakit tersebut dianggap misterius karena hingga sekarang penyebabnya belum diketahui secara pasti. Selain itu, penyakit tersebut hanya menyerang kelompok anak usia 1-17 tahun.

Kendati demikian, ada gejala khas yang perlu diwaspadai dari hepatitis akut misterius tersebut. Kira-kira apa gejala khasnya? Yuk, ketahui informasinya di sini!

Gejala Khas yang Perlu Diwaspadai 

Secara umum ada beberapa gejala hepatitis akut paling umum yang terdeteksi di Indonesia, seperti mual, muntah, dan diare. Di samping itu, sebagian anak juga mengalami demam, penurunan nafsu makan, hingga nyeri sendi. Selain gejala umum tersebut, beberapa pasien juga dikabarkan mengalami gejala khas berupa kondisi mata dan kulit yang menguning. 

Kondisi tersebut sering disebut sebagai sindrom jaundice atau penyakit kuning. Dilansir dari salah satu media daring nasional, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, beberapa waktu lalu bahwa kondisi kulit kuning sempat dilaporkan pada tiga pasien anak yang meninggal dunia akibat hepatitis akut.

Perlu diketahui bahwa kondisi mata dan kulit menguning tersebut disebabkan oleh peradangan pada organ hati. Kondisi tersebut meningkatkan pigmen bilirubin dalam darah, sehingga memicu penumpukan. Itulah alasan mengapa kondisi tersebut disebut sebagai jaundice.

Nah, bilirubin sendiri adalah pigmen kuning yang terbentuk dari pemecahan sel darah merah mati di hati. Umumnya, hati akan membuang pigmen tersebut bersama dengan sel darah yang sudah menua. Adanya kondisi jaundice menandakan bahwa tubuh sedang mengalami masalah serius, termasuk pada hati, seperti hepatitis.

Namun, tak hanya pada membuat mata dan kulit menguning, kadar bilirubin yang tinggi juga dapat membuat urine menjadi lebih gelap dan pekat. Kendati demikian, jaundice tak hanya disebabkan oleh hepatitis semata. Sebab, batu empedu, sirosis, obstruksi saluran empedu, talasemia, hingga kanker pankreas juga dapat menjadi penyebabnya.

Cegah Hepatitis Akut Misterius dengan Beberapa Langkah Berikut

Sebagai ancaman yang serius bagi anak, orang tua tentunya perlu memahami apa saja upaya pencegahan yang dapat dilakukan. Menurut Kementrian Kesehatan RI, berikut adalah beberapa langkah pencegahannya, yaitu:

1. Mencuci tangan

Pastikan anak mencuci tangan secara rutin, terutama seusai menggunakan toilet dan sebelum makan. Hal ini bertujuan agar kuman seperti virus penyebab hepatitis dapat dibasmi secara efektif.

2. Konsumsi makanan matang dan bersih

Perlu diingat bahwa virus hepatitis dapat menular dari makanan atau minuman yang terkontaminasi. Oleh sebab itu, orang tua sebaiknya tidak membiarkan anak untuk jajan sembarangan.

3. Tidak berbagi alat makan

Mengajarkan Si Kecil agar tidak berbagi alat makan dengan orang lain juga merupakan bagian dari praktik kebersihan, yang bisa membantu mencegah hepatitis misterius pada anak.

4. Menghindari kontak dengan orang sakit 

Sebab, penularan hepatitis diketahui dapat terjadi melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi.

Itulah penjelasan mengenai beberapa gejala khas hepatitis akut misterius yang saat ini menjadi polemik. Mulai dari  mual, muntah, diare, demam, penurunan nafsu makan, hingga nyeri sendi. Selain gejala umum tersebut, beberapa pasien juga dikabarkan mengalami gejala khas berupa kondisi mata dan kulit yang menguning atau jaundice.

Meski begitu, mata dan kulit yang menguning juga dapat disebabkan oleh kondisi tertentu, seperti talasemia. Maka dari itu, jika Si Kecil mengalami gejala tersebut, sebaiknya segeralah memeriksakan dirinya ke dokter. Tujuannya tentu saja untuk memastikan apa penyebab dari gejala yang dialami anak. 

Nah, melalui aplikasi Halodoc, ibu bisa membuat janji rumah sakit dengan dokter spesialis anak pilihan ibu. Tentunya tanpa perlu mengantre atau menunggu lama. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga! 

Referensi: 

Healthline. Diakses pada 2022. Hepatitis. 
Healthline. Diakses pada 2022. What Causes High Bilirubin?
CNN Indonesia. Diakses pada 2022. Waspada Mata Anak yang Menguning Akibat Hepatitis Akut.
Health Detik. Diakses pada 2022. Penting! Kemenkes Ungkap 4 Cara Cegah Hepatitis ‘Misterius’