Waspada, Ini Komplikasi Fenomena Raynaud

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Waspada, Ini Komplikasi Fenomena Raynaud

Halodoc, Jakarta - Selain hipotensi, hipertensi, anemia, hemofilia, atau leukemia, apa lagi masalah kesehatan yang berkaitan dengan darah? Pernah mendengar fenomena atau sindrom Raynaud? 

Sindrom ini merupakan kondisi yang disebabkan karena berkurangnya aliran darah ke bagian tubuh tertentu, terutama jari tangan atau jari kaki. Penyebab sindrom Raynaud dikarenakan penyempitan pembuluh darah arteri. 

Nah, kondisi inilah yang akan menyebabkan jari tangan atau kaki terlalu sensitif dalam merespons suhu dingin. Alhasil, kulit akan berubah warna menjadi pucat dan membiru. Hal yang perlu diketahui, adakalanya sindrom Raynaud terjadi di telinga, hidung, bibir, dan lidah. 

Pertanyaannya, benarkah fenomena Raynaud bisa menyebabkan komplikasi yang berbahaya? 

Baca juga: Jari Sensitif pada Suhu Dingin, Apa Sebabnya?

Bisa Berujung pada Amputasi

Fenomena Raynaud yang dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, ujung-ujungnya bisa menimbulkan masalah baru. Contohnya, kerusakan jaringan, gangrene, atau skleroderma. Gangrene ini terjadi saat pembuluh arteri mengalami penyumbatan total dan infeksi. 

Sementara itu, skleroderma sendiri merupakan gangguan autoimun yang menyebabkan penebalan dan pengerasan pada area kulit dan jaringan pendukung. Skleroderma terjadi saat tubuh terlalu banyak memproduksi kolagen. 

Nah, hal perlu digarisbawahi, ada kalanya fenomena Raynaud bisa berujung amputasi. Misalnya, bila gangrene sudah masuk ke dalam tahap serius. 

Komplikasinya sudah, lantas bagaimana dengan gejala-gejala awalnya? 

Gejalanya Sesuai Tahapan

Sebelum mengetahui penyebab sindrom Raynaud, ada baiknya untuk mengetahui gejala-gejalanya terlebih dahulu. Gejala sindrom ini awalnya terjadi pada satu jari tangan atau kaki, lalu menyebar ke jari-jari lainnya.

Namun, kadang-kadang hanya satu atau dua jari saja yang mengalami sindrom ini. Nah, berikut ini gejala sindrom Raynaud yang bisa terjadi dalam tiga tahap:

  • Tahap 1. Di tahap ini, jari tangan atau jari kaki yang terpapar suhu dingin berubah menjadi pucat akibat berkurangnya aliran darah. 

  • Tahap 2. Di kondisi ini jari tangan atau kaki berubah menjadi biru karena kurangnya pasokan oksigen. Di tahap 2, jari-jari tangan akan terasa dingin dan mati rasa.

  • Tahap 3. Gejala di tahap ini berupa jari tangan atau kaki kembali menjadi merah, karena aliran darah mengalir lebih cepat dari normal. Selama tahap 3, jari tangan atau kaki akan terasa kesemutan, berdenyut, dan bisa saja mengalami pembengkakan. 

Mungkin terdapat gejala-gejala lain yang tidak disebutkan di atas. Andaikan mengalami gejala di atas, segeralah temui atau tanyakan pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc.

Baca juga: Warna Jari jadi Pucat, Ini 5 Cara Mengobati Fenomena Raynaud

Selanjutnya, kira-kira apa yang menyebabkan terjadinya penyakit ini? 

Ada Primer, Ada Pula Sekunder

Fenomena Raynaud disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah arteri. Alhasil, sirkulasi darah di jari tangan atau jari kaki akan berkurang. Nah, kondisi ini sendiri disebabkan oleh faktor yang berbeda, berdasarkan tipe sindromnya. 

  • Sindrom Primer

Penyebabnya memang belum diketahui secara pasti. Namun, setidaknya ada beberapa faktor risiko yang diduga bisa memicunya. Seperti usia (15–30 tahun), jenis kelamin (lebih sering terjadi pada wanita), faktor keturunan, iklim (lebih banyak dialami orang yang tinggal di daerah bersuhu tinggi), dan stres. 

  • Sindrom Sekunder

Sindrom ini disebabkan oleh faktor, seperti penyakit autoimun, gangguan pembuluh arteri, carpal tunnel syndrome, kebiasaan merokok, aktivitas tertentu (misalnya, mengetik atau bermain alat musik), obat-obatan tertentu (penghambat beta), cedera kaki atau tangan, hingga paparan bahan kimia. 

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Raynaud's disease - Symptoms and causes. 
Medical News Today. Diakses pada 2019. Raynaud's disease: Treatment, causes, and symptoms.