• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Waspada, Ketahui Gejala Kanker Tulang pada Anak
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Waspada, Ketahui Gejala Kanker Tulang pada Anak

Waspada, Ketahui Gejala Kanker Tulang pada Anak

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 11 April 2022

“Kanker tulang osetosarkoma rentan terjadi pada masa kanak-kanak dan berisiko menyebar ke area tubuh lainnya. Oleh sebab itu, penting untuk mengenali gejala-gejalanya supaya bisa segera terdeteksi.”

Waspada, Ketahui Gejala Kanker Tulang pada Anak

Halodoc, Jakarta – Kanker tulang atau osteosarkoma adalah salah satu jenis kanker yang paling umum menyerang anak-anak. Osteosarkoma menyumbang sekitar 3 persen kanker yang terjadi pada anak-anak. Kemunculan kanker ini umumnya terjadi selama masa percepatan pertumbuhan anak dan paling rentan menyerang anak  berusia 10–20 tahun

Osteosarkoma perlu segera ditangani sebelum menyebar (atau ber metastasis) di tempat lain. Pasalnya, kanker tulang dapat menyebar ke paru-paru atau tulang lainnya jika pengobatan tidak segera dilakukan. Supaya lebih waspada, sebaiknya ketahui gejala-gejala kanker tulang agar penyakit ini dapat segera ditangani.

Waspadai Gejala Kanker Tulang pada Anak

Gejala osteosarkoma yang paling umum adalah rasa sakit dan bengkak di kaki atau lengan. Ini paling sering terjadi di pada tulang yang panjang, seperti di atas atau di bawah lutut atau di lengan atas dekat bahu. Kemudian, munculnya rasa nyeri yang memburuk saat beraktivitas atau pada malam hari juga menyertai gejala osteosarkoma. 

Pada osteosarkoma tungkai, seorang anak juga dapat mengalami pincang yang tidak dapat dijelaskan. Dalam beberapa kasus, tanda pertama penyakit ini adalah lengan atau kaki patah, yang terjadi karena kanker telah melemahkan tulang dan membuatnya rentan terhadap patah. Gejala lain yang perlu diwaspadai adalah:

  • Kaku atau nyeri tekan di lokasi kanker.
  • Nyeri semakin memburuk dari waktu ke waktu dan menyebar di luar lokasi kanker.
  • Rasa sakit yang parah hingga membangunkan anak dari tidur nyenyak.
  • Penurunan keterampilan motorik; termasuk kesulitan berjalan atau pincang.
  • Tulang lemah, yang dapat menyebabkan patah tulang.
  • Kelelahan.
  • Penurunan berat badan.
  • Anemia.

Penyebab Kanker Tulang 

Sebagian besar penyebab kanker tulang tidak diketahui secara pasti dan muncul secara acak. Namun, anak-anak yang mewarisi salah satu sindrom kanker langka lebih berisiko terkena osteosarkoma. Sindrom ini termasuk retinoblastoma dan sindrom Li-Fraumeni.

Anak-anak yang telah menerima perawatan radiasi untuk kanker sebelumnya juga berisiko lebih tinggi terkena osteosarkoma. Pengidap Paget’s disease, yaitu penyakit langka yang memengaruhi tulang juga berisiko mengidap osteosarkoma.

Bagaimana Kanker Tulang Didiagnosis?

Dokter perlu pemeriksaan fisik, bertanya seputar riwayat medis dan melakukan rontgen untuk mendeteksi adanya perubahan dalam struktur tulang. Selain rontgen, dokter akan melakukan CT-Scan atau MRI untuk menemukan area terbaik dalam mengambil biopsi dan menunjukkan apakah osteosarcoma telah menyebar ke area lainnya. 

Biopsi dapat dilakukan dengan memotong atau mengiris sepotong kecil jaringan atau dengan mengambil sampel jaringan dengan jarum dan spuit. Dalam biopsi jarum, dokter menggunakan jarum berongga panjang untuk mengambil sampel tumor. Anestesi lokal untuk membuat area tersebut mati rasa sering digunakan untuk mengurangi rasa sakit. 

Dokter juga bisa melakukan biopsi terbuka, di mana sebagian tumor diangkat di ruang operasi oleh ahli bedah saat anak tertidur selama prosedur dengan anestesi umum. Setelah diagnosis dibuat, dokter akan memutuskan jenis perawatan yang tepat dan mengulangi tes tersebut untuk membantu dokter dalam memantau seberapa baik pengobatan bekerja.

Itulah informasi seputar kanker tulang osteosarkoma. Jika kamu mendapati gejala di atas, segera periksakan diri ke dokter. Supaya lebih mudah, buat janji rumah sakit melalui aplikasi Halodoc. Jangan tunda sebelum kondisinya semakin memburuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
KidsHealth. Diakses pada 2022. Osteosarcoma.
American Cancer Society. Diakses pada 2022. Finding Cancer In Children.
Children’s Hospital of Philadelphia. Diakses pada 2022. Osteosarcoma (Bone Cancer in Children).