• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Waspada Penularan Hepatitis Melalui Hubungan Intim

Waspada Penularan Hepatitis Melalui Hubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Salah satu cara penularan hepatitis adalah kontak seksual. Artinya, jika kamu berhubungan intim dengan pengidap hepatitis, besar kemungkinan kamu akan tertular. Itulah sebabnya penting untuk melakukan hubungan intim yang aman, terutama jika kamu atau pasangan terinfeksi hepatitis. Dengan begitu, risiko penularan dapat diminimalkan. 

Namun, pada beberapa kasus, pengidap hepatitis sering kali terlihat sehat-sehat saja. Jika ada gejala, biasanya berupa perubahan warna kulit dan bagian putih mata menjadi agar kuning, demam, hilangnya nafsu makan, dan nyeri sendi. Penting untuk saling terbuka dengan pasangan jika didiagnosis hepatitis atau berisiko tinggi mengalaminya.

Baca juga: Fakta Tentang Penyakit Hepatitis

Penularan Hepatitis Melalui Hubungan Intim

Hepatitis banyak jenisnya. Pada hepatitis A, cara penularannya adalah lewat kontak seksual secara langsung, termasuk oral dan anal, atau kontak mulut dengan jari atau benda yang terkontaminasi feses pengidap hepatitis. Sementara itu, pada hepatitis B, cara penularan biasanya lewat sekresi vagina, air liur, dan air mani pengidapnya. 

Itulah sebabnya hubungan intim dapat menularkan virus hepatitis, termasuk pada seks oral dan anal. Penularan juga bisa terjadi pada pasangan hetero ataupun homoseksual yang dilakukan tanpa menggunakan pengaman. Berciuman dengan pengidap hepatitis pun bisa menjadi cara penularan, karena virus juga terdapat dalam air liur. 

Risiko penularan lewat ciuman juga bisa meningkat jika salah satu pasangan menggunakan kawat gigi atau sedang memiliki luka terbuka dalam mulut. Sementara itu, pada hepatitis C, biasanya cara penularan terjadi ketika berkontak dengan darah pengidap, karena ada luka pada alat kelamin, atau ketika berhubungan intim saat menstruasi. 

Baca juga: Inilah Cara Penularan Hepatitis ke Tubuh

Cara Mencegah Penularan Hepatitis Melalui Hubungan Intim

Untuk mencegah penularan hepatitis melalui hubungan intim, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, yaitu:

  • Bersikap terbuka pada pasangan dan akui jika kamu mengidap hepatitis.
  • Cari tahu juga risiko hepatitis pada pasangan dan ajak ia menjalani pemeriksaan kesehatan bersama.
  • Selalu gunakan kondom saat berhubungan intim, jika kamu atau pasangan mengidap hepatitis. Jika ingin menggunakan pelumas, pilih yang berbahan dasar air untuk mencegah robeknya kondom.
  • Hindari berhubungan seks saat mabuk, karena kamu jadi tidak bisa memiliki kontrol atas diri dan melakukan hubungan intim yang tidak bertanggung jawab. 

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan hepatitis lewat hubungan intim. Perlu diingat bahwa memahami pasangan dan penyakit hepatitis adalah hal penting yang perlu dilakukan. Lindungilah diri sendiri dan pasangan dari penyakit ini, dengan cara tidak melakukan hubungan intim dengan orang lain selain pasangan. 

Jika kamu ingin tahu lebih lanjut tentang hepatitis dan cara penularannya lebih lanjut, kamu bisa download aplikasi Halodoc untuk bertanya pada dokter, kapan dan di mana saja. Kalau ingin menjalani tes hepatitis, kamu juga bisa memanfaatkan aplikasi Halodoc untuk memesan layanan pemeriksaan laboratorium yang bisa dilakukan di rumah. 

Baca juga: A, B, C, D, atau E, Jenis Hepatitis yang Paling Parah?

Hati-Hati Penularan Hepatitis Melalui Mainan Seks

Selain melalui hubungan intim secara langsung, kamu juga perlu berhati-hati akan risiko penularan hepatitis melalui mainan seks. Sebab, virus hepatitis bisa menempel dan bertahan hidup di permukaan benda selama beberapa waktu. Hal ini akan sangat berisiko jika kamu sering berbagi mainan seks dengan pasangan atau orang lain. 

Jadi, pastikan juga untuk selalu menjaga kebersihan mainan seks, dengan cara mencucinya dengan sabun lalu merendamnya di air panas setiap habis digunakan. Namun, jika kamu atau pasangan mengidap hepatitis, sebaiknya hindari dulu melibatkan mainan seks di atas ranjang.

Referensi:
Everyday Health. Diakses pada 2020. Keeping Loved Ones Safe: Sex and Viral Hepatitis.
WebMD. Diakses pada 2020. Hepatitis and Sex: Frequently Asked Questions.