• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Waspada, Stroke Dapat Sebabkan Encephalomalacia

Waspada, Stroke Dapat Sebabkan Encephalomalacia

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta - Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, stroke atau kecelakaan serebrovaskular tercatat sebagai salah satu penyebab terbesar kedua kematian di seluruh dunia. Stroke terjadi ketika beberapa sel otak mengalami kematian mendadak akibat kekurangan oksigen akibat aliran darah ke otak tersumbat atau pecah dari arteri ke otak. 

Masih menurut WHO, selama empat dekade terakhir, insiden stroke di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah meningkat lebih dari dua kali lipat. Hal ini harus menjadi perhatian, karena stroke bisa sebabkan banyak efek samping, semisal pelunakan otak atau disebut encephalomalacia. Lantas, bagaimana bisa stroke sebabkan encephalomalacia? 

Baca juga: Apa Saja Penyebab Stroke? Ini 9 Jawabannya

Mengenal Pelunakan Otak, Encephalomalacia

Encephalomalacia adalah salah satu efek samping yang terjadi pada pengidap stroke. Kondisi ini menyebabkan pelunakan pada jaringan otak akibat adanya peradangan atau pendarahan. Itulah sebabnya kondisi ini dikenal juga dengan sebutan pelunakan otak. Meski terhitung jarang terjadi, pelunakan otak pada kasus encephalomalacia bisa terjadi di satu bagian otak tertentu atau meluas ke bagian yang lain. Jika terjadi kerusakan atau degenerasi otak, kondisi ini bisa menjalar dan menyebabkan pelunakan yang berlebihan sampai ke zat-zat di dalam otak. Encephalomalacia akan memengaruhi banyak bagian-bagian otak yang berbeda. Ia akan merusak jaringan di lobus frontal, lobus oksipital, lobus parietal, serta lobus temporalis. 

Oleh karena itu, penting untuk pengidapnya mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat. Pasalnya, encephalomalacia bisa menyebabkan bagian otak yang mengalami pelunakan berhenti bekerja. Berdasarkan bagian otak yang dipengaruhi, encephalomalacia terbagi menjadi dua jenis, yakni pelunakan yang terjadi pada materi putih otak (leukoencephalomalacia) dan pelunakan yang terjadi pada materi abu-abu otak (polioencephalomalacia). Gangguan otak ini juga dikelompokkan ke dalam tiga kategori menurut warna dan tingkat kerusakannya, yakni pelunakan merah, pelunakan kuning, dan pelunakan putih.

Baca juga: Apa yang Meningkatkan Risiko Terjadinya Encephalomalacia?

Stroke Jadi Penyebab Potensial Encephalomalacia

Stroke bukan satu-satunya penyebab encephalomalacia. Beberapa hal seperti cedera otak traumatis, riwayat pembedahan otak, dan infeksi TORCH pada ibu hamil juga bisa sebabkan penyakit ini. Namun, penyebab encephalomalacia yang paling sering adalah stroke atau cedera kepala serius. Keduanya berpotensi menyebabkan perdarahan (hemoragik) ke dalam otak. 

Stroke juga menyebabkan gangguan aliran darah, sehingga otak tidak mendapat aliran darah yang cukup dan akhirnya lama kelamaan melunak. Terdapat juga kondisi lain yang bisa menyebabkan gangguan aliran darah hingga berujung pada encephalomalacia, antara lain:

  • Pembengkakan di otak yang memicu gangguan aliran darah pada otak;

  • Pengangkatan tumor dari dalam otak yang sebabkan jaringan di sekitarnya hancur.

  • Bagian tertentu pada otak juga bisa mati karena stroke dan menyebabkan neuron digantikan oleh jaringan parut yang mengandung astrosit. Jaringan parut ini kemudian berkontraksi dan membentuk encephalomalacia di otak. 

Baca juga: Terapi Sel Induk Bisa Sembuhkan Encephalomalacia, Benarkah?

Pengobatan Encephalomalacia

Sayangnya, belum ditemukan pengobatan untuk encephalomalacia. Pasalnya, apabila sel otak rusak, tubuh tidak bisa menumbuhkan sel otak baru atau mengembalikan fungsi sel yang rusak. Namun, beberapa penelitian masih dikembangkan untuk mengembalikan fungsi sel otak dengan terapi sel induk atau stem cell. Pengobatan yang bisa dilakukan dengan pembedahan atau operasi. Area otak yang mengalami pelunakan akan diangkat dengan operasi dan bagian otak yang tersisa mengalami adaptasi fungsi akibat bagian otak yang hilang. Itulah alasan stroke bisa sebabkan encephalomalacia.

Jika kamu ingin mengetahui tentang encephalomalacia lebih lanjut, tanyakan saja pada dokter dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Kamu hanya tinggal chat, dan dokter akan menjelaskan segala informasi kesehatan yang kamu butuhkan. 

Referensi:
WHO. Diakses pada 2020. Stroke.
Bel Mara Health. Diakses pada 2020. Encephalomalacia.