• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Waspadai Jamur Kuku Yang Bisa Merusak Penampilanmu
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Waspadai Jamur Kuku Yang Bisa Merusak Penampilanmu

Waspadai Jamur Kuku Yang Bisa Merusak Penampilanmu

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 18 Juli 2022

“Infeksi jamur kuku dapat berkembang pada usia berapapun, tapi lebih sering terjadi pada orang dewasa yang lebih tua. Penyebab jamur kuku yang paling umum adalah jenis jamur yang disebut dermatofit.”

Waspadai Jamur Kuku Yang Bisa Merusak PenampilanmuWaspadai Jamur Kuku Yang Bisa Merusak Penampilanmu

Halodoc, Jakarta – Jamur kuku merupakan kondisi yang umum terjadi. Penyakit kuku ini ditandai dengan adanya bintik putih atau kuning di bawah ujung kuku tangan atau kuku kaki. Saat infeksi jamur semakin dalam, jamur kuku dapat menyebabkan kuku berubah warna, menebal, dan hancur di bagian tepinya.

Jamur kuku dapat mempengaruhi beberapa kuku. Jika kondisinya ringan dan tidak mengganggu, maka perawatan mungkin tidak diperlukan. Sebaliknya, jika jamur kuku terasa menyakitkan dan menyebabkan kuku menebal, maka sebaiknya dapatkan perawatan medis segera. 

Lantas, apa penyebab jamur kuku?

Penyebab Jamur Kuku yang Jarang Diketahui

Infeksi jamur kuku disebabkan oleh berbagai organisme jamur (fungi). Penyebab jamur kuku yang paling umum adalah jenis jamur yang disebut dermatofit. Selain itu, ragi dan jamur juga dapat menyebabkan infeksi kuku. 

Infeksi jamur kuku dapat berkembang pada usia berapapun, tapi lebih sering terjadi pada orang dewasa yang lebih tua. Seiring bertambahnya usia kuku, maka kuku menjadi rapuh dan kering. Retakan yang dihasilkan kuku memungkinkan jamur masuk. Sementar itu faktor lainnya, seperti berkurangan sirkulasi darah ke kaki dan sistem kekebalan tubuh melemah, juga berperan dalam menyebabkan jamur kuku.

Infeksi jamur kuku dapat diawali dari penyakit kaki atlet, kemudian menyebar dari satu kuku ke kuku lainnya. Faktor-faktor yang meningkatkan risiko seseorang terkena jamur kuku meliputi:

  • Berusia tua, karena berkurangnya aliran darah dan pertumbuhan kuku mulai melambat.
  • Berkeringat banyak.
  • Memiliki riwayat penyakit kaki atlet.
  • Berjalan tanpa alas kaki di area umum yang lembab. Seperti kolam renang, gym, dan kamar mandi.
  • Memiliki cedera kulit atau kuku, serta kondisi kulit seperti psoriasis.
  • Mengidap penyakit diabetes, masalah pada sirkulasi darah, atau sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Gejala Jamur Kuku

Jamur kuku biasanya ditandai dengan beberapa gejala berikut:

  • Bentuk kuku berubah.
  • Kuku berwarna kehitaman, akibat penumpukan kotoran di bawah kuku.
  • Kuku mengeluarkan bau yang tidak sedap.
  • Kuku tampak kusam dan tidak cerah.
  • Kuku mudah rapuh atau retak.
  • Muncul rasa nyeri, khususnya saat ada tekanan pada jari yang terkena jamur kuku.

Jamur kuku juga bisa mengakibatkan terpisahnya kuku dari alas kuku, sehingga pengidap akan merasa nyeri pada ujung kaki atau tangan. Perlu diketahui juga, jika jamur kuku bisa menular dari satu orang ke orang lain. Maka itu, sebaiknya hindari penularan dengan tidak berbagai sepatu yang sudah lama atau kaus kaki dalam jangka waktu lama dengan orang lain. Karena bisa saja sepatu atau kaos kaki mengandung spora jamur.

Cara Mengobati Jamur Kuku

Jika kamu mengalami tanda-tanda keberadaan jamur kuku sebaiknya segera temui dokter. Kondisi ini bisa sulit dihilangkan jika tidak ditangani segera. Perawatan jamur kuku dapat berupa:

  • Antijamur Oral. Dokter akan memberi obat untuk membunuh jamur di seluruh tubuh. Cara ini biasanya ampuh menghilangkan infeksi kuku. Perawatan dapat berlangsung selama 2 bulan untuk infeksi pada kuku jari tangan, atau 3 bulan jika terjadi pada kuku kaki. 
  • Antijamur Topikal. Obat ini dapat dioleskan ke kuku dan dapat bekerja pada infeksi yang ringan. Hanya saja obat jenis ini belum bisa menyembuhkan infeksi yang lebih serius. Mungkin kamu perlu mengkombinasikannya dengan obat oral.
  • Operasi. Jika perawatan lain tidak berhasil, dokter mungkin perlu mencabut kuku seluruhnya dan membiarkan kuku yang sehat tumbuh kembali pada tempatnya. Namun kuku yang baru juga bisa terinfeksi jika kamu tidak menjaga kebersihan kaki.

Itulah yang perlu diketahui mengenai jamur kuku. Kondisi ini tentu dapat merusak penampilanmu. Maka itu, jika mengalami gejala jamur kuku, segera kunjungi dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan. Kamu juga bisa membuat janji medis dengan dokter di rumah sakit melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Nail fungus
Medical News Today. Diakses pada 2022. What you need to know about nail fungal infection
Healthline. Diakses pada 2022. Fungal Nail Infection