• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Waspadai Komplikasi yang Bisa Disebabkan oleh Batu Empedu

Waspadai Komplikasi yang Bisa Disebabkan oleh Batu Empedu

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Waspadai Komplikasi yang Bisa Disebabkan oleh Batu Empedu

“Seseorang bisa mengalami nyeri hebat saat mengalami batu empedu, tapi beberapa individu lainnya bisa saja tidak mengalami gejala apapun. Oleh karena itu, jika mengalami gejala yang mencurigakan, segera diskusikan dengan dokter mengenai perawatan yang bisa dilakukan agar komplikasi yang buruk tidak terjadi. Ingat, perawatan yang dilakukan sejak dini adalah langkah tepat untuk mencegah komplikasi.”

Halodoc, Jakarta – Batu empedu adalah benda seperti batu yang berkembang di kantong empedu atau saluran empedu. Ukurannya bisa sangat beragam, mulai dari butiran pasir kecil hingga benda seukuran bola golf. 

Batu empedu terdiri dari bahan yang mengeras di tubuh dan ia biasanya terdiri dari dua jenis, yakni kolesterol dan batu pigmen (terutama terbuat dari bilirubin). Batu empedu yang terdiri dari kolesterol cenderung berwarna kehijauan, dan seseorang lebih umum memiliki batu yang terbuat dari kolesterol daripada jenis batu lainnya.

Baca juga: 7 Gejala Batu Empedu yang Diabaikan

Komplikasi Akibat Batu Empedu

Ada beberapa komplikasi batu empedu yang bisa terjadi, antara lain: 

Peradangan Kantong Empedu

Jika tersangkut di leher kantong empedu dapat menyebabkan radang kantong empedu (kolesistitis). Kolesistitis dapat menyebabkan rasa sakit dan demam yang parah.

Penyumbatan Saluran Empedu

Ia juga dapat memblokir tabung (saluran) empedu. Padahal saluran ini berfungsi mengalirkan empedu dari kantong empedu atau hati ke usus kecil. Akibatnya, sumbatan ini bisa menyebabkan nyeri hebat, penyakit kuning, dan infeksi saluran empedu.

Penyumbatan Saluran Pankreas

Saluran pankreas adalah tabung yang mengalir dari pankreas dan terhubung ke saluran empedu sesaat sebelum memasuki duodenum. Batu dapat menyebabkan penyumbatan pada saluran pankreas, sehingga menyebabkan radang pankreas (pankreatitis). Pankreatitis menyebabkan nyeri perut yang intens dan konstan dan biasanya memerlukan rawat inap.

Kanker Kantong Empedu

Orang dengan riwayat penyakit ini memiliki peningkatan risiko kanker kantong empedu. Namun, kanker kantong empedu sangat jarang, sehingga meskipun risiko kanker meningkat, kemungkinan kanker kantong empedu masih sangat kecil.

Baca juga: Jenis Makanan yang Tingkatkan Risiko Terkena Batu Empedu

Bagaimana Pengobatan yang Tepat? 

Sebagian besar kasus batu empedu tidak memerlukan pengobatan, kecuali jika menyebabkan rasa sakit. Terkadang kamu bisa mengeluarkan batu tersebut tanpa menyadarinya. Jika merasa kesakitan, dokter kemungkinan akan merekomendasikan operasi. Dalam kasus yang jarang terjadi, obat-obatan juga bisa diresepkan. 

Jika kamu berisiko tinggi mengalami komplikasi operasi, tabung drainase dapat ditempatkan ke dalam kantong empedu melalui kulit. Pembedahan juga mungkin ditunda sampai risiko diturunkan dengan mengobati kondisi medis yang lain.

Namun, jika kamu memiliki batu empedu dan tidak  bergejala, kamu dapat melakukan perubahan gaya hidup tertentu. Ada beberapa tips untuk menjaga kesehatan empedu, antara lain:

  • Pertahankan berat badan yang sehat.
  • Hindari penurunan berat badan yang cepat.
  • Konsumsi makan tinggi kandungan zat anti-inflamasi.
  • Lakukan olahraga teratur.
  • Minum suplemen seperti yang disetujui oleh dokter.

Beberapa suplemen nutrisi yang dapat dikonsumsi termasuk vitamin C, zat besi, dan lesitin. Satu ulasan menemukan bahwa vitamin C dan lesitin dapat menurunkan risiko batu empedu. Namun, bicaralah dengan dokter terlebih dahulu tentang dosis yang tepat dari suplemen ini.

Beberapa orang merekomendasikan pembilasan kandung empedu, yang melibatkan puasa dan kemudian mengonsumsi minyak zaitun, serta jus lemon untuk membantu mengeluarkan batu empedu. Hal yang perlu ditegaskan, tidak ada bukti bahwa hal tersebut berhasil, dan bahkan dapat menyebabkan batu terperangkap di saluran empedu.

Kamu juga bisa tanyakan pada dokter di Halodoc tentang pengobatan yang paling sesuai dengan kondisi dan gejala yang kamu alami akibat batu empedu. Dokter di Halodoc bisa kamu tanyakan kapan dan di mana saja lewat smartphone sehingga lebih praktis!

Baca juga: Ketahui Perbedaan Sakit Maag dan Penyakit Batu Empedu

Pembedahan untuk Atasi Batu Empedu

Dokter mungkin perlu melakukan pengangkatan kantong empedu dengan metode laparoskopi. Ini adalah operasi umum yang membutuhkan anestesi umum. Dokter bedah biasanya akan membuat 3 atau 4 sayatan di perut. Mereka kemudian akan memasukkan perangkat kecil yang menyala ke salah satu sayatan dan dengan hati-hati mengeluarkan kantong empedu.

Pasien biasanya pulang pada hari prosedur atau lusa jika tidak memiliki komplikasi. Pasien juga mungkin mengalami tinja yang encer atau berair setelah pengangkatan kantong empedu. Pengangkatan kantong empedu melibatkan pengalihan rute empedu dari hati ke usus kecil. Empedu tidak lagi melewati kantong empedu dan menjadi kurang terkonsentrasi. Hasilnya adalah efek pencahar yang menyebabkan diare. Untuk mengobatinya, makanlah makanan yang rendah lemak sehingga tubuh melepaskan lebih sedikit empedu.

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2021. Gallstones.
Healthline. Diakses pada 2021. Gallstones.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Gallstones.
National Health Service UK. Diakses pada 2021. Gallstones.