• Home
  • /
  • Waspadai Komplikasi yang Diakibatkan Empiema

Waspadai Komplikasi yang Diakibatkan Empiema

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Waspadai Komplikasi yang Diakibatkan Empiema

Halodoc, Jakarta – Komplikasi yang diakibatkan oleh empiema bisa menjadi fibrosis, yaitu ketika jaringan paru yang rusak menyebabkan kesulitan bernapas yang memengaruhi kualitas hidup seseorang. 

Kemudian ada juga empyema necessitatis, yang merupakan perluasan infeksi ke dinding dada dan jaringan lunak. Ini sangat jarang dan membutuhkan perhatian medis sesegera mungkin. Perawatan empiema dapat bervariasi tergantung pada keparahan gejala seseorang. Antibiotik dan drainase adalah langkah pertama, diikuti dengan operasi pada kasus yang lebih lanjut.

Memahami Empiema

Empiema adalah suatu kondisi yang memengaruhi ruang antara lapisan terluar paru-paru dan lapisan yang menyentuh dinding dada yang dikenal sebagai ruang pleura. Ruang ini ada untuk membantu paru-paru mengembang dan berkontraksi.

Baca juga: Benarkah Malnutrisi Berisiko Terkena Empiema?

Ruang pleural secara alami mengandung sejumlah kecil cairan. Empiema terjadi ketika cairan ekstra mulai terkumpul di ruang pleura. Berbagai jenis bakteri dapat menyebabkan cairan dan nanah menumpuk di ruang pleura. Pada kondisi tertentu, pneumonia bisa menyebabkan empiema.

Gejala empiema dapat meliputi:

  1. Memiliki kasus pneumonia yang tidak membaik.

  2. Demam.

  3. Sakit dada.

  4. Batuk.

  5. Batuk yang mengeluarkan nanah dan lendir dari dada.

  6. Sulit bernapas.

  7. Bunyi berderak dari dada.

  8. Suara pernapasan yang berkurang.

  9. Cairan di paru-paru (terlihat dengan rontgen dada).

Perlu diketahui kalau empiema dapat berkembang melalui tiga tahap jika seseorang tidak menerima perawatan.

Baca juga: Bisakah Epiema Dicegah?

  • Tahap 1: Sederhana (Fase Eksudatif)

Ini terjadi ketika cairan ekstra mulai menumpuk di rongga pleura. Cairan ini dapat terinfeksi dan mungkin mengandung nanah.

  • Tahap 2: Complicated (Fase Fibrinopurulent)

Pada empiema yang rumit, cairan dalam rongga pleura mulai menebal dan membentuk “kantong".

  • Tahap 3: Frank (Fase Pengorganisasian)

Akhirnya, cairan yang terinfeksi menyebabkan jaringan parut pada lapisan dalam yang melapisi rongga pleura di paru-paru. Ini menyebabkan kesulitan bernapas karena paru-paru tidak mengembang dengan benar.

Selengkapnya, mengenai tahapan empiema bisa kamu tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Faktor risiko terbesar untuk empiema adalah memiliki pneumonia. Jadi, sebaiknya begitu kamu didiagnosis mengidap pneumonia, segera obati dan lakukan penanganan langsung. Faktor risiko lain termasuk:

  1. Lebih tua dari 70 tahun.
  2. Berada dalam perawatan yang cukup lama di rumah sakit.
  3. Pernah menjalani operasi dada atau trauma lainnya.

Secara statistik, orang-orang dengan kondisi berikut juga lebih mungkin mengembangkan empiema. Mulai dari diabetes, penyakit jantung, mengidap kanker, penyakit paru obstruktif kronik, penyakit paru-paru lainnya, serta penggunaan obat intravena (dalam kasus empiema sederhana).

Perawatan untuk empiema dapat meliputi:

  • Antibiotik

Dokter biasanya meresepkan antibiotik sebagai pengobatan pertama untuk kasus empiema sederhana. Karena berbagai jenis bakteri menyebabkan empiema, menemukan antibiotik yang tepat sangat penting.

Perawatan antibiotik biasanya membutuhkan 2 hingga 6 minggu. 

  • Drainase

Mengeringkan cairan sangat penting untuk mencegah empiema sederhana berkembang menjadi empiema yang lebih kompleks. Drainase juga membantu menjaga kondisi tetap terkendali. Untuk melakukan drainase, dokter melakukan trakeostomi tabung yang melibatkan memasukkan tabung ultrasonik yang dipandu komputer kedalam rongga dada dan mengeluarkan cairan dari ruang pleura.

  • Operasi

Untuk kasus empiema kompleks, pembedahan mungkin merupakan pilihan pengobatan terbaik. Tindakan operasi melibatkan pengangkatan "kantong" nanah dan jaringan berserat dari ruang pleura yang membantu paru-paru berkembang dengan baik.

Referensi:

Medical News Today. Diakses pada 2019. What is empyema?
Johns Hopkins Medicine. Diakses pada 2019. Empyema.