Waspadai Komplikasi yang Diakibatkan Histoplasmosis

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia
Waspadai Komplikasi yang Diakibatkan Histoplasmosis

Halodoc, Jakarta - Pernah dengan penyakit bernama histoplasmosis? Kalau belum, bagaimana dengan kotoran burung atau kelelawar? Nah, histoplasmosis ini berkaitan dengan dua hal tersebut. 

Penyakit yang ditularkan lewat udara ini merupakan infeksi jamur pada paru-paru yang disebabkan karena menghirup spora jamur Histoplasma capsulatum. Kebanyakan virus ini ditemukan di tanah, kotoran burung, dan kelelawar. Spora jamur ini akan masuk ke dalam paru-paru ketika seseorang bernapas. 

Sayangnya, kebanyakan orang yang mengidap histoplasmosis enggak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi. Pasalnya, dalam kebanyakan kasus histoplasmosis tidak menunjukkan gejala. Yang perlu diwaspadai, penyakit ini bisa berakibat serius pada orang dengan sistem imun yang tidak prima. 

Lantas, apa jadinya bila histoplasmosis dibiarkan begitu saja? Kira-kira komplikasi apa yang bisa timbul? 

Baca juga: 4 Penyakit yang Bisa DItularkan Lewat Udara

Muncul dari 3 Sampai 17 Hari

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, tak ada salahnya untuk mengetahui terlebih dahulu gejala histoplasmosis. Pada dasarnya, histoplasmosis akan memunculkan gejala jika seseorang menghirup spora jamur dalam kadar yang banyak. Umumnya, gejala ini baru akan muncul tiga sampai 17 jari setelah tubuh terpapar. Nah, berikut ini beberapa gejala yang umumnya dialami pengidap histoplasmosis.

  • Batuk;

  • Demam;

  • Nyeri sendi;

  • Menggigil;

  • Kelelahan (kelelahan ekstrem);

  • Panas dingin;

  • Ruam pada kulit;

  • Sakit kepala;

  • Sakit dada; dan

  • Pegal-pegal.

Oleh sebab itu, jangan tunda temui dokter ketika merasakan gejala-gejala di atas. Tujuannya jelas, agar histoplasmosis dapat segera ditangani dengan cepat. Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc.

Kembali ke pertayaan di atas, bagaimana dengan komplikasinya?

Menyerang Sel Paru, Bahkan Otak

Gejala-gejala yang ditimbulkan histoplasmosis mungkin terlihat tidak begitu serius. Namun, percayalah, histoplasmosis yang tak segera diobati bisa menimbulkan sederet komplikasi yang berbahaya. Nah, berikut ini beberapa komplikasi histoplasmosis yang mungkin terjadi .

  • ARDS, Acute respiratory distress syndrome. ARDS ini merupakan kondisi ketika cairan mengumpul di alveoli, kantung udara kecil pada paru-paru. Awas, ARD ini bisa merusak sel-sel paru.

  • Insufisiensi adrenal. Kondisi ini disebabkan oleh penyebaran histoplasmosis ke kelenjar adrenal yang menghasilkan berbagai hormon.

  • Gangguan jantung. Histoplasmosis bisa menyebabkan peradangan di selaput pembungkus jantung.

  • Meningitis. Kondisi yang satu ini terbilang serius, radang pada selaput otak, dan sumsum tulang belakang ini terjadi gegaran penyebaran histoplasmosis ke sistem saraf pusat. 

Agar terhindar dari penyakit ini, apa tips yang perlu dilakukan? 

Baca juga: 5 Penyakit yang Ditularkan dari Hewan

Tips Melawan Histoplasmosis

Cara mencegah histoplasmosis sebenarnya sederhana kok. Cara yang paling jitu adalah menjauhi faktor risiko yang bisa membuat tubuh terpapar jamur penyebab histoplasmosis.

Misalnya, dengan tidak memelihara burung atau ayam untuk menjauhi risiko infeksi. Apalagi bagi mereka yang memiliki daya tahan tubuh rendah. Bila tetap ingin memeliharanya, bersihkan kandang dengan benar agar jamur tidak tersebar melalui udara. 

Di samping itu, bagi kamu yang gemar berkebun atau bekerja di tempat dengan tanah, siramlah tanah terlebih dahulu. Hal yang paling penting, gunakanlah pelindung diri bila ingin bekerja di tempat tersebut. Misalnya, menggunakan masker untuk menangkal spora dengan efektif. 

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Diseases and Condition. Histoplasmosis. 
Healthline. Diakses pada 2019. Histoplasmosis.