• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Waspadai Komplikasi yang Diakibatkan oleh Sindrom Turner

Waspadai Komplikasi yang Diakibatkan oleh Sindrom Turner

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh Endocrine Web, disebutkan kalau sekitar 30 persen orang dengan sindrom Turner memiliki masalah jantung. Komplikasi ini paling sering melibatkan katup aorta dan aorta. 

Itulah alasannya kenapa pada saat seseorang didiagnosis sindrom Turner, dokter juga akan mengevaluasi jantung yang lengkap. Termasuk juga tekanan darah dan kolesterol. Informasi selengkapnya mengenai komplikasi yang disebabkan oleh sindrom Turner bisa dibaca di bawah ini!

Mulai dari Komplikasi Jantung sampai Gangguan Kehamilan

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, sindrom Turner dapat memengaruhi perkembangan beberapa sistem tubuh. Namun, kondisi ini sangat bervariasi dan bisa saja berbeda-beda. Komplikasi yang dapat terjadi meliputi:

1. Masalah Jantung

Banyak bayi dengan sindrom Turner dilahirkan dengan cacat jantung atau bahkan kelainan pada struktur jantung yang meningkatkan risiko komplikasi serius. Cacat jantung yang dimaksudnya termasuk juga masalah dengan aorta; pembuluh darah besar bercabang dari jantung yang berfungsi memberikan darah kaya oksigen ke tubuh.

Baca juga: Ketahui Fakta Terapi Hormon untuk Atasi Sindrom Turner

2. Tekanan Darah Tinggi

Wanita dengan sindrom Turner memiliki peningkatan risiko tekanan darah tinggi; suatu kondisi yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

3. Gangguan Pendengaran

Kehilangan pendengaran adalah situasi yang kerap ditemui pada pengidap sindrom Turner. Dalam beberapa kasus, kondsi ini disebabkan oleh hilangnya fungsi saraf secara bertahap. Peningkatan risiko infeksi telinga bagian tengah juga dapat menyebabkan gangguan pendengaran.

4. Masalah Penglihatan

Anak perempuan dengan sindrom Turner memiliki peningkatan risiko kontrol otot yang lemah terhadap gerakan mata (strabismus), rabun jauh, serta masalah penglihatan lainnya.

Baca juga: Ketahui Perbedaan Antara Sindrom Turner Klasik dan Mozaik

5. Masalah Ginjal

Anak perempuan dengan sindrom Turner mungkin memiliki beberapa kelainan pada ginjal. Meskipun kelainan ini umumnya tidak menyebabkan masalah medis, tetapi juga dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan infeksi saluran kemih.

6. Gangguan Autoimun

Wanita dengan sindrom Turner memiliki peningkatan risiko tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme) karena gangguan autoimun tiroiditis Hashimoto. Mereka juga memiliki peningkatan risiko diabetes. Beberapa wanita dengan sindrom Turner memiliki intoleransi gluten (penyakit seliaka) atau penyakit radang usus.

7. Masalah Kerangka

Masalah dengan pertumbuhan dan perkembangan tulang meningkatkan risiko kelengkungan tulang belakang yang tidak normal (skoliosis) dan pembulatan ke depan dari punggung atas (kyphosis). Wanita dengan sindrom Turner juga berisiko lebih tinggi untuk mengalami tulang yang lemah dan rapuh (osteoporosis).

8. Ketidakmampuan di Beberapa Lini 

Wanita dengan sindrom Turner biasanya memiliki kecerdasan normal. Namun, ada peningkatan risiko ketidakmampuan belajar, terutama dengan pembelajaran yang melibatkan konsep spasial, matematika, memori, dan fokus.

9. Masalah Kesehatan Mental

Wanita dengan sindrom Turner mungkin memiliki kesulitan untuk berinteraksi di aktivitas sosial. Pun pengidap sindrom ini memiliki peningkatan risiko Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder (ADHD).

10. Infertilitas

Sebagian besar wanita dengan sindrom Turner mandul. Namun, sejumlah kecil wanita mungkin hamil secara spontan dan beberapa bisa hamil dengan perawatan kesuburan.

11. Komplikasi Kehamilan

Karena wanita dengan sindrom Turner berisiko tinggi mengalami komplikasi selama kehamilan, seperti tekanan darah tinggi dan diseksi aorta, mereka harus dievaluasi oleh ahli jantung sebagai bagian dari perencanaan kehamilan.

Informasi lebih detail mengenai komplikasi sindrom Turner bisa ditanyakan ke aplikasi Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya, cukup download Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Turner Syndrome.
EndocrineWeb. Diakses pada 2020. Turner Syndrome Complications.