Waspadai Komplikasi yang Diakibatkan Prediabetes

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Waspadai Komplikasi yang Diakibatkan Prediabetes

Halodoc, Jakarta – Prediabetes merupakan fase awal alias fase penanda sebelum penyakit diabetes menyerang. Diabetes ditandai dengan naiknya kadar gula dalam darah. Memang, kadar gula yang tinggi merupakan gejala utama penyakit ini, tetapi sebelum seseorang dinyatakan mengalami diabetes, ada fase yang disebut prediabetes

Pada prediabetes, terjadi lonjakan kadar gula, sehingga berada di atas normal. Meski begitu, kenaikan kadar gula darah yang terjadi belum setinggi pengidap diabetes. Artinya, orang yang mengalami kondisi ini belum disebut mengidap penyakit diabetes. Kadar gula darah puasa seseorang dalam keadaan normal adalah kurang dari 100 mg/dl. Pada prediabetes, kadar gula dalam darah akan melebihi batas normal dan bisa mencapai 100–125 mg/dl. Seseorang dikatakan mengidap penyakit diabetes jika sudah memiliki kadar gula darah di atas 125 mg/dl.

Baca juga: Inilah yang Dimaksud Prediabetes dan Cara Mengatasinya

Komplikasi Prediabetes 

Penyakit diabetes sebelumnya akan ditandai dengan prediabetes, yaitu kondisi di mana kadar gula darah mulai mengalami peningkatan. Kabar baiknya, kondisi ini sebenarnya masih bisa disembuhkan dan dicegah perkembangannya menjadi penyakit diabetes. Dengan kata lain, prediabetes merupakan “alarm” dari penyakit diabetes. Penyakit diabetes dikenal berbahaya dan tidak bisa diobati. 

Selain kadar gula darah yang meningkat, prediabetes biasanya tidak menunjukkan gejala yang bisa dikenali. Maka dari itu, sangat penting untuk selalu mewaspadai perubahan yang terjadi pada tubuh. Selain itu, pastikan untuk rutin melakukan pemeriksaan kadar gula dalam darah dan perhatikan apakah ada gejala penyakit diabetes tipe 2 yang muncul, seperti mudah merasa lelah, penglihatan kabur, sering merasa haus dan lapar, tetapi sering pula buang air kecil. Penyakit ini juga sering ditandai dengan menurunnya berat badan secara drastis. 

Prediabetes terjadi saat glukosa yang berasal dari makanan, mulai menumpuk dalam aliran darah. Kondisi ini terjadi karena tubuh tidak bisa mengolahnya dengan baik. Dalam keadaan normal, tubuh mengolah glukosa menjadi energi dengan bantuan hormon insulin yang dihasilkan pankreas. Namun, pada pengidap diabetes, proses tersebut terganggu dan menyebabkan glukosa tidak dapat dicerna dengan baik. 

Baca juga: 4 Perubahan Gaya Hidup untuk Pengidap Prediabetes

Meski masih bersifat “tahap pertama” prediabetes sama sekali tidak boleh dianggap sepele sama sekali. Pengobatan dan penanganan medis perlu dilakukan segera saat seseorang mengalami lonjakan kadar gula dalam darah. Pasalnya, prediabetes yang diabaikan begitu saja bisa menyebabkan komplikasi yang berbahaya dan berakibat fatal. 

Naiknya kadar gula darah yang terjadi karena prediabetes yang diabaikan begitu saja bisa menyebabkan kondisi ini berkembang menjadi diabetes tipe 2. Penyakit ini bersifat kronis dan tidak bisa diobati. Pengidap penyakit ini harus selalu mendapat pengobatan dan wajib memantau kadar gula darah agar selalu stabil dan tidak berlebih. 

Selain berkembang menjadi penyakit diabetes tipe 2, prediabetes yang diabaikan juga bisa memicu komplikasi berupa penyakit lain. Beberapa jenis penyakit yang bisa menjadi komplikasi prediabetes adalah stroke, luka di kaki yang berisiko amputasi, infeksi, penyakit jantung koroner dan penyakit arteri perifer, gagal ginjal kronis, kerusakan mata dan kebutaan. Kondisi ini juga bisa berkembang menjadi masalah pendengaran, kolesterol tinggi, hipertensi, hingga Alzheimer.

Baca juga: Lakukan 5 Cara Ini Agar Prediabetes Enggak Menjadi Diabetes

Masih penasaran dan butuh informasi seputar prediabetes dan komplikasi apa saja yang bisa terjadi? Tanya dokter di aplikasi Halodoc saja! Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:

American Diabetes Association. Diakses pada 2019. Diagnosing Diabetes and Learning About Prediabetes.

Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Prediabetes.

Healthline. Diakses pada 2019. What Is Prediabetes?

Web MD. Diakses pada 2019. What Is Prediabetes?