3 Faktor Pemicu Glomerulonefritis

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
3 Faktor Pemicu Glomerulonefritis

Halodoc, Jakarta – Glomerulonefritis adalah kondisi penyakit yang menyebabkan organ ginjal mengalami peradangan. Penyakit ini menyebabkan peradangan yang  terjadi pada glomerulus, yaitu bagian ginjal yang berfungsi sebagai penyaring dan membuang cairan berlebih dari aliran darah.

Saat glomerulus mengalami kerusakan atau gangguan, ada risiko terjadi pembuangan darah serta protein melalui urine. Kabar buruknya, penyakit ini bisa berkembang dengan sangat cepat dan menyebabkan kerusakan ginjal. Perkembangan penyakit ini disebut rapidly progressive glomerulonephritis (RPGN) yang bisa terjadi bahkan hanya dalam hitungan minggu atau bulan.

Ada dua jenis glomerulonefritis yang harus diketahui, yaitu glomerulonefritis akut dan kronis.  Glomerulonefritis akut terjadi sebagai respon tubuh terhadap infeksi yang tengah menyerang. Sedangkan pada glomerulonefritis kronis, penyebab pastinya sering tidak diketahui. Glomerulonefritis juga sering muncul tanpa gejala, sehingga sering terlambat disadari. Terlambatnya penanganan terhadap kondisi ini membuat risiko kerusakan ginjal menjadi lebih besar dan tak dapat diperbaiki kembali.

Baca juga: Perlu Tahu, 5 Penyebab Gangguan Ginjal Glomerulonefritis

Ada banyak kondisi yang bisa meningkatkan risiko glomerulonefritis menyerang. Glomerulonefritis akut seringnya memiliki penyebab yang lebih jelas dibanding glomerulonefritis kronis. Lantas, apa saja kondisi yang bisa menjadi pemicu glomerulonefritis?

1. Infeksi

Infeksi virus dan bakteri yang menyerang tubuh bisa menjadi salah satu pemicu glomerulonefritis. Sebab, infeksi yang terjadi pada tubuh mengakibatkan reaksi kekebalan tubuh jadi berlebihan, sehingga peradangan jadi kondisi yang tak terelakkan. Hal itu yang kemudian menyebabkan peradangan pada ginjal dan berakhir dengan glomerulonefritis.

2. Kelainan Sistem Imun

Peradangan pada ginjal juga bisa dipicu oleh beberapa penyakit yang terkait dengan kelainan sistem imun, seperti lupus. Penyakit ini bisa menyebabkan terjadinya peradangan pada berbagai organ tubuh, tak terkecuali pada ginjal.

Baca juga: 6 Gejala Awal Sakit Ginjal yang Jangan Diabaikan

3. Vaskulitis

Vaskulitis merupakan sebuah penyakit yang menyebabkan terjadinya peradangan pada pembuluh darah dan perubahan pada dinding pembuluh darah. Secara bertahap, perubahan tersebut akan mulai menghambat aliran darah yang mengakibatkan kerusakan pada organ dan jaringan tubuh lain, termasuk ginjal.

Gejala Glomerulonefritis yang Perlu Diketahui

Penyakit ginjal sering diidentikkan sebagai “penyakit usia”, yaitu penyakit yang dikira hanya menyerang orang lanjut usia dan terjadi karena penurunan kinerja tubuh. Tapi ternyata, kerusakan pada ginjal bisa terjadi pada siapa saja, sekalipun pada usia muda. Nah, glomerulonefritis menjadi salah satu penyebab penyakit ginjal menyerang anak muda.

Gejala yang muncul sebagai tanda penyakit ini bisa saja berbeda-beda antara satu orang dengan yang lainnya. Tergantung jenis penyakit yang diidap, apakah akut atau kronis. Tapi, ada beberapa gejala umum yang sering muncul, seperti urine yang berbuih dan berwarna kemerahan, tekanan darah tinggi alias hipertensi, dan mudah merasa lelah. Pembengkakan pada wajah, tangan, kaki, dan perut pun bisa menjadi gejala umum dari kondisi ini.

Jika mengalami gejala tersebut, ada baiknya untuk tidak menyepelekan dan segera lakukan pemeriksaan kesehatan. Pasalnya, glomerulonefritis bisa saja terjadi tanpa ada gejala tertentu dan bisa dengan cepat berkembang jadi penyakit yang berbahaya.

Baca juga: 6 Jenis Olahraga untuk Pengidap Sakit Ginjal

Cari tahu lebih lanjut seputar glomerulonefritis dan masalah kesehatan ginjal lainnya dengan bertanya ke dokter di aplikasi Halodoc saja. Kamu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Sampaikan keluhan kesehatan dan dapatkan tips menjaga kesehatan dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!