03 October 2018

3 Hal yang Perlu Diketahui tentang Abses pada Bagian Tubuh

abses tubuh

Halodoc, Jakarta - Tidak hanya virus, bakteri juga merupakan salah satu penyebab penyakit yang patut kamu waspadai. Datangnya bakteri tersebut bisa dari mana saja,  dan umumnya terjadi karena gaya hidup kamu yang kurang bersih. Salah satu penyakit yang dapat muncul karena infeksi bakteri adalah abses tubuh. Abses tubuh adalah luka yang muncul akibat infeksi bakteri, luka tersebut berisi nanah dan kotoran yang menumpuk di bawah kulit dan kemudian membentuk benjolan yang menimbulkan rasa nyeri.

Nah, terdapat banyak informasi yang wajib kamu tahu tentang abses tubuh. Berikut ulasannya!

Mengapa Abses Tubuh Bisa Terjadi?

Abses adalah reaksi alami dari tubuhmu akibat adanya perlawanan dari sistem kekebalan tubuh terhadap suatu infeksi yang menyerang jaringan tertentu. Dalam melakukan perlawanan tersebut, bagian tubuh yang berperan adalah sel darah putih. Sel ini akan bergerak melalui dinding pembuluh darah dan berkumpul di dalam jaringan yang mengalami kerusakan. Setelah berhasil melawan bakteri, maka biasanya sel darah putih akan mati juga dan kemudian menghasilkan cairan yang biasa disebut nanah. Di dalam nanah, tidak hanya terdapat sel darah putih yang sudah mati, melainkan juga sel darah putih yang masih hidup, jaringan yang mati, bakteri, dan benda asing lainnya.

Abses tubuh biasanya muncul karena terjadi halangan pada kelenjar minyak (sebaceous) atau kelenjar keringat, radang folikel rambut, atau tusukan pada kulit. Akibat kondisi tersebut, maka bakteri akan bergerak ke bawah kulit atau ke kelenjar tersebut sehingga terjadi infeksi. Bakteri penyebab abses tubuh tersebut biasanya ada dua jenis, yaitu Staphylococcus aureus dan Streptococcus pyogenes.

Di Area Mana Saja Abses Dapat Muncul?

Kebanyakan abses tubuh terbentuk di bawah kulit, dan yang biasanya muncul adalah bisul. Infeksi biasanya bersumber dari akar atau folikel rambut yang kemudian mengundang hadirnya bakteri ke area tersebut. Selain itu, abses bisa juga memunculkan warna kemerahan pada kulit di daerah yang terinfeksi, terasa nyeri, dan terasa panas.

Namun, tidak hanya pada area kulit abses tubuh juga bisa terbentuk di dalam tubuh, entah itu di dalam organ tubuh maupun di dalam ruang antar organ tubuh. Untuk memastikan apakah benar terjadi abses di dalam organ, maka seseorang wajib melakukan pemeriksaan pemindaian, seperti ultrasonografi (USG), CT scan, dan MRI. Salah satu contoh dari abses jenis ini adalah abses hati dan usus yang bisa muncul ketika kedua organ tersebut mengalami infeksi.

Abses juga dapat muncul setelah tindakan operasi. Semakin besar sayatan atau luka di kulit, semakin tinggi kemungkinan abses muncul terutama karena infeksi bakteri. Maka dari itu, Namun, pada pandangan yang lebih mendalam, kemunculan abses berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh.

Apa Saja Gejala yang Dapat Muncul Saat Abses Muncul?

Beberapa gejala paling umum saat terjadi abses, antara lain:

  • Penumpukan darah.

  • Peradangan.

  • Kemerahan dan rasa sakit.

  • Sakit.

  • Muncul kantung atau benjolan pada kulit yang penuh dengan nanah.

  • Suhu tubuh meningkat (tanda sel darah putih melawan infeksi).

  • Sulit bergerak.

  • Sulit menelan.

  • Gejala sinusitis (terutama ketika abses gigi mempengaruhi rongga sinus).

  • Jumlah sel darah putih meningkat.

  • Keluar cairan kekuningan, kuning-putih, atau putih.

  • Masalah saraf termasuk gangguan (saat abses muncul pada otak).

  • Masalah pencernaan jika abses berada pada setiap bagian saluran pencernaan termasuk usus besar dan rektum.

Nah, jika salah gejala di atas sudah kamu rasakan, maka segeralah pergi ke dokter untuk mengatasi abses tubuh. Selain itu, kamu juga dapat menghubungi dokter melalui Video/Voice Call, dan Chat di aplikasi Halodoc untuk minta saran kesehatan kapan saja dan dimana saja. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Baca juga: