• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Begini Cara Mengatasi Nyeri pada Memar

Begini Cara Mengatasi Nyeri pada Memar

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Pernahkah kamu mendapati kulit berubah menjadi keunguan atau hijau gelap dan nyeri saat disentuh? Jika pernah, maka artinya ada bagian tubuh yang mengalami memar. Memar terbentuk ketika jaringan tubuh di bawah lapisan terluar kulit mengalami cedera tanpa adanya sayatan.

Meskipun pembuluh darah pecah, kondisi ini tidak bisa membuat darah keluar dari kulit seperti luka sayat. Memar biasanya terjadi ketika kamu menabrak atau tertabrak suatu benda. Munculnya memar kerap tidak disadari sampai kamu merasa nyeri. Nah, berikut ini cara yang bisa kamu lakukan untuk meredakannya.

Baca juga: Memar Karena Terjatuh, Kompres dengan Air Hangat atau Dingin?

 

Cara Mengatasi Nyeri pada Memar

Dikutip dari Healthline, berikut ini cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi memar yang terasa nyeri, yaitu:

  1. Kompres Es

Mengompres memar dengan es dapat menghambat aliran darah di sekitar area memar. Hal ini mengurangi jumlah darah yang bocor ke jaringan di sekitarnya, sehingga nyeri pun bisa sedikit mereda.

Cara tepat untuk melakukan kompres yaitu dengan bungkus es dengan kain atau handuk sebelum ditempelkan ke area memar. Setelah itu, tempelkan es ke luka memar selama 10 menit. Tunggu 20 menit sebelum mengompres kembali.

  1. Kompresi

Melakukan kompresi dapat mengurangi memar dan membantu mengurangi rasa sakit serta pembengkakan. Cara untuk mengompresi memar yaitu kamu perlu membungkus area yang memar dengan perban elastis. Tindakan ini bertujuan untuk memeras jaringan dan membantu mencegah pembuluh darah bocor.

Baca juga: Tiba-Tiba Kulit Memar, Waspadai 5 Penyakit Ini

  1. Tempatkan Ke Area yang Lebih Tinggi

Meninggikan area yang memar di atas jantung membantu menghilangkan rasa sakit dan mengeluarkan cairan dari area yang memar. Selain itu, menempatkan memar ke area lebih tinggi juga dapat mengurangi tekanan dan kompresi.

  1. Mengoleskan Salep Arnica

Arnica adalah ramuan homeopati yang dinilai mampu mengurangi peradangan dan pembengkakan. Arnica diyakini juga bisa mengobati nyeri pada memar. Studi berjudul Accelerated resolution of laser‐induced bruising with topical 20% arnica: a rater‐blinded randomized controlled trial menemukan bahwa salep arnica efektif mengurangi memar.

Namun, sebaiknya kamu bertanya langsung dengan dokter mengenai keefektifan memakai salep ini. Gunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya dengan dokter kapan saja dan di mana saja.

  1. Krim vitamin K

Sudah bukan rahasia lagi kalau Vitamin K adalah sangat membantu dalam pembekuan darah. Studi berjudul The effects of topical vitamin K on bruising after laser treatment mengungkapkan, krim vitamin K terbukti mengurangi memar pada tubuh. Nah, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, oleskan krim vitamin K dengan lembut setidaknya dua kali sehari.

  1. Krim Vitamin C

Vitamin C sudah dikenal luas sifat antiinflamasi yang dapat mempercepat penyembuhan luka. Oleh sebab itu, kamu bisa menggunakan gel, krim atau serum vitamin C untuk mengobati nyeri pada memar. Selain digunakan secara topikal, suplemen vitamin C juga tetap ampuh bekerja untuk meredakan nyeri.

Baca juga: Arti Warna Memar yang Tiba-Tiba Muncul di Tubuh

Itulah pilihan yang bisa kamu coba untuk meredakan nyeri pada memar. Jika nyeri yang kamu alami ternyata tidak kunjung membaik, segera periksakan ke dokter agar dapat ditangani lebih lanjut.

Sebelum mengunjungi rumah sakit, kamu bisa membuat janji dengan dokter terlebih dahulu melalui aplikasi Halodoc. Tinggal pilih dokter di rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan kamu lewat aplikasi.

 

Referensi :

Healthline. Diakses pada 2020. 10 Ways to Get Rid of Bruises
Wiley Online Library. Diakses pada 2020. Accelerated resolution of laser‐induced bruising with topical 20% arnica: a rater‐blinded randomized controlled trial
US National Library of Medicine National Institutes of Health. Diakses pada 2020. The effects of topical vitamin K on bruising after laser treatment