14 December 2017

4 Cara Menggendong Bayi yang Perlu Orang Tua Ketahui

4 Cara Menggendong Bayi yang Perlu Orang Tua Ketahui

Halodoc, Jakarta – Ketika sudah menikah, keinginan terbesar sepasang suami istri adalah memiliki momongan. Tentunya memiliki bayi merupakan hal yang menggembirakan. Bagi pasangan muda yang baru memiliki bayi ada beberapa hal yang seringkali membingungkan dalam hal mengurus buah hati. Salah satunya adalah bagaimana cara menggendong bayi baru lahir.

Bayi yang baru lahir memiliki kemampuan motorik dan otot leher yang masih lemah, sehingga ia belum mampu mengendalikan kepalanya, dan kamu perlu menggendongnya dengan hati-hati. Kamu sebagai orang tua tidak perlu terlalu khawatir. Karena wajar untuk pasangan muda yang merawat bayi baru lahir memerlukan waktu untuk belajar menggendong bayi.

Perlu diketahui menggendong bayi bisa menjadi salah satu cara untuk mempererat ikatan antara orang tua dan bayi. Yang perlu diperhatikan saat menggendong bayi baru lahir adalah untuk menopang kepala dan lehernya. Ketika bayi sudah mencapai usia 1-2 bulan, bayi baru bisa mengangkat kepala saat posisi tengkurap. Untuk lebih lengkapnya berikut beberapa cara menggendong bayi baru lahir yang benar:

Menimang
Menimang adalah cara yang paling banyak dipraktikkan oleh orang tua untuk menggendong bayi baru lahir. Caranya adalah ambil bayi yang sedang berbaring, lalu tempatkan salah satu tangan kamu di bawah leher dan kepalanya, sementara satu tangan lainnya berada di bagian bokongnya. Dengan cara berikut, kepala dan leher bayi seharusnya berada di lengan bagian dalam saat digendong. Kemudian angkat bayi dan pastikan posisi bayi sudah sesuai sehingga ia merasa nyaman. Kemudian lakukan gerakan mengayun perlahan.

Menggendong dengan Posisi Tengkurap
Menggendong dengan posisi bayi tengkurap bisa dilakukan ketika bayi rewel. Caranya adalah posisi bayi tengkurap, sementara bagian kepala dan leher berada di salah satu lengan bagian dalam dan ujung telapak tangan kamu menopang tubuh bayi bagian bawah. Jangan sampai wajah bayi tertutup. Pada posisi ini, kamu juga bisa menepuk punggung bayi dengan tangan yang lain.

Menggendong Sambil Memeluk
Menggendong sambil memeluk biasanya dilakukan setelah bayi selesai menyusui. Caranya gunakan salah satu tangan kamu untuk mengangkat kepala dan leher bayi, kemudian tangan satunya digunakan untuk menyangga bokongnya. Posisikan bayi kamu di dada. Dengan posisi ini bayi bisa merasa nyaman mendengarkan detak jantung kamu.

Menggendong untuk Menyusu
Cara terakhir yakni menggendong  untuk menyusui bisa kamu lakukan saat duduk maupun berdiri. Langkah pertama, letakkan tangan di bagian leher dan kepala bayi, kemudian tempatkan di lengan bagian dalam. Kamu bisa menggunakan bantuan bantal atau penyangga lain untuk menyesuaikan posisi yang nyaman untuk bayi. Untuk tangan yang satunya dipakai untuk menahan bagian bokongnya. Kemudian dekatkan bayi ke arah payudara untuk menyusui.


Itulah empat cara yang bisa kamu lakukan untuk menggendong bayi. Hal yang perlu diingat sebelum menggendong bayi, cucilah tangan atau gunakan cairan pembersih tangan untuk menghindarkan bayi dari infeksi, lantaran bayi baru lahir belum memiliki sistem imunitas yang sempurna. Dalam menggendong bayi juga hindari rasa ragu ataupun khawatir yang berlebihan, karena bisa membuat bayi tidak nyaman.

Bila ingin mengetahui informasi lain terkait dengan cara menggendong bayi, merawat bayi, maupun masalah kesehatan lainnya, kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc. Gunakan aplikasi Halodoc untuk menghubungi pilihan ribuan dokter ahli yang terpercaya melalui menu Contact Doctor dengan memilih metode chat, voice call, dan video call. Kamu juga bisa membeli obat atau vitamin melalui menu Pharmacy Delivery yang akan sampai hanya dalam 1 jam. Download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play.

BACA JUGA: SEGERA PUNYA BAYI, PILIH LAHIR NORMAL ATAU CAESAR?