4 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Babymoon

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
4 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Babymoon

Halodoc, Jakarta – Siapa bilang ibu tidak bisa jalan-jalan lagi saat hamil? Ibu masih bisa lho menikmati liburan berdua bersama pasangan sebelum si kecil lahir. Berlibur saat hamil ini sedang menjadi tren dan dikenal juga dengan sebutan babymoon. Selain menyenangkan, babymoon ini juga bermanfaat bagi ibu hamil. Tapi sebelum berlibur, yuk perhatikan hal-hal ini dulu, agar ibu dan janin tetap sehat, ya.

Babymoon disebut juga dengan "honeymoon kedua", karena inilah saat yang tepat bagi ibu dan pasangan untuk menikmati masa-masa romantis berdua sebelum berganti status orang tua. Ketika sang buah hati lahir sudah lahir ke dunia. pastinya fokus ibu dan pasangan akan tertuju kepada si kecil. Jadi, selagi masih berdua, nikmatilah masa-masa intim bersama pasangan dan pererat hubungan dengan Si Dia. Selain itu, babymoon juga sangat ampuh untuk menghilangkan stres yang ibu alami selama kehamilan. Jika memutuskan untuk babymoon, ada 5 hal yang harus ibu perhatikan:

1. Ketahui Waktu yang Tepat

Jika ingin melakukan perjalanan babymoon, menurut American College of Obstetrics and Gynecology, waktu teraman adalah pada saat trimester kedua. Ketika kehamilan sudah berusia 14-28 minggu, diperkirakan rasa mual yang sering terjadi di trimester pertama sudah membaik. Sedangkan jika melakukan babymoon di trimester ketiga, ibu akan mudah merasa lelah dan tidak memungkinkan untuk berjalan jauh. Ibu hamil juga akan lebih aman naik pesawat setelah memasukki trimester kedua kehamilan.

2. Pilih Destinasi Liburan dengan Bijak

Ketika memilih destinasi liburan, hindari tempat terlalu jauh, sehingga ibu harus duduk di dalam mobil atau pesawat selama lebih dari 8 jam. Sebaiknya pilihlah destinasi di dalam negeri saja agar ibu tidak kelelahan di dalam perjalanan. Selain itu, pilihlah juga tempat yang tenang dan tidak membutuhkan banyak usaha dan tenaga, seperti pantai, taman, candi dan lain-lain.   

Ketika mencari informasi tentang destinasi yang akan dituju, jangan lupa untuk mencari tahu lokasi fasilitas medis, seperti klinik atau rumah sakit di daerah tersebut dan bagaimana cara untuk menuju ke sana. Hal tersebut untuk berjaga-jaga seandainya saja ibu mengalami masalah tertentu.

3. Bicarakan Dulu Kepada Dokter

Bicarakan rencana babymoon ibu dan suami kepada dokter kandungan. Mintalah saran-saran kesehatan yang berguna untuk menjaga kondisi kehamilan ibu selama liburan, seperti hal-hal apa saja yang tidak boleh dilakukan, makanan apa saja yang seharusnya dihindari, atau perlukan mendapat vaksin tertentu sebelum berpergian.

4. Tips Aman Berkendara

Jika ibu dan suami berpergian dengan mengendarai mobil, ibu bisa memasang seatbelt dengan posisi tali berada di atas perut, sehingga tali seatbelt tidak menekan perut ibu. Selama berada di perjalanan, baik ibu berada di dalam pesawat maupun kereta, cobalah sesekali bangkit dan bergerak untuk membantu melancarkan peredaran darah. Selain itu, hindari menyilangkan kaki, ya, agar tidak terjadi kram atau pembekuan darah.

Jika ibu mengalami masalah atau gangguan kesehatan tertentu selama liburan, cobalah untuk menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc. Bicarakan keluhan ibu kepada dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja, dokter di Halodoc pun akan segera membantu ibu dengan memberi saran-saran kesehatan. Ibu juga bisa membeli produk kesehatan dan vitamin di Halodoc. Caranya sangat mudah, tinggal order lewat aplikasi, dan pesanan ibu akan diantar dalam satu jam. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.