21 February 2019

4 Jenis Pemeriksaan Fungsi Ginjal

fungsi ginjal, pemeriksaan fungsi ginjal

Halodoc, Jakarta - Ginjal merupakan sepasang organ yang terletak di belakang rongga perut dan berfungsi untuk membuang zat sisa serta kelebihan cairan dari dalam darah. Selain menjaga keseimbanagn cairan, ginjal juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan kadar mineral dalam tubuh, serta membantu proses pembentukan vitamin D, hormon yang mengatur tekanan darah, dan sel darah merah. Seseorang harus menjalani pemeriksaan fungsi ginjal untuk memastikan ginjalnya dalam keadaan baik-baik saja. Yuk, cari tahu beberapa jenis pemeriksaan fungsi ginjal.

Baca juga: Perlu Tahu, Ini Gunanya Tes Fungsi Ginjal

Pemeriksaan Fungsi Ginjal, Prosedur yang Seperti Apa?

Pemeriksaan fungsi ginjal merupakan prosedur pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui seberapa baik fungsi ginjal dalam bekerja. Prosedur ini juga akan mendeteksi adanya gangguan pada organ tersebut. Pada prosedur pemeriksaan ginjal ini, urine dan darah akan diambil dan diamati di laboratorium.

Indikasi Pemeriksaan Fungsi Ginjal

Pemeriksaan ini disarankan pada seseorang yang diduga mengidap gagal ginjal akut maupun gagal ginjal kronis. Gejala pada seseorang yang mengalami kerusakan ginjal, yaitu:

  • Mengalami kesulitan dan rasa nyeri saat buang air kecil.

  • Hematuria, yaitu adanya darah pada urine.

  • Urine berbusa.

  • Meningkatnya frekuensi buang air kecil dengan kurangnya produksi urine.

  • Edema, yaitu pembengkakan pada tangan dan kaki akibat adanya penumpukan cairan.

  • Mengalami sesak napas.

  • Tekanan darah tinggi.

  • Penurunan kesadaran atau pingsan.

  • Aritmia, yaitu gangguan pada detak jantung.

Selain seseorang yang mengalami kerusakan ginjal. Ada beberapa kondisi kesehatan yang diharuskan untuk menjalani pemeriksaan fungsi ginjal. Kondisi kesehatan tersebut, antara lain:

  • Penyakit jantung, yaitu kondisi ketika jantung mengalami gangguan, seperti gangguan pada pembuluh darah jantung, irama jantung, katup jantung, atau gangguan akibat bawaan lahir.

  • Diabetes.

  • Hipertensi atau tekanan darah tinggi.

  • Batu ginjal, yaitu gangguan pada saluran air kencing akibat adanya garam atau bahan kimia di dalam air kencing yang berbentuk kristal.

Baca juga: Bisakah Pemilik 1 Ginjal Hidup Normal?

Jenis-Jenis Pemeriksaan Fungsi Ginjal

Pemeriksaan fungsi ginjal ada yang dilakukan secara rutin, dan ada juga yang sifatnya hanya pemeriksaan tambahan. Beberapa jenis pemeriksaan fungsi ginjal, antara lain:

  1. Ureum atau blood urea nitrogen (BUN), yaitu tes yang digunakan untuk menentukan kadar urea nitrogen dalam darah yang merupakan sisa zat metabolisme protein, dan zat ini seharusnya dibuang melalui ginjal.

  2. Tes urine yang dilakukan untuk mengetahui adanya protein dan darah dalam urine yang menandakan adanya penurunan fungsi ginjal.

  3. Glomerulo filtration rate (GFR), yaitu tes yang digunakan untuk melihat kemampuan ginjal dalam menyaring zat sisa metabolisme dalam tubuh.

  4. Kreatinin darah, yaitu tes untuk menentukan kadar kreatinin dalam darah. Kreatinin merupakan zat sisa hasil pemecahan otot yang akan dibuang melalui ginjal. Kadar kreatinin yang tinggi dalam darah dapat menjadi tanda adanya gangguan pada ginjal.

Selain yang harus dilakukan secara rutin, ada beberapa tes tambahan yang harus dilakukan, seperti biopsi ginjal, tes kandungan albumin dalam darah, tes kandungan elektrolit dalam darah dan urine, dan sistoskopi atau ureteroskopi. Seseorang yang akan menjalani pemeriksaan fungsi ginjal biasanya akan diminta untuk menghentikan konsumsi obat-obatan tertentu agar hasil pemeriksaan ginjal tidak terpengaruh.

Baca juga: Cari Tahu Pentingnya Fungsi Ginjal bagi Tubuh

Jika kamu ingin melakukan tes ini, pastikan kamu sudah mengetahui dengan jelas apa saja tahapan-tahapan yang harus kamu jalani. Kamu bisa bertanya seputar prosedur ini dengan dokter ahli di aplikasi Halodoc, melalui Chat atau Voice/Video Call. Enggak hanya itu, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan. Tanpa perlu repot, pesanan kamu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!