4 Penyebab dan Cara Atasi Tangan Kram

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
4 Penyebab dan Cara Atasi Tangan Kram

Halodoc, Jakarta – Kram adalah pengerutan pada otot yang bisa muncul secara tiba-tiba dan menimbulkan rasa nyeri. Kondisi ini dapat berlangsung selama beberapa detik, menit, atau jam, tergantung lamanya otot berkontraksi. Selain kaki, tangan termasuk bagian tubuh yang paling sering mengalami kram. Cari tahu penyebab dan tips mengatasi tangan kram di sini, yuk.

Penyebab Tangan Kram

Dengan mengetahui penyebabnya, kamu bisa meminimalkan risiko kram pada tangan di masa mendatang. Apa saja sih penyebab tangan kram?

(Baca juga: Kram saat Tidur, Apa Penyebabnya?)

1. Dehidrasi

Dehidrasi dapat memicu kram otot. Sebab saat tubuh kekurangan cairan, sel-sel tubuh tidak dapat berkoordinasi dengan baik sehingga menyebabkan gangguan keseimbangan elektrolit yang mengatur kontraksi otot. Alhasil, kontraksi otot menjadi tidak sinkron dan menyebabkan kram otot, termasuk pada tangan.

2. Sirkulasi Tubuh Tidak Lancar

Kondisi ini terjadi saat tubuh tidak memiliki asupan darah yang cukup. Akibatnya, sirkulasi darah yang tidak lancar akan menghambat kerja sel hingga menyebabkan sel mati. Salah satu gejala yang dirasakan adalah kram otot, termasuk pada tangan, lengan, dan kaki.

3. Asupan Magnesium Rendah

Magnesium adalah salah satu jenis mineral penting bagi tubuh. Mineral ini berperan pada lebih dari 300 proses biologis yang terjadi pada tubuh, termasuk pada sistem pencernaan, komunikasi antar sel saraf, dan gerakan otot. Jika asupan magnesium di dalam tubuh tercukupi, mineral ini dapat membantu menjaga kekuatan dan merilekskan otot-otot tubuh. Jika tidak tercukupi, rendahnya asupan magnesium dapat menyebabkan kram pada tangan.

4. Kondisi Medis Tertentu

Beberapa kondisi medis dapat memicu terjadinya kram pada tangan, diantaranya :

  • Carpal tunnel syndrome (CTS), merupakan kondisi yang menyebabkan jari tangan mengalami sensasi kesemutan, nyeri, atau mati rasa.
  • Rheumatoid arthritis (RA) atau radang sendi adalah penyakit autoimun yang mengakibatkan peradangan pada sendi. Kondisi ini ditandai dengan kram pada tangan, kaki, lutut, dan bagian tubuh lainnya.
  • Stiff hand syndrome atau sindrom tangan kaku adalah komplikasi diabetes yang ditandai dengan kondisi tangan menebal dan bertekstur seperti lilin sehingga sulit untuk digerakkan.

Cara Mengatasi Tangan Kram

Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi tangan kram :

  • Istirahatkan tangan beberapa menit hingga kram mereda.
  • Pijat pada bagian tangan yang kram untuk melemaskan otot. Ini dilakukan untuk meregangkan otot di jari-jari tangan dan meningkatkan fleksibilitas otot-otot di tangan.
  • Perbanyak minum air putih, setidaknya 8 gelas sehari atau disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.
  • Konsumsi makanan kaya magnesium. Mineral ini bisa kamu peroleh dengan mengonsumsi alpukat, pisang, kacang-kacangan, ikan salmon, sayuran berdaun hijau tua (seperti bayam, brokoli, dan sawi), serta susu dan produk olahannya. Idealnya, asupan magnesium yang direkomendasikan untuk orang berusia lebih dari 19 tahun adalah 320-350 miligram.
  • Gunakan obat pereda nyeri atau rasa sakit jika kram yang dirasakan tidak segera reda.

Jika tips di atas belum berhasil mengatasi kram yang dirasakan, kamu perlu segera bicara dengan dokter. Sekarang, kamu bisa memanfaatkan fitur Contact Doctor di aplikasi Halodoc untuk mendapatkan rekomendasi saran dari dokter terpercaya tentang mengatasi tangan kram. Cukup download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play, lalu tanya dokter kapan saja dan dimana saja melalui Chat dan Voice/Video Call. Jadi, yuk gunakan aplikasi Halodoc sekarang juga!