21 December 2018

4 Perubahan Gaya Hidup untuk Pengidap Prediabetes

4 Perubahan Gaya Hidup untuk Pengidap Prediabetes

Halodoc, Jakarta - Jika nama diabetes mungkin sudah akrab di telinga, tahukah kamu tentang prediabetes? Seperti namanya, prediabetes atau pradiabetes adalah kondisi ketika kadar gula yang dimiliki seseorang lebih tinggi dari biasanya, tetapi belum bisa dikategorikan sebagai penyakit diabetes. Kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja, baik orang dewasa maupun anak-anak. Kondisi ini kemungkinan besar bisa berkembang menjadi diabetes tipe 2, jika tidak segera mengubah gaya hidup untuk menurunkan kadar gula dalam tubuh.

Berikut beberapa perubahan gaya hidup yang dapat dilakukan pengidap prediabetes:

1. Turunkan Berat Badan

Salah satu faktor risiko dari diabetes yang cukup besar adalah obesitas atau kelebihan berat badan. Oleh sebab itu, salah satu hal penting yang perlu dilakukan pengidap prediabetes jika tidak ingin mengalami diabetes tipe 2 adalah menurunkan berat badan. Bobot yang perlu diturunkan pun sebenarnya tidak banyak.

Menurunkan sekitar 7 persen dari total berat badan saja sudah bisa menurunkan risiko pengidap prediabetes untuk terkena diabetes tipe 2 sebanyak 58 persen. Tentu saja, diet yang disarankan dalam menurunkan berat badan adalah diet sehat rendah kalori, yang diimbangi dengan gaya hidup sehat lainnya seperti olahraga ringan yang dilakukan secara teratur.

2. Selalu Jaga Pola Makan Sehat

Selain menjaga berat badan ideal, hal lain yang juga penting untuk dijaga setiap harinya adalah pola makan sehat. Sebab, pola makan memegang peranan penting dalam mengendalikan gula darah pengidap prediabetes, agar tidak berkembang ke diabetes tipe 2. Jika kamu selama ini memiliki pola makan yang kurang sehat, cobalah untuk mengubah sedikit kebiasaan makan dengan mengurangi asupan karbohidrat sederhana seperti nasi putih, terigu, roti, atau mi, dengan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti gandum.

Perbanyak juga asupan sayur dan buah-buahan, daging-dagingan tanpa lemak, serta kurangi asupan gula dari makanan dan minuman yang biasa dikonsumsi sehari-hari. Selain itu, jika pengidap prediabetes memiliki kebiasaan buruk seperti mengonsumsi alkohol atau merokok, membatasi dan berhenti dari kebiasaan itu sebaiknya mulai dipertimbangkan.

3. Rutin Berolahraga Ringan

Olahraga yang dilakukan secara teratur dapat membantu mencegah kenaikan gula darah dan memacu tubuh untuk memproduksi insulin secara lebih efisien. Jenis olahraga yang disarankan bukanlah olahraga intensitas tinggi, melainkan olahraga ringan seperti jalan cepat selama 30 menit setiap hari. Jika masih dirasa sulit, kamu bisa memulainya dengan mengubah sedikit kebiasaan setiap harinya, seperti memilih tangga ketimbang elevator, atau memilih berjalan ketimbang naik kendaraan ketika ingin pergi ke tempat yang masih bisa ditempuh dengan berjalan kaki.

4. Jaga Kualitas Tidur

Prediabetes merupakan kondisi yang juga berkaitan erat dengan metabolisme tubuh. Masalahnya, kurang tidur dapat memicu berbagai hal buruk dalam tubuh, salah satunya adalah mengganggu metabolisme. Selain itu, orang yang memiliki kebiasaan tidur kurang dari 6 jam setiap malam, berisiko 4 kali lebih besar mengalami prediabetes, karena dapat menyebabkan resistensi insulin dan gula darah pun dapat melonjak di atas normal.

Itulah sedikit penjelasan tentang perubahan gaya hidup yang perlu dilakukan oleh pengidap prediabetes. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter pada aplikasi Halodoc, lewat fitur Contact Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan pun dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!

Baca juga: