16 November 2018

5 Kebiasaan Sepele Ini Menyebabkan Radang Usus Buntu

5 Kebiasaan Sepele Ini Menyebabkan Radang Usus Buntu

Halodoc, Jakarta - Terkadang karena begitu nikmatnya suatu makanan, seseorang bisa melupakan dampak kesehatan yang akan terjadi. Padahal kenikmatan yang dirasakan oleh lidah belum tentu memberikan manfaat untuk organ pencernaan di dalam tubuh. Salah satu penyakit yang dapat muncul dari kebiasaan makan yang kurang sehat adalah penyakit radang usus buntu.

Radang usus buntu dapat menyerang siapa saja. Peradangan tersebut akan menyerang usus buntu yang berbentuk kantong kecil tipis yang terhubung ke usus besar. Usus buntu adalah rumah bagi bakteri yang bermanfaat. Ketika organ ini terinfeksi atau tersumbat, bakteri berkembang biak dengan cepat, menyebabkan usus buntu membengkak dan terisi dengan nanah.

Nanah tersebut berisi cairan kental yang mengandung bakteri, sel-sel jaringan, dan mati saat sel darah putih melawan infeksi. Mereka yang mengalami radang usus buntu mengalami nyeri pada perut. Jika sudah parah, maka dokter melakukan pengangkatan usus buntu melalui operasi bedah. Pengangkatan usus buntu ini tidak perlu dikhawatirkan karena tidak akan mengganggu kondisi kesehatan.

Usus buntu kerap disebut sebagai penyakit yang muncul karena gaya hidup yang sembarangan saat mengonsumsi makanan. Berikut ini kebiasaan sepele yang ternyata malah menyebabkan radang usus buntu terjadi:

1. Sering Menahan Kentut

Kebiasaan yang sepele ini ternyata dapat memicu radang usus buntu. Alasannya adalah saat gas yang berada dalam saluran pencernaan ditahan, maka hal ini membuat dinding usus menjadi tipis sehingga risiko peradangan usus buntu menjadi lebih tinggi. Oleh karena itu, usahakan untuk segera mengeluarkan kentut.

2. Gemar Mengonsumsi Makanan yang Dibakar

Faktanya, makanan yang diolah menggunakan arang dan membuat bagian makanan tersebut tampak hitam adalah hal yang cukup berbahaya. Makanan yang dibakar mengandung zat karsinogen yang dapat memicu kanker serta gejala usus buntu. Beberapa makanan yang harus kamu hindari untuk dimakan terlalu sering antara lain sate, ayam bakar, atau ikan bakar.

3. Sering Makan Gorengan

Tidak hanya makanan yang dibakar, makanan yang digoreng memiliki kandungan zat karsinogen yang berbahaya bagi tubuh. Oleh sebab itu, sudah sejak lama para ahli gizi menyarankan untuk mengurangi makan gorengan atau menghentikannya. Alternatif yang lebih sehat adalah mengonsumsi makanan yang direbus atau dikukus.

4. Mengonsumsi Daging Kalengan

Faktanya bermacam jenis daging instan yang biasa ditemui di supermarket adalah pilihan yang buruk untuk dikonsumsi setiap hari. Daging instan lebih berbahaya dari bahan makanan yang tidak melalui proses pengawetan. Daging instan juga memiliki kandungan zat karsinogen yang dapat memicu radang usus buntu.

5. Jajan Sembarangan

Radang usus buntu bisa disebabkan karena adanya infeksi bakteri, misalnya bakteri jenis salmonella dan E. Coli bisa hidup di makanan yang kurang higienis. Oleh sebab itu, jika kamu terbiasa jajan makanan sembarangan, radang usus buntu lebih mudah menyerang.  Makanan yang dibiarkan banyak debu dan polusi mudah dihinggapi berbagai kuman dan bakteri yang dibawa oleh lalat.

Selain menghindari makanan-makanan pemicu radang usus buntu di atas, kamu perlu rutin mengecek kondisi kesehatan untuk mendeteksinya sedini mungkin. Kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk berdiskusi dengan dokter. Kamu bisa menggunakan layanan Contact Doctor dan berbicara dengan dokter melalui pilihan komunikasi Chat, dan Voice/Video Call. Segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga.

Baca juga: