5 Penyebab Sakit Pinggang Belakang yang Sering Disepelekan

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
sakit pinggang belakang

Halodoc, Jakarta - Sakit pinggang belakang adalah salah satu penyebab umum orang dewasa mengunjungi dokter. Menurut National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS), sakit pinggang adalah penyebab umum yang membuat seseorang memiliki hambatan untuk bekerja.

Sebagian besar sakit pinggang terjadi akibat cedera, seperti keseleo otot atau ketegangan akibat gerakan tiba-tiba atau mekanisme tubuh yang buruk saat mengangkat benda berat. Tidak hanya  itu, beberapa penyakit bisa menyebabkan sakit pinggang belakang, seperti: 

  • Kanker sumsum tulang belakang;
  • Cakram pecah atau herniasi;
  • Linu panggul;
  • Radang sendi;
  • Infeksi ginjal;
  • Infeksi tulang belakang.

Sakit pinggang akut dapat berlangsung dari beberapa hari hingga beberapa minggu, sedangkan sakit pinggang kronis adalah nyeri yang berlangsung lebih dari tiga bulan.

Segera periksakan diri ke rumah sakit jika kamu merasa sakit pinggang belakang yang dialami sudah mengganggu aktivitas. Tidak perlu repot, kini kamu bisa buat janji dengan dokter di rumah sakit terdekat hanya melalui Halodoc

Baca juga: 5 Kebiasaan Buruk Ini yang Picu Sakit Punggung Belakang

Penyebab Sakit Pinggang Belakang yang Disepelekan

Tidak hanya karena penyakit, beberapa kebiasaan sepele bisa sebabkan seseorang alami sakit pinggang belakang, di antaranya:

  • Salah Posisi Tidur. Hal pertama yang sering menjadi penyebab dari munculnya gangguan di bagian pinggang adalah posisi tidur yang salah. Situasi ini bisa terjadi dan sering tidak disadari. Sebelum kondisi semakin parah, maka ada baiknya untuk mengambil posisi tidur yang nyaman sebelum tidur. Posisi tidur yang salah memicu sakit pinggang belakang. Untuk mengatasinya, kamu bisa berbaring telentang dengan punggung lurus di atas kasur. Letakkan bantal tipis di bawah kepala dan di bawah lutut untuk mengurangi ketegangan pada leher dan punggung bawah. Jika merasa kesulitan untuk telentang, kamu bisa tidur telungkup dengan menempatkan bantal tipis di bawah pinggul untuk mengurangi tekanan pada tulang belakang. 

  • Kasur Terlalu Keras. Tidak hanya posisi tidur, tempat tidur yang kurang nyaman seperti yang terlalu keras memicu sakit pinggang. Itulah kenapa pemilihan kasur yang tepat dan nyaman menjadi penting dilakukan untuk mencegah sakit pinggang belakang.

Baca juga: 8 Cara Simple Hindari Sakit Punggung

  • Salah Bantal. Ketika sakit pinggang belakang terjadi, kemungkinan besar penyebabnya bukan hanya posisi tidur dan kasur keras, melainkan juga penggunaan bantal yang salah. Bantal yang cocok untuk digunakan adalah yang bantal yang mendukung pada bagian kurva tulang belakang hingga leher. Jika kamu menggunakan bantal yang kurang nyaman, segera ganti dengan bahan yang terbuat dari viskoelastik atau bantal isi ulang air. 

  • Kegemukan. Tidak hanya faktor eksternal, faktor internal seperti kegemukan dapat menjadi alasan seseorang alami sakit pinggang belakang. Alasannya, berat badan berlebih memberikan tekanan yang lebih berat pada tubuh, sehingga memicu sakit pinggang.

  • Otot Tegang. Ketika tubuh melakukan gerakan yang tidak biasa dilakukan, ketegangan otot mungkin terjadi karena tertariknya otot ligamen. Pada tingkat yang parah, ligamen dan otot bisa saja robek dan menyebabkan sakit pinggang belakang. Kondisi ini bisa terjadi karena beberapa kondisi, antara lain posisi duduk atau berdiri yang kurang tepat, tidak pemanasan sebelum olahraga, dan posisi yang salah (membungkuk) saat mengangkat benda berat. Oleh karena itu, posisi membungkuk menambah beban dan regangan pada tulang belakang, sehingga memicu sakit pinggang.

Pada banyak kasus, kondisi di atas sering dikaitkan dengan perubahan yang berkaitan dengan penuaan. Jadi, perhatikan setiap kebiasaan yang kamu lakukan agar terhindar dari sakit pinggang belakang.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. What You Should Know About Low Back Pain.
Spine Health. Diakses pada 2019. Causes of Lower Back Pain.