• Home
  • /
  • Kecanduan Media Sosial? Begini Tips Ampuh Mengatasinya

Kecanduan Media Sosial? Begini Tips Ampuh Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Kecanduan Media Sosial? Begini Tips Ampuh Mengatasinya

Halodoc, Jakarta - Berbicara kencanduan media sosial, ada satu candaan yang mungkin pernah kamu dengar. Katanya generasi media sosial takut ditelepon atau mengangkat telepon. Mereka lebih gemar menggunakan kelincahan jemarinya di layar smartphones, alias chatting.

Sebenarnya memang tak bisa dimungkiri kalau teknologi dan media sosial telah merevolusi cara manusia berkomunikasi dan bersosialisasi. Hal yang perlu diingat, platform media sosial ini enggak cuma digunakan oleh generasi milenial saja.

Sebut saja Facebook, Twitter, hingga Instagram, yang penggunanya mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Bahkan, ada pula mereka yang telah berusia di atas 50 tahun aktif menggunakan media sosial di atas. Ada yang salah? Enggak kok.

Hanya saja, mesti bijak dalam menggunakan media sosial. Sebab, enggak sedikit orang-orang yang kecanduan media sosial hingga menimbulkan berbagai masalah dalam kehidupannya.

Mulai dari membuat tidak percaya diri, kencenderungan membandingkan diri dengan orang lain, hingga depresi. Lalu, bagaimana sih cara mengatasi kecanduan media sosial?

Baca juga: Kecanduan Media Sosial? Hati-hati Oversharing

  1. Perbanyak Sosialisasi di Kehidupan Nyata

Sebenarnya memang tak ada salahnya berkomunikasi via media sosial yang menyediakan fitur seperti FaceTime. Namun, bila cara berkomunikasi seperti ini yang sering kamu pilih, ada baiknya untuk berpikir ulang. Sekali lagi, enggak ada salahnya kok menggunakan fitur seperti FaceTime. Akan tetapi, lebih baik berhubungan secara face to face, bukan? Sebab bersosialisasi dalam kehidupan nyata jauh lebih memiliki banyak manfaat, lho.

Ketika kamu berhadapan dengan seseorang secara langsung, tak ada tembok besar yang memisahkan kamu dan lawan bicaranya. Dengan begitu, kalian berdua bisa berkomunikasi lebih intim, bebas, dan pastinya lebih menyenangkan.

  1. Cari Kegiatan Lain

Bila sudah merasa kecanduan media sosial, segeralah cari kegiatan lainnya yang bermanfaat. Tujuannya untuk mengurangi intensitas untuk berselancar di dunia maya tersebut. Semakin sibuk dirimu menghabiskan waktu di kegiatan lain, maka waktu untuk terpaku pada media sosial pun akan semakin minim.

Kegiatan seperti apa yang bisa dicoba? Banyak kok, kamu bisa mengalihkan perhatian pada olahraga atau sekadar berkumpul bersama keluarga atau teman-teman terdekat.

Tak cuma itu saja, kamu juga bisa mencoba hobi atau aktivitas baru yang menyenangkan bersama teman-teman. Ingat, menghabiskan waktu berjam-jam di dunia maya, bisa membuatmu bergantung pada teknologi dan kurang bersosialisasi.

  1. Fokus pada Orang di Sekeliling

Untuk mengatasi kecanduan media sosial, cobalah mulai dengan satu hal yang sederhana. Misalnya, fokuskanlah dirimu terhadap temen atau keluarga ketika sedang menghabiskan waktu bersama. Pendek kata, simpan rapat-rapat smartphone-mu di tas atau tempat lainnya. Ingat, yang mereka butuhkan bukan sekadar kehadiranmu, tetapi juga energi positif yang kamu berikan terhadap mereka.

Coba bayangkan, seperti apa rasanya ngobrol dengan seseorang yang asyik memainkan media sosial di gadgetnya? Menjengkelkan, bukan? Oleh sebab itu, bila kamu tak ingin diperlakukan seperti itu, cobalah hargai lawan bicaramu dengan memfokuskan segala perhatianmu pada dirinya.

  1. Gunakan Secara Bijak

Menggunakan smartphone secara bijak bisa menjadi cara efektif untuk mengatasi kecanduan media sosial. Ketika menggunakannya dengan bijak, ada manfaat lainnya yang bisa kamu dapatkan dari media sosial. Enggak cuma itu, kamu juga bisa merasa lebih nyaman bila menggunakan media sosial dengan cerdas. Ingat, bagaimana media sosial berdampak itu bergantung bagaimana dirimu menggunakannya.

Misalnya, sebenarnya enggak perlu memiliki semua jenis media sosial. Alternatifnya, kamu bisa kok untuk aktif di media sosial yang memang sering kamu gunakan. Sebab, semakin banyak media sosial yang kamu miliki, akhirnya semakin banyak pula waktu yang akan dihabiskan di dunia maya.

  1. Selalu Batasi Penggunaannya

Hal yang satu ini bisa menjadi cara terampuh agar terhindar dari kecanduan media sosial. Cobalah batasi waktu yang kamu habiskan di media sosial tiap harinya. Kamu bisa kok menggunakan alarm atau stopwatch untuk mengontrol pengunaan media sosial. Ketika dirimu sudah terbiasa membatasi waktu menggunakan media sosial, maka kecanduan media sosial pun bisa diredam.

Baca juga: Dampak Media Sosial Terhadap Body Image

  1. Matikan Notifikasinya

Cara yang satu ini juga enggak kalah ampuh untuk mencegah kencanduan media sosial. Dengan mematikan notifikasi, dirimu akan lebih fokus mengerjakan tugas atau hal lainnya yang sedang kamu kerjakan.

Baca juga: 5 Bahaya Media Sosial Bagi Kesehatan Mental

Kenali Kencanduan Media Sosial

Pertanyaannya, bagaimana sih cara mengenali kalau kita tengah berada dalam kondisi kecanduan media sosial? Setidaknya ada beberapa pertanyaan yang bisa digunakan sebagai alat ukurnya. Nah, berikut beberapa pertanyaannya menurut ahli dalam Addiction Center.

  • Apakah kamu menghabiskan banyak waktu memikirkan media sosial atau berencana menggunakan media sosial?

  • Apakah kamu merasa semakin terdorong untuk menggunakan media lagi dan lagi?

  • Apakah kamu menggunakan media sosial untuk melupakan masalah pribadi?

  • Apakah kamu sering mencoba mengurangi penggunaan media sosial tetapi tidak berhasil?

  • Apakah kamu menjadi gelisah bila tidak dapat menggunakan media sosial?

  • Apakah kamu penggunakan media sosial berdampak negatif pada pekerjaan atau kegiatan bejalar?

    Jika menjawab "ya" lebih dari tiga pertanyaan ini di atas, maka kemungkinannya kamu sedang mengembangkan kencanduan media sosial.

Nah, sebagai tindakan pencegahan, kamu bisa kok melakukan detoksifikasi digital. Tujuannya untuk mengurangi waktu dalam menggunakan perangkat elektronik seperti smartphone atau komputer. Kamu bisa kok bertanya langsung pada psikolog atau dokter melalui aplikasi Halodoc, mengenai kencanduan media sosial dan detoksifikasi digital.

Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Addiction Center. Diakses pada 2020. Social Media Addiction.
Psychology Today. Diakses pada 2020. The Healthy Use of Social Media.
Web MD. Diakses pada 2020. Stop Hiding Behind Social Media.