18 December 2018

6 Cara Mengatasi Kekurangan Hormon Testosteron pada Pria

6 Cara Mengatasi Kekurangan Hormon Testosteron pada Pria

Halodoc, Jakarta - Hormon testosteron merupakan salah satu hormon yang memiliki peranan besar bagi tubuh, terutama pria. Jika selama ini kamu mungkin menganggap hormon ini hanya sebagai hormon peningkat gairah seksual, anggapan tersebut tidak bisa dianggap salah, tetapi tidak sepenuhnya benar. Sebab, hormon testosteron juga memiliki banyak peranan lain bagi tubuh, seperti dalam proses metabolisme, hingga pembentukan otot.

Satu hal yang perlu diketahui, bahwa hormon yang identik dengan pria ini juga ternyata dimiliki oleh wanita, lho. Hanya saja, jumlah hormon testosteron pada wanita lebih sedikit, dan hanya berfokus untuk menjaga kualitas massa otot dan aktivitas seksual. Hal ini dikarenakan tubuh wanita memerlukan testosteron dengan jumlah yang seimbang dengan jumlah hormon progesteron dan estrogen.

Sementara itu, hormon testosteron pada pria memiliki fungsi yang amat penting, karena berkaitan dengan fungsi pembentukan energi, otot, hingga kesuburan. Hormon ini juga berperan sebagai penunjang kesehatan tubuh, seperti mencegah terjadinya berbagai masalah kesehatan serius, seperti diabetes, kolesterol, dan jantung.

Mengingat peranannya yang begitu besar, kadar testosteron dalam tubuh pun perlu dijaga. Seiring bertambahnya usia, kadar hormon testosteron dalam tubuh memang akan menurun. Namun, kadar hormon ini juga dapat ditingkatkan dengan menjalankan gaya hidup sehat, dan mengikuti cara-cara berikut.

1. Latihan Fisik secara Konsisten

Melakukan aktivitas yang berfokus pada adrenalin, dengan tujuan memberikan tekanan di bagian otot tubuh dan membantu kinerja organ jantung, dapat membantu menstimulasi tubuh agar memproduksi hormon testosteron lebih banyak. Hal ini dikarenakan ada kaitan antara hormon adrenalin dengan testosteron dalam pembentukan sel otot tubuh.

Kamu dapat memilih jenis latihan fisik yang bersifat high intensity interval training (HIIT), seperti angkat beban. Jenis olahraga ini dipercaya dapat dijadikan pilihan terbaik dalam meningkatkan kadar hormon testosteron.

2. Tingkatkan  Kualitas dan Kuantitas Tidur

Selain pembentukan otot, hormon testosteron juga berhubungan dengan sistem metabolisme tubuh. Itulah mengapa mereka yang memiliki waktu dan kualitas tidur yang kurang, biasanya mengalami gangguan pada fungsi metabolisme, dan kadar testosteron. Oleh karena itu, penting untuk mencukupi kebutuhan istirahat, untuk menjaga sistem metabolisme tubuh tetap aktif, sehingga mampu menunjang kinerja hormon testosteron.

3. Banyak Mengonsumsi Kacang-Kacangan

Orang yang sering mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh tunggal, seperti yang ditemukan dalam kacang-kacangan, memiliki kadar testosteron lebih banyak, dibanding mereka yang tidak. Oleh karena itu, cobalah untuk memperbanyak konsumsi kacang-kacangan seperti kacang tanah, almond, atau walnut, jika ingin meningkatkan hormon testosteron dalam tubuh.

4. Kelola Stres

Kondisi stres yang dipicu oleh naiknya hormon kortisol, dapat menurunkan kualitas testosteron dalam tubuh. Oleh sebab itu, cobalah untuk mulai mengelola stres, dengan cara menyediakan waktu untuk melakukan hal-hal menyenangkan yang dapat membangkitkan suasana hati, misalnya.

5. Konsumsi Telur secara Teratur

Pasti sudah banyak dengar dong kalau telur termasuk makanan super yang kaya akan manfaat. Bahkan, telur nyatanya juga menjadi bahan penting untuk memproduksi testosteron dalam tubuh. Hal ini dikarenakan kuning telur yang mengandung banyak kadar kolesterol tinggi atau HDL, dapat membantu proses produksi testosteron.

6. Banyak Minum Kopi

Terbiasa mengonsumsi kopi secara teratur? Kabar baik untuk kamu, karena kafein juga bagus dalam menjaga kadar testosteron, lho. Studi dari Harvard School of Public Health menemukan orang yang mengonsumsi lima cangkir kopi sehari selama sebulan bisa meningkatkan testosteron dalam tubuh. Tapi ingat ya, nggak semua orang bisa banyak mengonsumsi kopi, jadi cobalah untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu ke dokter.

Itulah sedikit penjelasan tentang cara mengatasi kekurangan hormon testosteron pada pria. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter pada aplikasi Halodoc, lewat fitur Contact Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan pun dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!

Baca juga: