06 November 2018

6 Cara Mengatasi Sakit Kepala Tegang

Sakit Kepala Tegang

Halodoc, Jakarta - Saat pikiran dipenuhi berbagai masalah atau pekerjaan yang terlalu menumpuk, tentu kamu pernah mengalami sakit kepala tegang. Sakit kepala tegang (Tension Headache) adalah jenis sakit kepala yang paling sering dijumpai. Biasanya, pengidap sakit kepala jenis ini akan merasakan nyeri dan tekanan di bagian belakang kepala, kanan, dan kiri dahi, leher, dan belakang bola mata.

Sakit kepala tegang atau tension headache dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu:

  1. Sakit kepala tegang episodik. Ini merupakan kondisi sakit kepala ketika pengidapnya akan merasakan nyeri konstan yang ringan hingga sedang. Sakit kepala ini dapat berlangsung singkat (sekitar 30 menit) maupun dalam waktu lama (berhari-hari). Sakit kepala episodik umumnya terjadi secara bertahap dan lebih sering menyerang pada siang hari.

  2. Sakit kepala tegang kronis. Sakit kepala ini digambarkan sebagai sakit berdenyut yang menyerang bagian atas, depan, dan kedua sisi kepala. Rasa sakit dapat hilang dan timbul dalam jangka waktu lama.

Saat kamu mengalami sakit kepala tegang, kamu dapat mengatasinya dengan cara-cara berikut:

1. Memijat Pelipis dan Melakukan Peregangan Kecil

Saat sakit kepala tegang terjadi ketika bekerja, tentu akan mengganggu fokus kamu. Sebaiknya luangkan waktu beberapa menit untuk memijat area pelipis dan melakukan peregangan kecil, agar otot-otot kamu mengalami relaksasi dan kamu dapat kembali bekerja dengan tegang. Lakukan pula terhadap otot-otot yang kamu rasa tegang, misalnya leher dan tangan.

2. Istirahat di Ruangan Gelap dan Tenang

Beristirahat sambil menutup mata di ruangan yang gelap dan sunyi dapat membantu meredakan sakit kepala, karena umumnya sakit kepala peka terhadap cahaya dan suara. Di kegelapan, biarkan otot-otot yang tegang rileks dengan sendirinya. Kamu juga dapat menikmati suasana ini sambil mendengarkan musik yang tenang atau yang biasa digunakan untuk meditasi. 

3. Kompres dengan Air Panas atau Es Batu

Cara ini umum dan sering dilakukan orangtua kamu saat kecil dulu. Cara ini cukup berpengaruh. Coba saja gunakan kompresan air panas untuk merelaksasi area bahu dan leher. Cara ini dapat meredakan sakit kepalamu. Untuk sakit kepala berdenyut, gunakan es batu yang dibalut dengan handuk, kemudian tempelkan pada dahi dan pelipis.

4. Minum Air Jahe

Minum air jahe dianjurkan untuk menghilangkan rasa nyeri pada bagian kepala. Tanaman herbal ini dapat kamu kombinasikan dengan bahan alami lainnya, biasanya dengan campuran madu, lemon, kayu manis, daun serai, dan buka pekak. Minum air jahe ini selagi hangat.

Perlu kamu ketahui bahwa hawa panas dalam kandungan jahe dapat berbahaya jika kamu mengalami hipertensi dan sakit kepala tegang. Minuman ini dapat menaikkan tekanan darah dalam tubuhmu.

5. Minum Kopi Secukupnya

Mungkin terasa aneh, karena kadang-kadang kopi juga menyebabkan sakit kepala. Namun menurut para ahli, kandungan kafein dapat menenangkan sistem saraf yang tegang. Namun tidak dalam jumlah banyak, cukup satu gelas untuk meredakan sakit kepala.

6. Mengonsumsi Kentang Rebus

Menurut seorang ahli vitamin, dr. George Obikoya, kalium dapat menjadi pereda nyeri alami, termasuk sakit kepala. Kekurangan kalium dapat menyebabkan sakit kepala atau keluhan lainnya. Kentang mengandung kalium yang tinggi, sehingga baik untuk meredakan sakit kepalamu. Sebaiknya konsumsi kentang yang direbus, bukan digoreng.

Itulah beberapa cara sederhana yang dapat kamu lakukan ketika mengalami sakit kepala tegang. Jika kamu masih memiliki pertanyaan seputar sakit kepala tegang, tidak ada salahnya untuk melakukan tanya jawab dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Kamu juga bisa membeli obat di Halodoc. Obat pensananmu akan langsung diantarkan ke alamat kamu dalam waktu satu jam, lho. Yuk, buruan download aplikasinya sekarang di App Store dan Google Play!

Baca juga: