26 October 2018

6 Fakta yang Perlu Diketahui Tentang Flu Singapura

6 fakta yang perlu diketahui tentang flu singapura

Halodoc, Jakarta – Flu Singapura sering disalahpahami sebagai penyakit cacar karena memiliki gejala yang sama dengan cacar air. Namun sebenarnya, flu Singapura berbeda dengan penyakit cacar air. Flu Singapura adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini dikenal sebagai HFMD atau Hand Foot and Mouth Disease karena flu Singapura menyerang bagian tangan, kaki, ataupun mulut. Penanganan sejak dini dibutuhkan untuk membantu meredakan gejala dari flu Singapura, penanganan yang lambat membuat virus masuk ke seluruh tubuh pengidapnya.

Kenali dengan baik flu Singapura, agar kamu mengerti penanganan penyakit ini sejak dini. Berikut ini fakta mengenai penyakit flu Singapura yang harus kamu ketahui:

1. Timbul Ruam dan Lenting sebagai Gejala

Saat kamu mengalami flu Singapura, gejala yang umum terjadi adalah timbulnya ruam pada beberapa bagian tubuh dan lenting seperti cacar air. Ini yang menyebabkan flu Singapura sering dinilai serupa dengan penyakit cacar air. Biasanya, lenting air dan ruam pada bagian kulit, jika didiamkan menjadi luka atau blister. Sebaiknya jaga kebersihan tubuh agar tidak menularkan pada orang lain atau menjaga kesehatan agar semakin membaik.

2. Masa Inkubasi Virus Flu Singapura

Masa inkubasi virus flu Singapura berlangsung selama 3-6 hari sebelum memunculkan gejala-gejala yang menjadi tanda awal penyakit flu Singapura. Tidak hanya itu, biasanya pengidap akan mengalami demam tinggi terlebih dahulu.

3. Flu Singapura Banyak Menyerang Anak Kecil

Flu Singapura banyak menyerang anak kecil di rentang usia 2 hingga 5 tahun. Hal ini terjadi karena kekebalan tubuh yang dimiliki oleh anak kecil masih lemah sehingga mudah bagi virus flu Singapura menjangkit anak kecil. Namun, tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga mengalami penyakit flu Singapura. Apalagi jika dalam lingkungan kamu ada yang mengidap flu Singapura.

4. Flu Singapura Mudah Menular

Penyakit yang disebabkan oleh virus-virus dari keluarga enterovirus ini mudah menular pada orang lain. Penularan dari penyakit ini mirip dengan virus influenza yaitu kontak langsung dengan pengidap. Ketika pengidap bersin, bernapas, batuk, maupun pilek tentu virus flu Singapura mudah berpindah pada seseorang yang memiliki kekebalan tubuh kurang optimal. Virus flu Singapura juga dapat ditularkan melalui lalat atau nyamuk. Tidak ada salahnya menjaga kebersihan lingkungan dan juga tubuh kamu.

5. Flu Singapura Termasuk Penyakit Ringan

Meskipun penyakit flu Singapura ini termasuk penyakit yang ringan, namun flu Singapura cepat menular. Penanganan terhadap pengidap flu Singapura harus diberikan dengan cepat. Kamu dapat melakukan perawatan sendiri untuk menurunkan gejala flu Singapura. Caranya adalah istirahat yang cukup, mengonsumsi minuman dingin atau segar untuk menghilangkan gejala yang menyebabkan tenggorokan menjadi nyeri. Flu Singapura bisa menyebabkan kamu susah menelan, sehingga jangan lupa untuk mengonsumsi makanan yang lunak.

6. Flu Singapura Menyebabkan Dehidrasi

Luka yang muncul pada rongga mulut membuat kamu kehilangan nafsu makan maupun minum. Hal ini dapat memicu pengidap mengalami dehidrasi. Minum air putih yang banyak untuk mencukupi kebutuhan air dalam tubuh agar kamu tidak dehidrasi.

Jika kamu memiliki keluhan terhadap kesehatan kamu, tidak ada salahnya untuk gunakan aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play!

Baca juga: