04 December 2017

6 Kebiasaan Ini Buat Kesuburan Pria Menurun

6 Kebiasaan Ini Buat Kesuburan Pria Menurun

Halodoc, Jakarta - Saat pasangan tengah merencanakan kehamilan, menghitung masa subur calon ibu adalah hal yang tak boleh dilewatkan. Sebab hal itu akan meningkatkan peluang kehamilan. Namun ternyata, bukan hanya wanita saja, kesuburan pria pun juga harus diperhitungkan.

Sama halnya dengan wanita, saat tingkat kesuburan pria rendah maka tingkat keberhasilan pembuahan pun akan menurun. Pada pria, tingkat kesuburan tidak bisa diperhitungkan melalui tanggal seperti pada wanita. Untuk itu penting bagi pria menjaga tingkat kesuburan dan kualitas sperma. Dan tahukah kamu kalau ada banyak kebiasaan sehari-hari yang dapat menyebabkan kesuburan pria menurun. Apa saja?

       1. Kurang Tidur

Salah satu kebiasaan yang dapat menyebabkan kesuburan pria menurun adalah kurang tidur di malam hari alias begadang. Pasalnya saat seorang pria kurang tidur, maka kualitas sperma juga akan ikut menurun.

Sebuah penelitian menyebut bahwa pria yang tidur kurang dari enam jam dalam satu hari mengalami penurunan kesuburan hingga 31 persen. Namun hal ini tidak ditemukan pada pria yang tidur 7-8 jam setiap malam. Hal ini terjadi karena saat kurang tidur, tubuh akan mengalami penurunan produksi hormon testosteron. Hormon ini berperan penting pada pembentukan sperma.

Kendati demikian, bukan berarti pria harus tidur terus untuk meningkatkan kesuburan. Sebab terlalu banyak tidur juga tak baik. Pria yang tidur lebih dari sembilan jam per malam juga menunjukkan masalah kesuburan. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa durasi tidur yang ideal adalah sekitar 7-8 jam setiap malam.

       2. Makan Daging

Salah memilih makanan juga bisa menjadi penyebab menurunnya tingkat kesuburan pria. Daging olahan adalah salah satu jenis makanan yang dapat menyebabkan kesuburan menurun. Alasannya karena daging olahan dapat menurunkan produksi testosteron.

Daripada daging olahan, pria dianjurkan untuk lebih banyak mengonsumsi ikan. Karena ikan mengandung asam lemak omega 3 yang telah terbukti baik untuk kesehatan sperma. Kualitas sperma pun akan meningkat saat pria rutin mengonsumsi ikan. Dan penelitian dari Harvard menyebut kualitas sperma terlihat lebih baik pada pria yang rajin mengkonsumsi ikan tuna atau salmon.

       3. Minuman Bersoda

Minuman bersoda memiliki kandungan gula yang tinggi dan dapat menyebabkan resistensi insulin. Dan kondisi ini ternyata juga akan memengaruhi sperma. Menurut jurnal Human Reproduction, satu kaleng soda sehari bisa merusak sperma. Kemampuan sperma untuk bergerak akan berkurang.

Selain itu, kebiasaan minum soda juga dapat membuat bobot badan naik. Banyak orang percaya bahwa pria yang mengalami kegemukan cenderung akan merasakan masalah kesuburan pula.

       4. Stres

Sebuah penelitian yang dilakukan peneliti dari Columbia University menyebut bahwa stres yang berlebih dapat mengganggu hormon reproduksi. Tentunya hal ini juga berhubugan dengan tingkat kesuburan. Bahkan saat seorang pria telah menjalankan pola hidup sehat dan makan teratur, kesuburan tetap akan terganggu jika tetap merasakan stres.

       5. Menyimpan Ponsel di Saku

Kebiasaan meletakkan ponsel di saku celana dapat mengurangi jumlah sperma secara siginifikan. Padahal, saku celana adalah tempat paling sering dan paling digemari untuk meletakkan ponsel. Namun hal itu ternyata berbahaya dan akan berdampak buruk.

Terlalu sering menyimpan ponsel di saku celana dapat membuat paparan radiasi ponsel menghambat pergerakan sperma. Selain itu, panas dari ponsel juga akan meningkatkan suhu pada skrotum dan mengganggu produksi sperma. Telah banyak penelitian yang mengungkapkan fakta ini.

       6. Konsumsi Alkohol

Terlalu banyak mengonsumsi minuman beralkohol akan merusak kesuburan pria. Periset dari Denmark menyebut bahwa minum 25 gelas minuman beralkohol dalam seminggu bisa menurunkan kualitas sperma.

Studi ini menemukan bahwa penurunan sperma sebanyak 33 persen hingga 51 persen bisa terjadi saat pria meminum sekitar 40 gelas alkohol dalam satu minggu.

Untuk memastikan kesuburan terjaga, pastikan untuk menghindari kebiasaan-kebiasaan di atas. Namun jika masalah masih tak juga terselesaikan, segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Atau kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk meminta saran dari dokter. Di Halodoc, dokter bisa dihubungi selama 24 jam lewat Voice/Video Call dan Chat. Membeli produk kesehatan pun sangat mudah di Halodoc. Pesanan akan diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Ayo, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play.