23 July 2018

6 Manfaat Terong untuk Kesehatan

Manfaat terong untuk kesehatan

Halodoc, Jakarta – Terong adalah jenis buah-buahan yang banyak diolah sebagai sayur atau lauk. Meski tak semua orang menyukainya, terong ternyata punya banyak manfaat untuk kesehatan, lho.

Baca juga: 7 Macam Lalapan dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Terong mengandung banyak nutrisi. Antara lain serat, asam folat, potasium, mangan, vitamin C, vitamin K, vitamin B6, fosfor, tembaga, thiamin, niacin, magnesium, dan asam pantotenat. Dengan nutrisi tersebut, para ahli percaya bahwa terong punya banyak manfaat untuk kesehatan.

Manfaat Terong untuk Kesehatan

1. Menjaga Berat Badan

Terong kaya akan serat dan rendah kalori. Itu sebabnya, terong bisa menjadi alternatif makanan yang bisa dikonsumsi untuk menjaga berat badan, termasuk membantu penurunan berat badan.

2. Menjaga Kadar Gula Darah

Mengonsumsi terong juga bisa menjaga kadar gula darah dalam tubuh. Ini karena terong mengandung banyak serat, yaitu zat gizi yang bisa menurunkan kadar gula darah dengan memperlambat laju pencernaan dan penyerapan gula dalam tubuh. Dampaknya, penyerapan gula darah menjadi lambat dan membuat kadar gula darah menjadi lebih stabil.

3. Menjaga Kesehatan Jantung

Mengonsumsi terong juga bisa membantu menjaga kesehatan jantung. Hal ini disebutkan dalam sebuah studi yang dipublikasikan dalam The American Journal of Clinical Nutrition pada 2012. Studi tersebut menyebutkan, antosianin dalam terong bisa melindungi jantung, sehingga mencegah terjadinya penyakit jantung. Zat ini juga bisa menurunkan tekanan darah, sehingga mencegah terjadinya tekanan darah tinggi (hipertensi)

4. Mengendalikan Kadar Kolesterol

Selain tidak mengandung kolesterol. Terong juga kaya akan senyawa asam klorogenat. Senyawa inilah yang terbukti mampu menurunkan berat badan, termasuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh (low density lipoprotein/ LDL). Dampaknya, mengonsumsi terong secara rutin bisa menurunkan risiko penyakit jantung. 

5. Mencegah Kanker

Terong mengandung polifenol, antosianin, dan asam klorogenat. Kandungan inilah yang dipercaya bisa mencegah pertumbuhan tumor dan menghentikan penyebaran sel kanker dalam tubuh. Alasannya karena ketiga zat tersebut bisa memicu produksi enzim yang berperan untuk membuang racun dan membunuh sel kanker. Selain itu, asam klorogenat bersifat antimutagen yang bisa melawan terjadinya mutasi gen penyebab kanker.

6. Melindungi Tubuh dari Radikan Bebas

Sebuah studi menemukan, fitonutrien antosianin pada kulit terong (disebut juga: nasunin) adalah salah satu jenis antioksidan. Kandungan ini dipercaya bisa melindungi tubuh dari radikal bebas dan mencegah kerusakan lemak (lipid) di membran sel otak. Hal inilah yang bisa meningkatkan fungsi otak, termasuk mencegah gangguan fungsi otak akibat proses penuaan.

Cara Mengurangi Rasa Pahit pada Terong

Saat membeli terong, pilihlah tekstur terong yang padat dan berat saat dipegang. Pastikan kulit terong masih halus dan berwarna ungu terang. Sebaiknya, hindari terong yang warnanya sudah memudar atau lembek.

Rasa asli terong akan sedikit pahit. Itu mengapa beberapa orang enggan untuk makan terong. Untuk mengurangi rasa pahitnya, kamu bisa menaburkan garam setelah terong dipotong-potong. Biarkan selama 30 menit agar meresap, lalu singkirkan garam saat terong akan dimasak. Selain mengurangi rasa pahit, cara ini juga bisa membuat terong lebih empuk.

Itulah enam manfaat terong untuk kesehatan yang perlu diketahui. Kalau kamu punya pertanyaan lain seputar manfaat terong untuk kesehatan, tanyakan saja pada dokter Halodoc. Kamu bisa bertanya pada dokter tepercaya di aplikasi Halodoc kapan saja dan dimana saja melalui Chat, dan Voice/Video Call. Jadi, yuk download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga!