6 Pengobatan Nyeri Tumit yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
6 Pengobatan Nyeri Tumit yang Perlu Diketahui

Halodoc, Jakarta – Nyeri tumit adalah salah satu keluhan paling umum pasien dengan gangguan kaki dan pergelangan kaki. Rasa sakit umumnya terjadi di permukaan bawah kaki yang disebut permukaan plantar atau di permukaan belakang tumit. 

Sementara kondisi tumit yang menyakitkan mungkin tidak melumpuhkan atau menyebabkan rasa sakit yang parah. Kondisi ini biasanya cukup mengganggu untuk membatasi aktivitas berjalan, berdiri, atau berlari. Sayangnya, perawatan untuk menghilangkan kondisi tumit yang menyakitkan dapat membutuhkan banyak waktu dan usaha.

Perlu diketahui kalau kaki dan pergelangan kaki terdiri dari 26 tulang, 33 sendi, dan lebih dari 100 tendon, dan tumit adalah tulang terbesar di kaki. Jika kamu terlalu sering menggunakan atau melukai tumit, besar kemungkinan kamu akan mengalami sakit tumit. Mulai dari yang ringan hingga yang melumpuhkan. 

Baca juga: Pengidap Obesitas Rentan Alami Nyeri Tumit, Benarkah?

Jika mengalami nyeri tumit, kamu dapat mencoba metode ini di rumah untuk meredakan ketidaknyamanan yaitu:

  1. Beristirahat sebanyak mungkin;

  2. Oleskan es pada tumit selama 10 hingga 15 menit dua kali sehari;

  3. Minum obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas;

  4. Kenakan sepatu yang pas;

  5. Gunakan penyangga malam (semacam pembungkus kaki yang digunakan untuk meregangkan dan menahan tumit);

  6. Gunakan bantalan tumit atau sisipan sepatu untuk mengurangi rasa sakit.

Jika strategi perawatan di rumah ini tidak meredakan rasa sakit, kamu harus mengunjungi dokter. Dalam banyak kasus, dokter mungkin meresepkan terapi fisik. Ini dapat membantu memperkuat otot dan tendon di kaki yang membantu mencegah cedera lebih lanjut. Jika rasa sakit begitu parah, dokter mungkin memberi aku obat anti-inflamasi. Obat-obatan ini dapat disuntikkan ke kaki atau diminum.

Nyeri tumit bisa melumpuhkan dan memengaruhi gerakan harian. Ini juga dapat mengubah cara berjalan. Jika ini terjadi, kamu mungkin akan kehilangan keseimbangan dan jatuh, dan lebih rentan terhadap cedera lainnya.

Karenanya dokter juga dapat merekomendasikan agar kamu mendukung kaki sebanyak mungkin, baik dengan mengetuk kaki maupun menggunakan perangkat alas kaki khusus. Dalam kasus yang sangat jarang, dokter dapat merekomendasikan operasi untuk memperbaiki masalah, tetapi operasi tumit seringkali membutuhkan waktu pemulihan yang lama dan mungkin tidak selalu meringankan sakit kaki.

Baca juga: Awas, Kondisi Ini Bisa Sebabkan Nyeri Tumit

Mungkin tidak mungkin untuk mencegah semua kasus nyeri tumit, tetapi ada beberapa langkah mudah yang dapat dilakukan untuk menghindari cedera pada tumit dan mencegah rasa sakit, yaitu:

  • Kenakan sepatu yang pas dan mendukung kaki;

  • Kenakan sepatu yang tepat untuk aktivitas fisik;

  • Regangkan otot sebelum berolahraga;

  • Pertahankan pola makan sehat;

  • Beristirahat ketika kamu merasa lelah atau ketika otot sakit; dan

  • Pertahankan berat badan yang sehat.

Sejatinya beberapa latihan dapat membantu meringankan nyeri tumit, seperti melakukan peregangan pergelangan kaki dan betis. Posisikan diri duduk di kursi, pegang kaki lurus, dan tekuk dan rentangkan di sendi pergelangan kaki. Ulangi 10 kali pada setiap kaki.

Baca juga: Penyakit Ini Ternyata Sebabkan Nyeri Pergelangan Tangan

Latihan berdiri menghadap tembok juga bisa dilakukan. Caranya adalah berdiri menghadap tembok. Tempatkan tumit yang sakit tumit di belakang kaki lainnya. Jaga lutut depan ditekuk dan kaki belakang lurus, dengan kaki di tanah. Tarik pinggul ke depan ke arah dinding sampai kamu merasakan peregangan di betis kaki bagian bawah. Ulangi 10 kali. Jika ada rasa sakit pada kedua tumit, regangkan kedua betis.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai nyeri tumit, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.