06 August 2018

6 Penyebab Rambut Rontok pada Wanita

rambut rontok, penyebab rambut rontok pada wanita,

Halodoc, Jakarta – Rambut adalah mahkota bagi wanita. Hal tersebut membuat sebagian besar wanita ingin memiliki rambut yang sehat dan berkilau. Banyak cara yang sudah dilakukan untuk mendapat rambut yang cantik dan berkilau, tapi, kok masih saja rontok, ya?

Secara umum, rambut rontok adalah suatu proses hilangnya rambut dari kepala atau bagian tubuh tertentu. Sebenarnya rambut rontok adalah hal yang wajar dan bisa terjadi pada siapa saja. Namun, kamu harus waspada jika rambut rontok terjadi secara berlebihan, sebab bisa jadi itu adalah gejala dari kondisi medis tertentu.

Baca juga: Fakta Tentang Rambut Rontok yang Harus Diketahui

Melansir laman Prevention, ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan rambut rontok pada wanita. Apa saja?

 

  • Stres Berkepanjangan

 

Stres bisa menjadi salah satu pemicu rambut rontok terjadi secara berlebihan. Stres yang terjadi dalam waktu yang panjang, alias stres yang berkepanjangan menjadi pemicu kerontokan rambut yang bisa terjadi secara akut maupun kronis. Kondisi ini disebut sebagai telogen effluvium, yaitu bentuk alopesia yang ditandai dengan kerontokan rambut.

Stres secara emosional, misalnya karena masalah kehidupan, atau kehilangan seseorang, ternyata juga bisa menjadi pemicu rontoknya rambut. Selain menyebabkan rambut rontok, stres juga dapat memengaruhi kehidupan secara umum, misalnya membuat produktivitas menurun, dan kurang semangat dalam beraktivitas.

 

  • Anemia

 

Rontoknya rambut dari kepala juga bisa terjadi karena anemia, yaitu jumlah sel darah merah atau kandungan hemoglobin dalam darah berada di bawah batas normal. Anemia karena kekurangan zat besi juga bisa memicu rambut rontok secara berlebihan.

Jika rambut rontok karena kekurangan zat besi, kamu bisa mengatasinya dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi. Jenis makanan yang banyak mengandung zat besi adalah daging merah, hati, kacang kedelai, dan sayuran hijau seperti bayam.

Baca juga: Rambut Rontok? Atasi dengan Beberapa Solusi Jitu Berikut

 

  • Hipotiroidisme

 

Kehamilan merupakan salah satu contoh dari jenis stres fisik yang bisa jadi penyebab rambut rontok. Namun, rambut rontok saat kehamilan sangat jarang terjadi karena pada saat kehamilan terjadi peningkatan hormon estrogen sehingga rambut akan menebal. Rambut rontok justru sering dialami oleh wanita setelah melahirkan (pasca kehamilan). Hal tersebut terjadi karena setelah Anda melahirkan, kadar estrogen akan menurun sehingga rambut akan masuk ke dalam fase istirahat (telogen). Saat fase ini terjadi, rambut yang mengalami kerontokan setiap harinya akan semakin banyak.

Namun Anda tidak perlu khawatir, karena kerontokan rambut ini tidak akan membuat rambut Anda menjadi botak. Pasalnya, dalam waktu 6 bulan rambut Anda akan tumbuh kembali normal, tetapi tekstur rambut mungkin akan terlihat berbeda. Jika memang setelah lebih dari 12 bulan waktu melahirkan rambut Anda tetap mengalami kerontokan, Anda harus berkonsultasi kepada dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab kerontokan rambut tersebut.

Rambut rontok juga bisa terjadi karena kondisi kesehatan, salah satunya hipotiroidisme. Kondisi ini terjadi karena ada penurunan sintesis atau sekresi hormon tiroid dari kelenjar tiroid. Umumnya, penurunan ini terjadi karena kurangnya asupan gizi yaitu iodine atau yodium. Saat seseorang mengalami hipotiroidisme, biasanya akan menyebabkan penurunan pada produksi hormon tiroid yang dapat berakibat pada kerontokan rambut.

 

  • Baru Melahirkan

 

Wanita yang baru melahirkan juga sering mengalami rambut rontok. Hal itu terjadi karena saat hamil, wanita rentan mengalami stres fisik yang bisa berujung pada perubahan di tubuh, termasuk rontoknya rambut. Meski demikian, rambut rontok jarang terjadi saat wanita masih dalam masa kehamilan, sebab pada saat tersebut produksi hormon estrogen meningkat.

Baca juga: 5 Tips Mencegah Rambut Rontok

 

  • Faktor Keturunan

 

Faktor keturunan ternyata juga bisa menjadi pemicu rambut rontok. Tak hanya itu, fakto usia juga bisa menjadi penentu cepat atau lambatnya seseorang mulai kehilangan rambut, sebanyak apa rambut yang rontok, hingga tingkat kebotakan yang mungkin akan terjadi.

 

  • Perawatan yang Salah

 

Perawatan rambut yang salah, misalnya terlalu sering diwarnai, bahkan dicatok, ternyata juga bisa menyebabkan wanita mengalami kerontokan rambut. Apalagi jika kamu termasuk orang yang suka bereksperimen dengan gaya rambut yang ekstrem.

Jika rambut rontok terus terjadi dalam waktu yang lama dan semakin berlebihan, segera lakukan pemeriksaan kesehatan. Atau bisa sampaikan keluhan awal pada dokter di aplikasi Halodoc. Lebih mudah menghubungi dokter lewat Video/Voice Call dan Chat. Yuk, segera download di App Store dan Google Play!