01 December 2017

8 Jenis Makanan yang Lebih Baik Dikonsumsi Mentah

8 Jenis Makanan yang Lebih Baik Dikonsumsi Mentah

Halodoc, Jakarta – Selain untuk mendapatkan rasa yang lebih nikmat, bahan-bahan makanan dimasak terlebih dahulu sebelum dikonsumsi untuk menghilangkan bakteri dan kuman penyakit yang terdapat di dalamnya. Tapi ternyata, ada beberapa bahan makanan yang lebih sehat jika dikonsumsi ketika masih mentah. Untuk mendapati nutrisi yang lebih baik, coba makan makanan ini secara mentah, yuk.

Mengonsumsi makanan mentah merupakan cara untuk menuju hidup lebih sehat. Bahan-bahan makanan tertentu, khususnya buah-buahan dan sayur-sayuran, dapat memberikan kandungan nutrisi yang lebih optimal bagi tubuh jika tidak melewati proses memasak. Dalam penelitan yang diterbitkan di Jurnal Epidemology tahun 1998, para peneliti telah mengungkapkan bahwa melakukan diet dengan cara mengonsumsi sayur-sayuran mentah dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara, sedangkan mengonsumsi banyak buah-buahan segar dapat mengurangi risiko terkena kanker usus besar. Berikut 8 jenis makanan yang lebih baik jika dikonsumsi mentah:

1. Brokoli

Jika kamu mencari jenis sayuran yang sangat menyehatkan dan bernutrisi tinggi, maka brokoli adalah jawabannya. Kandungan vitamin C, kalsium, dan potasium pada brokoli lebih banyak disbanding semua sayuran lain. Tapi selain itu, brokoli juga mengandung sulforaphane, senyawa yang dapat menurunkan risiko kanker dan penyakit kardiovaskular. Sayangnya, sulforaphane akan hilang jika terkena api yang terlalu panas saat dimasak. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural Food Chemistry, sulforaphane akan lebih mudah diserap oleh tubuh jika brokoli dimakan mentah.

2. Bawang Putih

Bawang putih mengandung senyawa aktif yang disebut allicin, yang sangat bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung dan menurunkan risiko kanker paru-paru. Proses memasak dapat menurunkan kadar phytonutrisi dan membuat allicin sulit diserap dalam tubuh. Kecuali jika kamu kuat memakan bawang putih mentah, peneliti asal Amerika Serikat menyarankan untuk mencincang bawang putih, lalu mendiamkannya terlebih dahulu selama 10 menit sebelum dimasak.

3. Paprika

Paprika terkenal akan kandungan vitamin C-nya yang sangat tinggi. Tapi menurut National Institutes of Health di Amerika Serikat, kandungan vitamin C dalam paprika akan hilang, jika dimasak dengan suhu di atas 190 derajat Celcius. Kandungan paprika lainnya, seperti vitamin B6 dan vitamin E juga jadi berkurang.

4. Kubis

Sebuah studi menunjukkan, wanita yang mengonsumsi empat porsi atau lebih kol mentah selama seminggu, berisiko 72 persen lebih sedikit terkena kanker payudara daripada wanita yang hanya mengonsumsi sebanyak dua porsi.

5. Bit

Bit juga merupakan jenis sayuran yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Bit mengandung vitamin A, B, C, dan berbagai mineral, seperti potassium, magnesium dan zat besi, serta serat. Mengonsumsi bit secara rutin dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan memperbaiki sirkulasi darah. Tapi sebaiknya bit dimakan mentah ya. Karena proses memasak akan menurunkan kadar asam folat menjadi tinggal 25 persen.

6. Kelapa

Walaupun dapat memberi rasa gurih jika dijadikan santan, tapi buah yang satu ini lebih bergizi ketika dimakan mentah lho. Kandungan lemak dalam kelapa dapat meningkatkan kesehatan jantung dan otak. Jika diproses atau diolah, maka kandungan nutrisi yang baik dari kelapa akan hilang.

7. Kacang-Kacangan

Suka makan kacang-kacangan? Cobalah makan kacang almond, mete, hazel, dan kenari secara langsung tanpa diolah, maka kamu akan mendapatkan nutrisinya secara optimal, yang mampu menurunkan kolesterol jahat dan membantu mengatasi masalah sirkulasi, serta gangguan system kardiovaskular.

8. Cabai Merah

Sama seperti paprika, cabai merah juga punya vitamin C yang tinggi, vitamin B6, E dan magnesium. Sayangnya jika dimasak dalam suhu yang terlalu tinggi, maka kandungan nutrisi baik tersebut akan hilang.

Jika kamu ingin mengetahui lebih lanjut soal makanan tertentu dan kandungan nutrisi di dalamnya, tanyakan saja ke dokter dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Di Halodoc, kamu bisa menghubungi dokter melalui Voice/Video Call dan Chat. Kamu juga bisa membeli berbagai produk kesehatan di Halodoc. Caranya sangat mudah, tinggal order lewat aplikasi dan pesananmu akan diantarkan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play.