• Home
  • /
  • Ini Cara Deteksi Dini Kanker Serviks

Ini Cara Deteksi Dini Kanker Serviks

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Ini Cara Deteksi Dini Kanker Serviks

Halodoc, Jakarta - Rahim adalah bagian penting pada tubuh wanita terkait dengan bagian reproduksi untuk kehamilan. Bagian tersebut terhubung dengan serviks atau leher rahim, vagina, serta tuba falopi. Saat seorang wanita hamil, janin akan mengalami proses perkembangan di rahim. Maka dari itu, penting untuk menjaga kesehatan bagian tersebut.

Ternyata, salah satu bagian rahim, yaitu serviks terbilang rentan untuk mengalami gangguan yang berbahaya layaknya kanker. Gangguan ini termasuk salah satu penyakit yang kerap menyerang wanita setelah kanker payudara. Disebutkan bahwa kanker serviks juga dapat menyebabkan komplikasi yang berbahaya jika tidak dideteksi secara dini. Berikut beberapa cara deteksi kanker serviks segera!

Baca juga: Mengidap Kanker Serviks, Bisakah Disembuhkan?

Cara Deteksi Kanker Serviks saat Awal Menyerang

Kanker serviks adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Human papillomavirus atau HPV. Virus ini dapat menular ke orang lain melalui hubungan intim hingga kontak dari kulit ke kulit. Penyebaran yang terbilang mudah terjadi dan gangguan yang dapat menimbulkan komplikasi berbahaya sangat berisiko ketika menyerang.

Penyakit yang berbahaya bagi wanita setelah kanker payudara ini ternyata terbilang mudah untuk disembuhkan apabila dideteksi dengan cepat. Deteksi dini pada kanker serviks sangat penting agar peluang untuk sembuh dapat meningkat. Teknologi yang semakin canggih dapat membuat dokter lebih mudah untuk mengambil langkah selanjutnya. Berikut adalah beberapa cara deteksi kanker serviks:

1. Pap Smear

Cara deteksi kanker serviks yang pertama dapat dilakukan adalah dengan menggunakan metode pap smear. Hal ini terbilang ampuh untuk dilakukan, bahkan kondisi sebelum terjadinya kanker juga dapat diketahui. Pap smear dilakukan dengan memeriksa kondisi jaringan sel serviks dan mengambil sedikit bagiannya untuk dilakukan pengecekan di laboratorium. Maka dari itu, pemeriksaan ini dilakukan saat tidak sedang haid.

Kanker serviks dapat menyebabkan beberapa komplikasi yang berbahaya jika tidak segera diatasi. Maka dari itu, jika kamu mempunyai pertanyaan perihal cara deteksi kanker serviks, dokter dari Halodoc siap membantu. Selain itu, kamu juga dapat melakukan pemesanan pemeriksaan gangguan ini di rumah sakit. Caranya mudah, hanya dengan download aplikasi Halodoc di smartphone-mu!

Baca juga: Kenali 7 Tanda dan Gejala Kanker Serviks

2. Tes IVA

Pemeriksaan lainnya yang dapat dilakukan sebagai cara deteksi kanker serviks yang efektif adalah dengan tes IVA. Tes IVA atau Inspeksi Visual Asam Asetat adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi kanker serviks tahap awal dan terbilang lebih murah. Hal tersebut lantaran pemeriksaan ini hasilnya dapat diolah tanpa menunggu hasil lab. 

Pemeriksaan ini dibutuhkan asam asetat dengan kadar sekitar 3-5 persen yang kemudian dioleskan ke leher rahim. Setelahnya dilakukan penilaian apabila mengidap kanker serviks atau tidak. Jika timbul luka, berubah menjadi putih, atau mengeluarkan darah saat dioleskan, maka kemungkinan besar terdapat sel kanker. Apabila jaringan leher rahimnya normal, maka tidak ada gangguan yang timbul.

  1. Pemeriksaan HPV DNA

Pemeriksaan HPV DNA juga dapat dilakukan untuk memastikan seseorang mengidap kanker serviks atau tidak. Metode ini dilakukan dengan cara mendeteksi infeksi yang ditimbulkan oleh virus HPV yang dapat menimbulkan risiko tinggi. Dokter akan memastikan adanya materi genetik (DNA) dari HPV pada bagian serviks wanita yang terindikasi mengidap kanker serviks. Cara ini dapat dilakukan bersamaan dengan pap smear untuk lebih memastikan kanker serviks yang menyerang.

Baca juga: Penting untuk Wanita, Ini 4 Cara Mencegah Kanker Serviks

Itu tadi adalah beberapa cara untuk deteksi kanker serviks yang dapat menimbulkan bahaya ketika menyerang wanita. Deteksi awal memang sangat diperlukan agar gangguan tersebut belum menyebar luas yang akhirnya sulit untuk diatasi. Maka dari itu, jika kamu merasakan hal yang aneh pada bagian kewanitaan, segeralah periksakan diri.

 

Referensi:
NCBI. Diakses pada 2020. An overview of prevention and early detection of cervical cancers
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Cervical cancer