• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Adakah Efek Samping Lepas Implan Payudara?

Adakah Efek Samping Lepas Implan Payudara?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Bagi wanita yang ingin tampil percaya diri, tampaknya penggunaan implan payudara sudah menjadi hal yang lumrah. Biasanya dilakukan oleh mereka yang sering tampil di publik, seperti para selebriti. Hal ini juga diakui oleh model yang juga merupakan istri dari John Legend, Chrissy Teigen. Ia dikenal cukup terbuka tentang kehidupannya, maka ia tidak sungkan untuk menceritakan prosedur pemasangan implan payudara yang pernah dilakukannya.

Namun, belakangan Chrissy Teigen memilih untuk melepas implan payudara yang telah ia pasang sejak usianya 20 tahun. Hal ini diketahui saat Chrissy mengunggah foto diri melakukan tes COVID-19. Karena menuai banyak kritik tentang tes COVID-19 tersebut, ia menjelaskan bahwa tes ini dilakukan sebagai prasayarat untuk menjalani operasi pengangkatan implan payudara. Chrissy juga menjelaskan dirinya sudah tidak membutuhkan implan tersebut sehingga ia memutuskan untuk mengangkatnya saja.

Memasang implan payudara dikenal berisiko. Namun, ketika wanita yang sudah memasangnya dan kemudian memutuskan untuk melepaskannya, apakah ada efek sampingnya?

Baca juga: Implan Payudara hingga Berukuran N, Ini Risikonya

Efek Samping Melepas Implan Payudara

Keputusan untuk melepas implan payudara tidak hanya dilakukan oleh Chrissy Teigen. Menurut American Society for Aesthetic Plastic Surgery (ASAPS), sekitar 45.000 wanita menjalani operasi pengangkatan implan payudara pada tahun 2017. 

Banyak faktor yang membuat wanita memutuskan untuk melakukan operasi pengangkatan implan payudara. Termasuk faktor kesehatan secara keseluruhan. Implan harus diangkat jika bocor atau telah pecah, akan tetapi untuk wanita yang sudah memahami potensi komplikasi pengangkatan implan payudara, ia diperbolehkan melakukannya. 

Dokter bedah plastik atau staf penyedia layanan kesehatan menjelaskan secara rinci risiko yang terkait dengan operasi. Mereka yang akan melakukan tindakan ini juga diminta untuk menandatangani formulir persetujuan untuk memastikan bahwa ia sepenuhnya memahami prosedur yang dijalankan dan segala risiko atau potensi komplikasi.

Baca juga: Operasi Plastik untuk Dapatkan Perut Six Pack, Amankah?

Masih melansir American Society for Aesthetic Plastic Surgery, ada beberapa kemungkinan risiko operasi pengangkatan implan payudara yang bisa terjadi yaitu: 

  • Perdarahan;

  • Infeksi;

  • Bekas luka sayatan yang buruk;

  • Hematoma;

  • Risiko anestesi;

  • Akumulasi cairan (seroma);

  • Kehilangan kulit;

  • Mati rasa atau perubahan lain pada sensasi di kulit payudara;

  • Mati rasa atau perubahan lain pada sensasi di puting;

  • Perubahan warna kulit dan/atau pembengkakan yang berkepanjangan;

  • Kemunculan jaringan parut; 

  • Kelonggaran kulit;

  • Jaringan lemak yang ditemukan jauh di kulit bagian dalam atau mengalami kematian sel lemak (nekrosis lemak);

  • Trombosis vena dalam, komplikasi jantung dan paru;

  • Asimetri;

  • Hasil estetika suboptimal;

  • Kemungkinan operasi revisi;

  • Nyeri terus-menerus.

Risiko-risiko ini akan dibahas sepenuhnya sebelum seseorang menyetujuinya. Untuk itu, penting untuk membahas semua kemungkinan tersebut dengan dokter bedah plastik. Kamu juga bisa bertanya pada dokter di Halodoc mengenai hal ini. Dokter di Halodoc akan menjawab semua pertanyaan kesehatan yang kamu alami, kapan saja dan di mana saja. 

Baca juga: Implan Payudara Bisa Tingkatkan Risiko Kanker?

Hal yang Perlu Diperhatikan Mengenai Implan Payudara

Sebagai catatan, implan silikon atau saline tidak menyebabkan kanker payudara, dan banyak penelitian telah menunjukkan. Wanita dengan kedua jenis implan ini memiliki peningkatan risiko yang sangat kecil untuk mengembangkan jenis kanker yang sangat langka seperti limfoma sel besar anaplastik pada jaringan parut di sekitar implan.

Food and Drug Administration juga mengatakan bahwa penelitian sampai saat ini tidak menunjukkan hubungan antara implan gel silikon dan penyakit jaringan ikat seperti lupus dan rheumatoid arthritis.

Penting diingat, tindakan implan payudara memiliki harga yang cukup mahal, dan implan harus diganti dalam rentang waktu sepuluh tahun. Sebelum kamu membuat keputusan sulit tentang pengangkatan implan payudara atau pemasangannya, ingatlah bahwa ini adalah tubuhmu. Pastikan kamu siap menanggung semua kemungkinan risiko yang bisa terjadi. 

Referensi:
American Society for Aesthetic Plastic Surgery. Diakses pada 2020. Breast Implant Removal.
Health. Diakses pada 2020. Why Thousands of Women Are Having Their Breast Implants Removed.
Tarola Plastic Surgery. Diakses pada 2020. The Pros and Cons of Breast Implant Removal.