• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alasan Pentingnya Komunikasi dalam Hubungan Intim

Alasan Pentingnya Komunikasi dalam Hubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Langgengnya rumah tangga ternyata tidak hanya didasari rasa cinta semata. Dibutuhkan komunikasi terbuka antar masing-masing pasangan agar tidak ada rahasia atau masalah yang mungkin dihadapi salah satu orang bisa dicarikan solusinya bersama. Jadi, tidak ada pihak yang merasa bahwa dirinya berjuang sendiri dalam mempertahankan rumah tangganya. 

Namun, sering kali terlupa, kalau komunikasi terbuka tidak sebatas pada itu saja, tetapi juga pada saat melakukan hubungan intim. Banyak pasangan beranggapan bahwa kepuasaan bercinta hanya bisa diperoleh hanya dengan berganti-ganti posisi atau gaya agar bisa tercipta orgasme. Padahal, ada hal yang paling penting agar pasangan sama-sama merasa puas, yaitu komunikasi. 

Alasan Pentingnya Komunikasi dalam Hubungan Intim

Lalu, mengapa komunikasi menjadi hal yang penting dalam hubungan intim yang maksimal? Ternyata, komunikasi yang terjalin selama hubungan intim juga bisa membuat hubungan suami istri menjadi semakin langgeng. Sayangnya, masih banyak pasangan yang belum nyaman dan belum ingin terbuka untuk berkomunikasi kala sedang bercinta. 

Baca juga: Hanya Butuh Ini agar Hubungan Pasangan Sehat & Langgeng

Padahal, ketika kamu merasa nyaman dan mengatakan apa saja yang kamu rasakan pada pasangan atau bagaimana kamu menginginkan hubungan intim dilakukan, kamu pun akan merasakan yang sama ketika melakukan hubungan tersebut. Jadi, kepuasan tidak hanya didapatkan oleh satu pihak, tetapi keduanya. Inilah yang jarang terjadi, karena sebagian besar hubungan intim berakhir dengan wanita yang tidak berhasil orgasme. 

Elizabeth Babin, seorang ahli komunikasi bidang kesehatan dari Universitas Cleveland State, Ohio, Amerika Serikat mengatakan bahwa kecemasan yang biasanya muncul ketika ingin memulai komunikasi sangat berpengaruh terhadap kepuasan pasangan. Pasalnya, ketika kamu merasa cemas, maka akan kurang konsentrasi saat hubungan intim, sehingga tidak akan puas, begitu pula dengan pasanganmu. 

Baca juga: Rahasia Hubungan Langgeng, Lakukan 4 Hal Ini

Para ahli beranggapan bahwa komunikasi ketika sedang melakukan hubungan intim menjadi hal yang penting bagi setiap pasangan. Jangan pernah merasa tidak nyaman, misalnya pihak wanita ingin pasangannya menggunakan pengaman demi terhindar dari masalah infeksi menular seksual. 

Babin dan rekan peneliti lantas melakukan survei terkait komunikasi ketika berhubungan intim pada sejumlah responden yang rata-rata berusia 29 tahun. Survei yang dimuat dalam Journal of Social and Personal Relationships ini berhasil membuktikan bahwa ketakutan berkomunikasi selama berhubungan intim sangat berpengaruh terhadap kepuasan seksual. Sayangnya, ketakutan untuk membuka komunikasi ini diakui oleh para responden karena masalah harga diri. 

Meski begitu, tidak semua pasangan lantas langsung memiliki kemampuan untuk melakukan komunikasi ketika berhubungan intim. Jadi, Babin menyarankan untuk memulai dengan komunikasi non-verbal, seperti menunjukkan respon kenikmatan ketika sedang berhubungan intim. 

Baca juga: Jurus Menjalin Ikatan Keluarga yang Harmonis

Kalau kamu juga mengalami kesulitan untuk menjalin komunikasi dengan pasangan ketika berhubungan intim, kamu bisa meminta bantuan langsung pada ahlinya. Jangan takut untuk bercerita, karena sekarang tidak sulit kok terhubung dengan dokter ahlinya. Pakai saja aplikasi Halodoc, kamu bisa download di ponsel dan memilih layanan yang sesuai dengan kebutuhanmu. Layanan Tanya Dokter bisa kamu pakai jika kamu ingin bertanya pada dokter kapan dan di mana saja, atau membuat janji dengan dokter jika kamu ingin langsung bertatap muka dengan dokter di rumah sakit terdekat. 

Referensi: 
Netdoctor. Diakses pada 2019. Having a Great Sex Life - The Importance of Communication.
Better Health Channel. Diakses pada 2019. Relationships and Communication.
Psychology Today. Diakses pada 2019. Why Aren’t We Talking to Our Partner About Sex?