Alasan Suntik Tetanus pada Pasangan yang Akan Menikah

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Alasan Suntik Tetanus pada Pasangan yang Akan Menikah

Halodoc, Jakarta - Saat ini, suntik tetanus merupakan salah satu syarat yang perlu dilakukan oleh pasangan yang akan menikah, terutama calon pengantin wanita. Namun, apa alasan suntik ini perlu dilakukan? Adakah risiko yang bisa terjadi jika tidak melakukannya?

Suntik tetanus, atau yang juga dikenal dengan istilah “imunisasi TT”, merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk menekan angka terjadinya penyakit tetanus. Latar belakang dari diperlukannya suntik ini bagi pasangan yang akan menikah berangkat dari banyaknya ibu yang melakukan persalinan di dukun beranak, pada masa lalu. 

Baca juga: Tetanus Rawan Terjadi di Kawasan Terjadinya Bencana

Persalinan dengan dukun beranak tidak sesuai dengan prosedur medis, terutama dalam hal peralatan yang tidak steril, bahkan kadang berkarat. Hal inilah yang membuat penyakit tetanus banyak menyerang ibu dan bayi, hingga akhirnya pemerintah menyarankan calon pengantin untuk menjalani suntik tetanus sebelum menikah.

Adakah Risiko Jika Tidak Suntik Tetanus sebelum Menikah?

Satu-satunya risiko yang terjadi jika calon pengantin tidak suntik tetanus sebelum menikah adalah meningkatnya risiko tetanus pada sang wanita dan bayi yang dikandungnya kelak. Risiko ini kemungkinan besar akan dirasakan oleh wanita yang menjalani proses persalinan dengan bantuan dukun beranak atau dengan peralatan seadanya karena kondisi darurat. 

Namun, risiko ini biasanya cukup kecil jika calon pengantin berencana melahirkan dengan bantuan tenaga profesional di rumah sakit, karena alat-alat yang digunakan di rumah sakit biasanya sudah cukup steril. Kendati demikian, suntik tetanus tetap disarankan untuk dilakukan, meski berencana melahirkan di rumah sakit.

Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan sang ibu yang harus berada di kondisi darurat menjelang persalinan. Kondisi darurat yang dimaksud bisa diakibatkan oleh bencana alam atau kondisi jalanan yang macet saat menuju rumah sakit, sehingga sang ibu harus melahirkan dengan alat seadanya yang kurang steril.

Baca juga: Tertusuk Paku, Ini Pertolongan Pertama untuk Atasi Tetanus

Begini Jadwal Suntik Tetanus untuk Calon Pengantin

Setiap wanita yang akan dan setelah menikah perlu mendapatkan suntik tetanus sebanyak 5 kali, yang dilakukan secara bertahap. Jadwal suntik biasanya dimulai sebulan sebelum menikah, hingga 2 tahun setelah menikah. Berdasarkan informasi yang didapatkan dari laman Kemenkes RI, berikut jadwal suntik tetanus untuk calon pengantin wanita:

  • TT 1: Dilakukan sekitar 2 minggu hingga sebulan sebelum menikah, agar tubuh memiliki waktu untuk membentuk antibodi.
  • TT 2: Dilakukan sebulan setelah TT 1. Vaksin dapat efektif melindungi hingga 3 tahun ke depan.
  • TT 3: Dilakukan 6 bulan setelah TT 2. Efektif melindungi dari tetanus hingga 5 tahun berikutnya.
  • TT 4: Dilakukan 12 bulan setelah TT 3. Lama perlindungan efektif adalah 10 tahun.
  • TT 5 : Dilakukan 12 bulan setelah TT 4. Rangkaian vaksin terakhir ini mampu melindungi dari tetanus hingga 25 tahun.

Dari jadwal tersebut, dapat diketahui bagaimana keefektifan perlindungan terhadap tetanus, jika dilakukan secara lengkap. Jika kamu ingin tahu lebih lanjut tentang suntik tetanus untuk calon pengantin, atau memiliki pertanyaan lainnya seputar suntik tetanus, kamu bisa tanyakan pada dokter di aplikasi Halodoc lewat chat

Berbagai Manfaat yang Didapatkan dari Suntik Tetanus

Sama halnya seperti vaksinasi lainnya, suntik tetanus juga memiliki beberapa manfaat. Perlu diketahui juga bahwa suntik ini tidak hanya diperlukan oleh calon pengantin saja. Setiap orang juga bisa mendapatkan manfaat suntik tetanus, jika dilakukan sesuai instruksi dokter.

Baca juga: Vaksin Tetanus Wajib Diberikan pada Anak, Ini Alasannya

Bagi ibu dan bayi, berikut beberapa manfaat yang didapatkan dari suntik tetanus:

1. Mencegah Infeksi Tetanus pada Vagina

Manfaat suntik tetanus sebelum menikah sebenarnya sudah bisa dirasakan oleh wanita sejak malam pertama. Suntik tetanus bisa mencegah infeksi bakteri Clostridium tetani (bakteri penyebab tetanus) pada vagina, saat melakukan hubungan intim untuk pertama kalinya.

2. Mencegah Tetanus pada Ibu Hamil

Pemberian suntik tetanus juga dapat membuat seorang ibu hamil memiliki kekebalan terhadap bakteri penyebab tetanus, terutama ketika menjalani persalinan yang memerlukan episiotomi atau gunting vagina.

3. Melindungi Bayi Baru Lahir dari Tetanus

Calon pengantin wanita dan ibu hamil yang telah mendapatkan suntik tetanus juga akan memberikan perlindungan pada bayi yang baru lahir. Kekebalan yang didapatkan sang ibu terhadap bakteri penyebab tetanus juga akan melindungi bayi dari penyakit tetanus, yang mungkin terjadi akibat prosedur pemotongan tali pusat.

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2019. Tetanus Questions and Answers.
Cochrane Library. Diakses pada 2019. Vaccines for women for preventing neonatal tetanus.