• Home
  • /
  • Apa Tanda dan Gejala Gangguan Muskuloskeletal?

Apa Tanda dan Gejala Gangguan Muskuloskeletal?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Apa Tanda dan Gejala Gangguan Muskuloskeletal?

Halodoc, Jakarta - Pernah mendengar tentang gangguan muskuloskeletal? Kondisi ini adalah sebutan untuk hampir lebih dari 150 diagnosis yang memengaruhi sistem alat gerak, mulai dari otot, tulang, sendi, dan jaringan terkait seperti tendon dan ligamen. Gangguan muskuloskeletal bisa bervariasi jenisnya, mulai dari yang terjadi tiba-tiba dan berlangsung sebentar, seperti patah tulang, terkilir, dan tegang, hingga kondisi seumur hidup yang terkait dengan rasa sakit dan kecacatan berkelanjutan.

Gangguan muskuloskeletal bukan hanya kondisi yang bisa dialami oleh lansia. Melansir Badan Kesehatan Dunia (WHO), satu dari tiga hingga dan satu dari lima orang, termasuk anak-anak, hidup dengan kondisi nyeri muskuloskeletal. Pengidapnya secara signifikan mengalami keterbatasan dalam mobilitas dan ketangkasan. Kondisi ini bisa memaksa seseorang untuk pensiun dini dari pekerjaan, dan kemudian mengurangi partisipasi mereka di lingkungan sosial.

Baca juga: Jangan Anggap Remeh, Keseleo Bisa Berakibat Fatal

Apa Saja Gejala Gangguan Muskuloskeletal?

Beberapa gejala dari muskuloskeletal dapat meliputi:

  • Nyeri berulang;

  • Sendi yang kaku;

  • Pembengkakan;

  • Pegal-pegal.

Kondisi ini juga memengaruhi area utama dari sistem muskuloskeletal dan menyebabkan gangguan pada beberapa area, seperti leher, bahu, pergelangan tangan, tulang belakang, pinggul, kaki, lutut, kaki. Gangguan muskuloskeletal adalah kondisi yang memengaruhi otot, tulang, dan persendian, meliputi:

  • Tendinitis;

  • Sindrom terowongan karpal;

  • Osteoartritis;

  • Rheumatoid arthritis (RA);

  • Fibromyalgia;

  • Patah tulang.

Pad beberapa kasus, gejala gangguan muskuloskeletal mengganggu kegiatan sehari-hari seperti berjalan atau mengetik. Kondisi ini juga dapat mengembangkan rentang gerak terbatas atau kesulitan menyelesaikan tugas rutin. Segera periksakan diri ke rumah sakit jika kamu mengalami gangguan gerak yang mencurigakan. Buat janji dengan Halodoc, dan ceritakan dengan detail dan jelas kepada dokter mengenai kondisi yang dialami untuk memudahkan diagnosis dan pengobatan nantinya. 

Baca juga: Gangguan Sendi yang Rentan Diidap Pegawai Kantoran

Bagaimana Cara Diagnosis Gangguan Muskuloskeletal?

Perawatan bervariasi tergantung pada penyebab gejala. Jadi, penting untuk mendapatkan diagnosis yang akurat. Untuk mendiagnosis kondisi gangguan muskuloskeletal, dokter kemungkinan melakukan pemeriksaan fisik untuk mencari penyebab dari rasa sakit, kemerahan, pembengkakan, kelemahan otot, dan atrofi otot. Dokter juga akan menguji refleks dan apabila ditemukan refleks yang tidak biasa, maka ini mengindikasikan adanya kerusakan saraf.

Dokter juga akan meminta untuk melakukan tes pencitraan, seperti sinar-X atau pemindaian MRI. Tes-tes ini membantu memeriksa tulang dan jaringan lunak. Jika diperlukan, pemeriksaan darah bisa dilakukan untuk memeriksa penyakit rematik.

Baca juga: Atlet Berisiko Terkena Gangguan Muskuloskeletal

Bagaimana Mengatasi Gangguan Muskuloskeletal?

Berbagai jenis terapi manual, atau latihan gerak bisa dimanfaatkan untuk masalah ini. Selain itu, latihan ini juga bisa mempercepat pemulihan nyeri muskuloskeletal akut. Obat-obatan seperti antiinflamasi nonsteroid (NSAID) juga dapat digunakan untuk mengobati peradangan atau nyeri.

Sementara pada mereka yang mengalami gangguan muskuloskeletal seperti fibromyalgia, obat-obatan untuk meningkatkan kadar serotonin dan norepinefrin tubuh (neurotransmiter yang memodulasi fungsi tidur, nyeri, dan fungsi sistem kekebalan) dapat diresepkan dalam dosis rendah. Perawatan lain yang juga diberikan, seperti: 

  • Suntikan dengan obat-obatan anestetik atau antiinflamasi di dalam atau di sekitar area yang sakit; 

  • Latihan yang meliputi penguatan dan peregangan otot;

  • Terapi fisik;

  • Akupuntur atau akupresur;

  • Teknik relaksasi;

  • Manipulasi osteopatik (seluruh sistem evaluasi dan perawatan yang dirancang untuk mencapai dan menjaga kesehatan dengan mengembalikan fungsi normal ke tubuh);

  • Perawatan kiropraktik;

  • Pijat terapi.

Itulah yang bisa dijelaskan mengenai tanda dan gejala dari gangguan muskuloskeletal. Ingat, tidak ada salahnya untuk memeriksakan tubuh secara rutin ke dokter untuk mencegah berbagai jenis gangguan kesehatan.

Referensi:
World Health Organization. Diakses pada 2019. Musculoskeletal Conditions.
Healthline. Diakses pada 2019. Musculoskeletal Disorders.
Web MD. Diakses pada 2019. Pain Management: Musculoskeletal Pain.