• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 6 Penyebab Terjadinya Mimisan pada Orang Dewasa

6 Penyebab Terjadinya Mimisan pada Orang Dewasa

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Mengalami mimisan secara tiba-tiba tentunya dapat membuat sebagian orang merasa khawatir dan juga panik terhadap kondisi kesehatannya. Meskipun mimisan bukanlah kondisi yang membahayakan, tetapi kondisi ini sebaiknya jangan diabaikan. Mimisan atau epistaksis merupakan salah satu kondisi dimana terjadi perdarahan melalui hidung. Perdarahan yang terjadi dapat melalui salah satu lubang hidung atau kedua lubang hidung.

Baca juga: Mimisan Bisa Jadi Tanda 5 Penyakit Ini

Mimisan yang tergolong ringan, dapat kamu atasi secara mandiri di rumah. Namun, mimisan yang tidak berhenti dalam waktu yang cukup lama dapat menandakan adanya gangguan kesehatan. Untuk itu, tidak ada salahnya ketahui beberapa pemicu yang dapat menyebabkan mimisan pada orang dewasa, agar kondisi ini dapat diatasi dengan tepat.

Kenali Penyebab Mimisan pada Orang Dewasa

Tentunya, mimisan menjadi salah satu kondisi yang dapat dialami oleh siapa saja. Namun, ada beberapa golongan yang sangat rentan alami mimisan, seperti lansia, wanita yang sedang menjalani kehamilan, pengidap kelainan darah, dan juga anak-anak dalam rentang usia 3–10 tahun.

Perdarahan yang terjadi akibat mimisan biasanya terjadi pada bagian septum hidung. Bagian ini memang menjadi salah satu tempat pembuluh darah yang cukup rapuh. Udara yang kering dan kebiasaan mengorek hidung menyebabkan septum hidung rentan mengalami perdarahan. Namun tidak hanya itu, ada beberapa penyebab lainnya yang dapat tingkatkan risiko kondisi ini, seperti:

  1. Bersin terlalu keras.
  2. Mengalami cedera pada bagian hidung.
  3. Adanya benda asing yang masuk ke dalam hidung.
  4. Penggunaan kokain.
  5. Kondisi gangguan mental, seperti stres.
  6. Memiliki penyakit tertentu, seperti tekanan darah tinggi atau polip hidung.

Tidak hanya itu, paparan bahan kimia dan polusi udara juga rentan membuat bagian dalam hidung iritasi yang dapat tingkatkan risiko mimisan. Adanya bentuk septum yang tidak normal juga membuat seseorang rentan alami mimisan. 

Baca juga: Jangan Panik, Ini Penyebab Mimisan pada Anak

Pengobatan Mimisan

Umumnya, kondisi mimisan dapat diatasi secara mandiri di rumah dengan melakukan beberapa cara, seperti melakukan posisi duduk tegak dan condong ke depan, pencet pangkal hidung dan bernapas melalui mulut untuk sementara, serta kompres pangkal hidung dengan air dingin. Kondisi mimisan yang tergolong ringan akan reda dengan tindakan penanganan seperti ini. 

Melansir Web MD, segera kunjungi rumah sakit terdekat ketika kamu mengalami mimisan akibat cedera pada bagian hidung, mengalami perdarahan yang cukup banyak, memengaruhi pernapasan, dan terjadi lebih dari 20 menit, meskipun kamu sudah melakukan penanganan awal dengan penekanan pada pangkal hidung.

Jika kondisi ini terjadi, ada beberapa tindakan yang akan dilakukan dokter sebagai penanganan mimisan, seperti:

1.Kauterisasi

Pembuluh darah yang pecah akan ditutup kembali menggunakan energi panas dari proses kauterisasi. Pengobatan ini juga dapat digunakan untuk mencegah mimisan secara berulang. Prosedur pengobatan ini akan dibantu dengan proses anestesi terlebih dahulu karena akan menyebabkan rasa tidak nyaman. 

2.Menyumbat Rongga Hidung

Pengobatan ini dilakukan dengan menyumbat rongga hidung menggunakan kassa dan dapat mengembang dalam hidung. Fungsinya untuk memberikan tekanan pada area pembuluh darah yang pecah dalam hidung. Namun, prosedur pengobatan ini perlu observasi lebih lanjut dan perawatan tim medis secara khusus.

Baca juga: Mengapa Mimisan Dapat Terjadi Ketika Tubuh Kelelahan?

Itulah beberapa penanganan yang perlu dilakukan untuk mimisan yang tergolong cukup berat. Tidak ada salahnya melakukan langkah pencegahan untuk hindari mimisan, dengan menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik, menjaga kelembapan ruangan, dan hindari paparan asap rokok

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Nosebleeds
Web MD. Diakses pada 2020. When Should I Call The Doctor About Nosebleeds
NHS Royal Berkshire. Diakses pada 2020. Epistaxis (Nosebleed).
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Nosebleed (Epistaxis).
Healthline. Diakses pada 2020. What Causes Nosebleeds and How To Treat Them.