• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Awas, 5 Kondisi Ini Berisiko Buat Gangguan Kecemasan Kambuh

Awas, 5 Kondisi Ini Berisiko Buat Gangguan Kecemasan Kambuh

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Pengidap gangguan kecemasan tentu merasa tersiksa jika gejalanya kambuh. Sebab, tak seperti perasaan cemas biasa, gejala gangguan kecemasan juga mencakup serangan panik dan gejala fisik yang ekstrem, seperti nyeri dada, sesak napas, dan pusing. Menurut Anxiety and Depression Association of America, kasus gangguan kecemasan cukup umum, yaitu memengaruhi sekitar 40 juta orang di Amerika Serikat. 

Apa yang membuat gejala gangguan kecemasan kambuh itu bervariasi pada setiap pengidapnya. Ada yang kekambuhannya dipicu oleh peristiwa, emosi, atau situasi tertentu, dan ada juga yang bisa mengalami kekambuhan tanpa ada yang memicu sama sekali. Hal ini karena memang seperti penyakit fisik, gangguan kecemasan juga punya banyak faktor penyebab dan perbedaan tingkat keparahan antar pengidapnya. 

Baca juga: Gangguan Kecemasan Jadi Mimpi Buruk, Ini Penyebabnya

Kondisi yang Membuat Gangguan Kecemasan Kambuh

Mengetahui apa saja hal atau kondisi yang membuat gangguan kecemasan kambuh sangatlah penting. Agar kamu bisa melakukan upaya untuk mencegah kambuhnya gejala. Namun, pemicu kekambuhan itu perlu kamu sadari sendiri, karena setiap pengidap gangguan kecemasan punya pemicu dan tingkat keparahan yang berbeda-beda. 

Namun, secara umum, berikut beberapa kondisi yang membuat gangguan kecemasan kambuh:

1.Kondisi Kesehatan Pribadi

Kekambuhan gangguan kecemasan dapat dipicu oleh kondisi kesehatan pribadi pengidapnya. Misalnya, jika kamu mengidap penyakit kronis, bisa saja itu memicu munculnya serangan kecemasan atau memperburuknya. 

Untuk mengantisipasinya, sering-seringlah berkonsultasi dan menjadi proaktif dengan dokter dan psikolog yang biasa menanganimu. Kalau punya pertanyaan, kamu juga bisa download aplikasi Halodoc dan memanfaatkannya untuk bertanya pada dokter, kapan dan di mana saja. 

Baca juga: Punya Kecemasan Sosial? Coba Siasati dengan Ini

2.Efek Samping Obat-obatan Tertentu

Obat resep dan obat bebas tertentu juga dapat memicu kambuhnya gejala kecemasan. Hal ini karena bahan aktif dalam obat-obatan tersebut dapat membuat kamu merasa tidak nyaman atau tidak sehat. Perasaan itu kemudian dapat memicu serangkaian peristiwa dalam pikiran dan tubuh, yang dapat menyebabkan kambuhnya gejala kecemasan.

Beberapa jenis obat-obatan yang dapat memicu kambuhnya gangguan kecemasan adalah pil KB, obat batuk, atau obat diet. Solusinya, bicarakanlah dengan dokter tentang bagaimana obat tersebut membuatmu merasa gangguan kecemasan jadi kambuh atau memburuk.

3.Kafein

Tak bisa dipungkiri jika kebiasaan minum kopi sudah jadi bagian dari gaya hidup. Namun, asupan kafein bagi beberapa pengidap gangguan kecemasan justru dapat memicu kambuhnya gejala. Jadi, cobalah batasi asupan kafein harian dengan tidak minum kopi lebih dari dua cangkir dalam sehari, atau ganti dengan minuman alternatif lain yang bisa meningkatkan mood.

4.Melewatkan Makan atau Diet

Ketika tidak makan, gula darah bisa turun. Hal ini dapat menyebabkan tangan gelisah dan perut keroncongan. Secara tidak langsung, ini juga bisa memicu kecemasan, karena makanan memang bisa memengaruhi suasana hati. Kekambuhan juga sering terjadi pada pengidap gangguan kecemasan yang melakukan diet ketat. 

Sebab, diet ketat dengan memangkas asupan makan dalam jumlah besar bisa memicu ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh. Kondisi ini bisa memicu kekurangan kalsium dan kalium dalam tubuh, yang secara tidak langsung menyebabkan masalah ketegangan pada otot dan rasa tidak nyaman di dada. Padahal, pengidap gangguan kecemasan cenderung lebih sensitif terhadap kondisi tersebut.

Baca juga: 5 Tanda Anxiety Disorder yang Perlu Diketahui

5.Stres dan Pikiran Negatif

Stres bisa jadi pemicu berbagai penyakit, termasuk kekambuhan gangguan kecemasan. Selain itu, kebiasaan sering berpikir negatif juga perlu dihindari oleh pengidap gangguan kecemasan. Sebab, saat kesal, frustasi, dan berpikir negatif, kata-kata yang kamu ucapkan pada diri sendiri dapat memicu perasaan cemas yang lebih besar.

Jadi, jika kamu cenderung menggunakan banyak kata-kata negatif ketika memikirkan diri sendiri, belajarlah untuk memfokuskan kembali bahasa dan perasaan, ketika berpikir akan segala sesuatu. Ketika merasa stres dan banyak pikiran negatif, segeralah tepis dan lakukan hal-hal menenangkan, seperti meditasi atau latihan pernapasan. 

Itulah beberapa kondisi umum yang bisa membuat gangguan kecemasan kambuh. Sebenarnya, hal yang jadi pemicu kekambuhan setiap orang dapat berbeda-beda. Konsultasikan dengan psikolog lebih lanjut agar kamu bisa terbantu dalam mengidentifikasi hal-hal yang jadi pemicu kekambuhan. 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. What Triggers Anxiety? 11 Causes That May Surprise You.
Calm Clinic. Diakses pada 2020. 11 Things That Make Anxiety Worse.