• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 8 Cara Alami Redakan Batuk Berdahak pada Anak

Ini 8 Cara Alami Redakan Batuk Berdahak pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Ini 8 Cara Alami Redakan Batuk Berdahak pada Anak

Halodoc, Jakarta - Batuk berdahak pada anak sering kali membuat ibu merasa khawatir. Batuk berdahak pada anak bisa dipicu oleh beberapa hal, contohnya flu atau asma. Nah, agar kondisi Si Kecil cepat pulih dari batuk berdahak, ibu perlu mengetahui cara yang tepat untuk mengatasi batuk berdahak pada anak. 

Pertanyaannya, apa ibu sudah tahu cara meredakan batuk berdahak pada anak? Pada dasarnya cara meredakan batuk berdahak tidak harus selalu menggunakan obat-obatan. Ada beberapa cara alami yang diduga bisa meredakan batuk berdahak. Berikut ini ulasannya.

Baca juga: Obat Batuk yang Aman dan Alami untuk Si Kecil

1.Konsumsi Madu

Madu memang menyimpan berbagai keistimewaan bagi kesehatan, salah satunya untuk mengatasi sakit tenggorokan. Bahkan, sebuah penelitian menunjukkan bahwa madu dapat meredakan batuk secara lebih efektif ketimbang obat yang mengandung dextromethorphan. Zat inilah yang bisa menekan rasa batuk. 

Menariknya lagi, menurut riset National Institutes of Health, madu bisa menghilangkan gejala batuk pada malam hari. Selain itu, madu juga bisa mengatasi masalah kesulitan tidur pada anak-anak akibat infeksi saluran pernapasan atas. 

Cara menggunakan madu untuk mengatasi batuk berdahak pada anak terbilang simpel. Ibu cukup mencampurkan dua sendok teh madu dengan teh atau air hangat dan lemon. Selain cara ini, ibu juga bisa memakan langsung satu sendok madu atau menjadikannya sebagai selai pada roti tawar.

Hal yang perlu diingat, jangan berikan madu bayi yang masih berusia di bawah 12 bulan. Hal ini bisa menyebabkan botulisme, atau keracunan serius akibat racun dari bakteri Clostridium botulinum

2.Istirahat yang Cukup

Cara mempercepat pemulihan batuk berdahak pada anak bisa dibantu dengan mencukupi waktu istirahatnya. Istirahat bisa memulihkan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya. Sel imun akan semakin efektif dalam menghancurkan sel-sel yang terinfeksi virus penyakit.

3.Manfaat Uap

Cara meredakan batuk berdahak pada anak juga bisa memanfaatkan uap. Caranya mudah, nyalakan air panas di pancuran di kamar mandi dan tutup pintunya sehingga ruangan akan beruap. Kemudian, duduklah di kamar mandi bersama anak selama sekitar 20 menit. Uap akan membantu Si Kecil bernapas dengan lebih mudah, melegakan tenggorokannya, dan mengencerkan dahak. 

Baca juga: Ini Bedanya Batuk Berdahak dan Kering pada Anak

4.Penuhi Cairan Tubuh

Tak hanya membuat tubuh tetap terhidrasi, air putih hangat dapat membantu mengencerkan dahak dan meredakan rasa gatal yang terjadi di tenggorokan karena mengeringnya jaringan sinus. Berikan air putih hangat pada anak ketika ia batuk sebanyak 6 - 8 gelas setiap hari. Di samping itu, air hangat atau sup juga membantu untuk mengurangi rasa sakit di dada. 

5.Lembapkan Udara

Cara meredakan batuk berdahak pada anak juga bisa dengan membuat lembap udara di sekitar. Cara ini diduga bisa mengurangi lendir yang ada di tenggorokan dan membuat anak bernapas lebih lega. Ibu bisa kok menggunakan humidifier atau pelembap udara untuk meringankan batuk berdahak pada anak. 

6.Jus Lemon Hangat

Lemon mengandung bahan-bahan aktif yang mampu mengatasi batuk berdahak pada anak. Tidak hanya itu, buah satu ini juga diduga bisa meredakan pilek dan infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan. Apabila Si Kecil mengalami batuk, ibu bisa memberinya jus lemon sebanyak satu sendok teh setiap tiga jam sekali. Namun, imbangi dengan pemberian air hangat. Sebab lemon bisa saja melukai tenggorokan yang sakit karena batuk. 

Baca juga: Batuk Parah pada Anak 3 Tahun, Waspada Croup

7.Manfaatkan Air Garam

Cara meredakan batuk berdahak juga bisa dengan berkumur air garam. Cara ini diyakini mampu mengencerkan dahak, meredakan sakit tenggorokan, dan membunuh kuman yang bersarang di mulut. Hal yang perlu diingat, jangan sampai air garam tertelan ke dalam tubuh Si Kecil. Ingatkan dia untuk membuang air tersebut setelah berkumur. 

8.Pertimbangkan Obat-obatan

Andaikan cara-cara alami di atas tidak efektif, cobalah gunakan obat-obatan yang bisa menyembuhkan batuk berdahak pada anak. Waspada, jangan sembarangan memberikan obat batuk pada anak. Cobalah tanyakan pada dokter sebelum memilih obat batuk. 

Hal yang perlu ditegaskan, segeralah temui bila batuk berdahak pada anak semakin menjadi-jadi. Apalagi bila disertai dengan keluhan demam, sesak napas, atau perubahan warna pada wajah, bibir, atau lidah.

Batuk berdahak yang tak kunjung membaik bisa menandakan penyakit lainnya. Contohnya radang paru-paru, bronkitis, batuk rejan, atau tuberkulosis.

Nah, bagi ibu yang ingin membeli obat atau vitamin untuk mengatasi batuk pada anak, bisa kok menggunakan aplikasi Halodoc sehingga tidak perlu repot keluar rumah. Sangat praktis, bukan? 

Referensi:
National Institutes of Health. Diakses pada Desember 2019. Effect of honey, dextromethorphan, and no treatment on nocturnal cough and sleep quality for coughing children and their parents.
KidsHealth. Diakses pada Desember 2019. For Parents. Coughing
WebMD. Diakses pada Desember 2019. Coughs, Age 11 and Younger - Topic Overview.