07 August 2018

Awas, Ini Dampak Bagi Laki-Laki Kalau Keseringan Masturbasi

keseringan masturbasi

Halodoc, Jakarta - Masturbasi menjadi salah satu cara untuk memuaskan hasrat seksual seseorang, baik pria maupun wanita. Sebenarnya, kegiatan memperoleh kepuasan seks tanpa berhubungan intim ini dulu dianggap tabu, bahkan sempat disebut sebagai tanda gangguan mental. Namun, kini masturbasi agaknya mulai dipahami oleh banyak orang, alasannya sebagai pilihan yang bersifat pribadi dan tergolong normal.

Nah, yang perlu diingat, keseringan masturbasi bisa menimbulkan berbagai macam masalah kesehatan, baik secara fisik maupun psikis, lho.  Lalu, apa sih dampak keseringan masturbasi bagi pria?

Baca juga: Terkuak Ini Beberapa Penyebab Kebiasaan Masturbasi

1. Linu dan Bengkak

Kata ahli, akan timbul masalah pada Mr P pada pria yang keseringan masturbasi, seperti penis terasa linu. Enggak cuma itu, masturbasi yang dilakukan terus-menerus juga bisa menyebabkan kondisi pembengkakan pada Mr P. Para ahli menyebutnya sebagai edema yang disebabkan oleh penumpukan cairan. Meski pembengkakan ini umummya bisa mereda satu atau dua hari, tapi kamu mesti waspada terhadap kondisi ini.

2. Awas, Mencederai Mr P

Meski bisa mencapai orgasme seperti halnya hubungan intim, tapi keseringan masturbasi juga bisa menimbulkan masalah pada kulit Mr P. Enggak percaya? Mengutip Men’s Health, menurut urolog dari Southern Illinois University, AS,  pria yang sering masturbasi bisa mengalami cedera pada beberapa titik di bagian Mr P-nya.

Cedera ini bisa berupa luka ringan pada kulit hingga cedera yang lebih serius. Misalnya menimbulkan penyakit peyronie. Penyakit ini merupakan kondisi penumpukan plak pada Mr P karena tekanan yang ditimbulkan (terlalu menekan) ketika masturbasi, yang bisa menyebabkan Mr P bengkok saat ereksi.

Baca juga: Begini Cara Atasi Ejakulasi Dini, Kamu Wajib Tahu!

Selain itu, menekuk Mr P dengan paksa ketika sedang ereksi juga bisa menyebabkan pecahnya pembuluh darah. Hal inilah yang nantinya bisa membuat Mr P tampak bengkak dan berwarna ungu. Hmm, ngeri juga kan?

3. Memicu Depresi

Lho, bukannya masturbasi bisa membuat pria mencapai orgasme sehingga hasrat kepuasan seksualnya tercapai? Betul kok, tapi terlalu sering masturbasi justru bisa menimbulkan hal sebaliknya. Menurut ahli dalam penelitian yang dimuat The American Journal of Psychiatry, pria yang sering melakukan masturbasi memiliki risiko terserang depresi. Pasalnya, masturbasi bisa membuat kondisi psikologis memburuk karena rasa bersalah yang muncul setelah bermasturbasi.

4. Kehidupan Sosial Terganggu

Kata ahli, pria yang belum menikah dan sering melakukan masturbasi bisa mengidap kompulsif masturbasi. Nah, hal ini ujung-ujungnya bisa mengganggu kehidupan sehari-hari. Kok bisa? Pasalnya, ketidakseimbangan antara hasrat dan kebutuhan pribadi ini bisa menimbulkan rasa pusing dan ingin marah, jika dirinya belum melakukan masturbasi. Nah, inilah yang akan mengganggu hubungan sosial dengan orang lain.

Baca juga: Ketahui Manfaat Masturbasi Untuk Wanita

5. Sulit Klimaks

Pada pria yang sudah menikah dampaknya beda lagi. Menurut konsultan seks, keseringan masturbasi bisa membuat sulitnya mencapai klimaks saat berhubungan intim dengan pasangan. Bahkan, justru bisa mempercepat ejakulasi (ejakulasi dini). Kok bisa?

Masturbasi ini membuat seorang pria terbiasa mencapai orgasme dengan cara sendiri. Nah, lama-kelamaan otak akan terlatih untuk merespon sentuhan tangan sendiri, dan mengurangi sensitivitas sentuhan dari orang lain. Inilah yang membuat pria akan kesulitan ketika melakukan hubungan intim.

6. Terbuangnya Nutrisi

Jangan salah, cairan seksual pada pria dan wanita itu terbentuk dari zinc dan selenium. Nah, bila seorang pria sering bermasturbasi, otomatis cairan tubuh tersebut akan makin banyak terbuang. Imbasnya tubuh bisa kekurangan zat penting tersebut, sehingga berdampak pada kesehatan tubuh. Selain zinc dan selenium, tubuh juga bisa kekurangan vitamin B-kompleks akibat terlalu sering melakukan masturbasi.

Nah, sudah tahu kan dampak bagi tubuh bila kamu terlalu sering bermasturbasi. Yakin, masih mau melakukannya? Kamu bisa bertanya langsung pada dokter mengenai masalah di atas melalui aplikasi Halodoc untuk berdiskusi mengenai masalah tersebut. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.